DPRD Dukung Gagasan 5 Wisata Dieng Baru

20220702073418 IMG

SOAL WISATA. Komisi B DPRD Provinsi Jateng & Dinas Pariwisata Kabupaten Wonosobo saat berdiskusi di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo, baru-baru ini. (foto rahmat yasir widayat)

WONOSOBO – Pemkab Wonosobo mencanangkan 5 wisata Dieng Baru guna meningkatkan pengembangan pariwisata di kabupaten tersebut. Demikian disampaikan Kasi Daya Tarik Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Wonosobo Khomsin saat berdiskusi dengan Komisi B DPRD Provinsi Jateng di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo, baru-baru ini.

“Karena, ke depannya kita ingin tingkat stay wisatawan di Wonosobo tidak hanya satu hari. Wisatawan yang datang ke sini biasanya jam 3 pagi untuk naik Sikunir, kemudian melanjutkan wisata ke sekitar Dieng. Setelah itu, nginepnya lagi di Jogja Bu. Karena, wilayah sini kan dekat, Sikunir, Telaga Cebong, Sikidang, Telaga Warna, Bukit Ratapan Angin kan hampir satu kompleks,” jelas Khomsin.

Ia menjelaskan pengembangan 5 destinasi Dieng baru itu diantaranya Telaga Menjer dan sekitarnya, Kalianget, Kawasan Kebun Teh Tambi, Mergolangu, dan Wadas Lintang. Karena tanah milik Pemkdb Wonosobo hanya di Kalianget dan Menjer, maka pihaknya masih perlu kerjasama dengan pemilik lahan.

Sementara itu, Asisten Perekonomian & Pembangunan Setda Kabupaten Wonosobo Junaedi menambahkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Wonosobo hanya 13% dari APBD yaitu sejumlah Rp 238 miliar dari total APBD Rp 2,1 triliun. “Kita sadar, Wonosobo yang terkenal itu Dieng, maka untuk pengembangan pariwisata di luar Dieng masih menggunakan nama Dieng, yaitu 5 Dieng baru,” jelasnya.

Selanjutnya, pihaknya tengah merencanakan arus lalulintas menuju Dieng lewat jalur utama. Selanjutnya, arus pulang diarahkan melalui jalan baru melalui Desa Sikarim supaya daerah sekitar bisa hidup dan desa sekitar akan mempunyai efek domino dari kunjungan. 

“Nanti, dibawahnya Desa Menjer, beberapa destinasi yang sudah dikembangkan bisa hidup juga. Banyak titik yang disiapkan desa. Sekarang baru daerah Wonosobo dan sekitar yang berdatangan. Dan, lama tinggal wisatawan belum nyampai 2 hari,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sri Maryuni mengaku ikut mendorong pengembangan pariwisata di Wonosobo. Termasuk, destinasi wisata yang akan dikembangkan. 

“Tadi, ada lima wisata Dieng baru yang akan dikembangkan untuk mendorong para wisatawan untuk bisa stay tinggal lama di daerah Wonosobo sehingga harapannya mereka makan di sini makan malam makan pagi, nginap di hotel, membeli hasil kerajinan, dan membeli hasil bumi di sini,” ungkap Anggota Fraksi PAN DPRD Provinsi Jateng itu.

Ia berharap wisata tersebut meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Wonosobo. Karena, pandemi sudah selesai, diharapkan ke depan sektor pariwisata bisa berjalan baik. 

“Sehingga, Wonosobo akan semakin terkenal, bukan hanya Diengnya saja tetapi juga inovasi baru yang akan mengembangkan pariwisata di Wonosobo,” tandasnya. (amien/ariel)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.