Perekonomian Jateng Perlu Sinergitas AntarBUMD

WhatsApp Image 2021 04 12 at 16.53.22

JADI NARASUMBER : Wakil Ketua Komisi C Sriyanto Saputro menjadi narasumber dalam Ngobrol Dewan di Cetho Coffe, kawasan wisata Candi Cetho, Karanganyar.(foto: dewi sekarsari)

KARANGAYAR – Efek domino pandemi Covid-19 ini berimbas luas pada pertumbuhan ekonomi Jateng. Pendapatan daerah selama 2020 saja merosot tajam, sementara angka kemiskinan dan pengangguran bertambah.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Jateng Sriyanto Saputro mengungkapkan hal itu pada acara “Ngobrol Dewan (Ngode)”, Senin (12/4/2021). Mengambil lokasi di Cetho Coffe, kawasan wisata Candi Cetho, Karanganyar, turut bersamanya Jarot Mulyawan dari Biro Perekonomian Setdaprov dan BPR BKK Jateng.

Supaya perekonomian Jateng tidak merosot, lanjut dia, perlu ada sinergitas antar-BUMD untuk mendongkrak pencapaian pendapatan daerah selain dari pajak kendaraan bermotor. Dicontohkan sinergitas dari CMJT dan PRPP sebagai bagian dari BUMD bisa bergerak bersama dalam pengembangan pariwisata. PRPP juga diharapkan bisa menjadi holding sektor untuk pendapatan dari pariwisata. Demikian juga dengan BPR BKK dan Bank Jateng yang menjadi holding di sektor perbankan.

Sementara Jarot mengharapkan BUMD se-Jateng harus berkoordinasi. Peran Komisi C sebagai alat kelengkapan DPRD diharapkan dapat mendukung peran tersebut terutama soal regulasi. Dengan demikian ruang gerak dan kinerja BUMD akan terbantu di 2021 ini. Selanjutnya BUMD juga harus kreatif dan inovatif pada saat pandemi ini.

Sriyanto kemudian juga berpendapat, selama ini Komisi C serius mendorong BUMD terus berinovasi supaya dapat meraup keuntungan untuk membantu pendapatan daerah, tentunya dengan cara terukur dan proporsional. Jauh lebih penting disaat serius melakukan penetrasi pasar guna pendapatan, peran BUMD juga jangan melupakan UMKM. Sebagai lembaga usaha milik daerah, lanjut Sriyanto, BUMD tetap berkewajiban membantu permodalan usaha mikro kecil menengah itu, terutama dengan pemberian kredit lunak.

Dalam kesempatan itu, Retnawati selaku pemilik Ndoro Dongker turut berbagi pengalaman dalam mengembangkan usahanya. Sebagai nasabah BPR BKK yang terbilang sukses, ia mengakui pada awal pandemi menghadapi masa-masa sulit. Namun demikian BPR BKK tetap berupaya memberikan solusi terbaik untuk nasabahnya.

Didik Darmadi selaku Dirut BPR BKK Tasikmadu menambahkan, perkembangan BPR BKK dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Setoran deviden juga meningkat, walaupun di masa pandemi ini tetap bisa bertahan dan tetap memberikan solusi bagi nasabah agar bisnis tetap berjalan. Dia juga berharap agar Komisi C melalui regulasi tetap memberikan dukungan kepada masyarakat walaupun di masa pandemi.(cahyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.

  • Hadapi Kekeringan, Stok Air Bendungan Masih Aman

    JEPARA – DPRD Provinsi Jateng meminta pemerintah daerah memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nur Saadah menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menjamin kebutuhan air masyarakat, termasuk memastikan distribusi bantuan air bersih dilakukan tanpa membebani warga terdampak.

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.