Sumanto Dorong Gempolan Jadi Desa Wisata Ternama

WhatsApp Image 2022 05 21 at 09.20.25

KEGIATAN RESES: Ketua Komisi B Sumanto di hadapan konstituennya saat reses DPRD Jateng.(foto: dokumentasi humas)

KARANGANYAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Tengah, Sumanto sekaligus Ketua Komisi B menggelar serap aspirasi di Balai Desa Gempolan yang berada di Kecamatan Kerjo, Karanganyar, Kamis (19/5/2022).

Dalam serap aspirasi atau reses itu dihadiri sejumlah kepala desa se-Kerjo, beserta tokoh masyarakat se-Desa Gempolan. Dalam kesempatan itu, Sumanto berharap potensi desa wisata di Kecamatan Kerjo harus terus digali, terutama bagi desa yang sudah memiliki surat keputusan (SK) desa wisata dari pemerintah.

Dengan penggalian potensi yang serius serta ditambah ide atau gagasan kreatif, tentu ke depan masyarakat setempat bisa memetik manisnya buah perjuangan yang telah dirintis, selain itu turut bisa mengungkit perekonomian desa tersebut.

“Saya mengajak masyarakat dan kepala desa untuk serius garap potensi wisata, nantinya bisa membangkitkan perekonomian masyarakat desa bahkan bisa menambah PAD desa itu sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sumanto juga menyampaikan sampaio sekarang ini jumlah desa wisata di Karanganyar setiap tahun terus bertambah. Ini membuktikan kesadaran masyarakat atas desa wisata semakin tinggi. Hanya saja yang patut menjadi evaluasi adalah pentingnya jalur penghubung transportasi ditambah prasarana yang memadahi. Pemerintah daerah juga harus memiliki desain besar (grand design) dari pengembangan desa wisata.  

“Saya akan berkomunikasi dengan pemerintah untuk menyiapkan infrastruktur penunjang demi memudahkan akses masyarakat menuju desa wisata yang ada di Karanganyar. Kemudahan akses transportasi menuju desa wisata sangat penting. Kami di Komisi B akan mendorong pemerintah terkait intuk menyiapkan kemudahan akses menuju desa wisata utamanya perbaikan jalan menuju obyek desa wisata,” pungkasnya.(tyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 29 June 2026 – 5 July 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 29 Juni 2026 – 5 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Laporan…

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.