DPRD Minta Ada Percepatan Pembangunan & Pertumbuhan Ekonomi

WhatsApp Image 2021 06 05 at 14.53.58

TERIMA CENDERA MATA : Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono menerima cendera mata dari Rektor Untag Prof Suparno.(foto: ervan ramayudha)

MAGELANG – DPRD Provinsi Jawa Tengah menggelar workshop dengan tema “Evaluasi Capaian Pembangunan Jawa Tengah Tahun 2018-2020” di Atria Hotel, Magelang, Jumat (4/6/2021).

Acara tersebut diikuti Pj Sekda Provinsi Jawa Tengah Prasetyo Aribowo, termasuk jajaran pimpinan yakni Ketua Bambang Kusriyanto serta para Wakil Ketua DPRD Quatly Abdulkadir Alkatiri, Ferry Wawan Cahyono, serta Rektor Untag Semarang Suparno. Untuk narasumber hadir secara tatap muka Yanuar Andriana Putra dari Kementerian Dalam Negeri, sedangkan dari Kementerian Keuangan Agung Widiadi hadir secara virtual.

Dalam sambutannya, Ferry Wawan Cahyono menyampaikan, sesuai penjelasan Gubernur Jawa Tengah dalam penyampaian Raperda Jawa Tentang perubahan atas Perda Jawa Tengah No 5/2019 tentang RPJMD Jawa Tengah 2018-2023 dijelaskan, bahwa capaian Indikator Kinerja Daerah (IKD) atau indikator program masih perlu dilakukan upaya keras. Capaian indikator tersebut salah satunya dipengaruh oleh kondisi lingkungan strategis khususnya dampak pandemi Covid-19 pada sektor kesehatan, sosial, dan ekonomi.

Ferry menyatakan, diharapkan nanti dalam sisa masa tahun RPJMD perlu fokus pada percepatan pelaksanaan kebijakan, strategi, dan program pembangunan daerah terutama untuk peningkatan pertumbahan ekonomi, penurunan kemiskinan dan pengangguran serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Mengenai capaian pembangunan Jawa Tengah, DPRD sebagai mitra daerah sangat mengapresiasi sejumlah langkah-langkah kebijakan untuk melakukan pengendalian dan evaluasi terhadap pembangunan sebagaimana diatur pada Pasal 276 UU No 23/2014 tentang Pemerintah Daerah.

Karena itulah, lanjut Ferry, DPRD sesuai dengan fungsinya akan selalu memberikan dukungan baik lewat APBD dan akan tetap terus mengkritisi terhadap usulan maupun pelaksanaan program-program serta mengevaluasi terhadap pelaksanaannya di lapangan.(ervan/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.