Tren Kasus Covid-19 Turun, Vaksinasi Terus Digenjot

H45

RAKOR COVID. Abdul Hamid mengikuti Rakor Penanganan Pandemi Covid-19 Provinsi Jateng secara virtual, Senin (30/8/2021), yang dipimpin Ganjar Pranowo bersama Taj Yasin dan diikuti pejabat Forkompinda Jateng. (foto priskilla candra cahyaningtyas)

GEDUNG BERLIAN – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Abdul Hamid mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Pandemi Covid-19 Provinsi Jateng yang dipimpin Gubernur Ganjar Pranowo bersama Wagub Taj Yasin. Dalam Rakor secara virtual itu, Senin (30/8/2021), Yulianto Prabowo selaku Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jateng menjelaskan beberapa data terkait grafik penurunan kasus Covid-19 diikuti data vaksinasi.

Usai paparan dinkes, Ganjar meminta fasilitas kesehatan bisa dioptimalisasi agar mampu mencapai percepatan vaksinasi guna mendukung penurunan Covid-19. Jika terdapat kendala terkait ketersediaan stok vaksin, kata dia, hal itu didiskusikan bersama gubernur agar segera diselesaikan dengan prosedur yang benar.

“Diharapkan, dari para pengamat dan tim ahli, bisa membantu dinkes mencapai target tersebut dengan mengisi form untuk meminta stok vaksin di daerahnya,” jelasnya.

Sementara, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Abdul Hamid menjelaskan bahwa situasi kondisi pandemi sejak 29 Agustus sudah mulai membaik. Hal itu dapat dilihat dari data positif Covid-19 yang sudah mendekati angka 500 kasus sekaligus beberapa kabupaten/ kota secara progresif sudah melakukan vaksinasi di berbagai daerah.

Harapan DPRD, lanjut dia, pantauan penurunan angka positif Covid-19 tetap dilanjutkan dan diimbau kabupaten/ kota tidak euforia soal penurunan angka tersebut. Ia juga berharap masyarakat selalu bersiap diri menghadapi berbagai sektor yang masih off atau masih membutuhkan uji coba seperti di sektor pariwisata, pendidikan, mal, dan sebagainya.

“Kita lakukan bersama-sama dan terus partisipasi aktif dari masyarakat karena hal itu merupakan kunci agar vaksinasi bisa tercapai dengan maksimal. Selama ini, vaksin masih tergantung dari pusat karena stok yang ada memang belum begitu bisa untuk percepatan vaksinasi. Gubernur sudah secara bijak mengalokasikan usulan vaksinasi itu ke kabupaten/ kota, khususnya yang progresnya bagus,” kata Politikus PKB itu, sembari menambahkan, “semua lini di berbagai sektor harus senantiasa bersama-sama awas terhadap perkembangan Covid-19 ini dan bekerjasama untuk mencapai full vaksinasi ke seluruh masyarakat Jateng.” (tyas/ariel)

Berita Terkait

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda RPJMD Jateng 2025-2029

    Dalam rapat paripurna, Selasa (3/6/2025), DPRD Provinsi Jateng mengagendakan Tanggapan Gubernur terhadap Pemandangan Umum (PU) Fraksi atas Raperda RPJMD 2025-2029. Agenda lainnya, pembentukan Pansus Raperda RPJMD. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto itu, dihadiri Sekda Sumarno bersama sejumlah…

  • Komisi E Memperkaya Informasi soal Kepemudaan di Purbalingga

    PURBALINGGA – Komisi E DPRD Provinsi Jateng meminta masukan dan informasi kepada Pemkab Purbalingga, terkait penyusunan Raperda tentang Pengembangan & Pembangunan Kepemudaan, Senin (12/10/2020). Saat berdialog, Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Purbalingga Sarwa Pramana mengakui saat ini masih ada organisasi pemuda yang belum terkoordinasi secara menyeluruh organisasinya terlihat surut bahkan tidak terlalu terlihat di Kabupaten Purbalingga pada khususnya.

  • Perlu, Perpanjangan Ruas Tol Solo-Jogja

    KLATEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng memantau pelaksanaan pembangunan Ruas Tol Solo-Jogja di Kabupaten Klaten, Rabu (7/10/2020). Dalam pantauan itu, Komisi D menilai perlu adanya perpanjangan ruas jalan tol hingga melewati Bandara Internasional Yogyakarta guna mempercepat pertumbuhan ekonomi di 2 provinsi yakni Jateng dan DIY.

  • Pansus & Kesbangpol Gelar Public Hearing Cegah Narkoba di Jateng

    UNGARAN – Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika (P4GNPN) menggelar public hearing dalam rangka penyempurnaan penyusunan raperda. Dalam kegiatan itu, Pansus bersama Badan Kesbangpol Provinsi Jateng berdiskusi dengan sejumlah elemen masyarakat dan Polri.