289 Pos Jogo Tonggo Temanggung Dapatkan Bantuan

IMG 20200704 WA0007

SALURKAN BANTUAN. DPRD Provinsi Jateng dari Dapil 9 menyerahkan bantuan ‘Jogo Tonggo Kit’ kepada Bupati Temanggung di Pendopo Kabupaten, Jumat (3/7/2020). (foto humas)

TEMANGGUNG – DPRD bersama Pemprov Jateng kini terus menggenjot penyaluran bantuan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Seperti dilakukan Anggota DPRD Provinsi Jateng Dapil 9, yang menyalurkan bantuan ‘Jogo Tonggo Kit’ dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng ke Kabupaten Temanggung, Jumat (3/7/2020).

Mewakili Anggota DPRD dari Dapil 9, Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Jateng Muhamad Ngainirrichaldi mengatakan ‘Jogo Tonggo Kit’ itu untuk mendukung tugas-tugas relawan Jogo Tonggo dalam percepatan penanganan Covid-19 di tingkat desa. Paket bantuan itu berisi cairan disinfektan, baju cover all, sarung tangan, sepatu boot, dan masker.

“Dengan ‘Jogo Tonggo Kit’, diharapkan bisa dimanfaatkan sehingga proses penyebaran virus corona cepat berhenti. Masyarakat dapat menjalani kehidupan seperti tidak ada virus,” kata Politikus PPP itu di Pendopo Pengayoman Temanggung.

Sementara, Bupati Temanggung Al Khadziq mengatakan di wilayahnya terdapat 289 pos Jogo Tonggo dengan sekitar 16.000 relawan yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada. ”Bantuan itu membuktikan Anggota DPRD selalu bersama masyarakat, dikala senang dan susah. Relawan Jogo Tonggo selama ini sangat membantu dalam penanganan Covid-19,” kata bupati.

Di Temanggung, lanjut dia, sudah pada level kuning atau resiko rendah dengan indeks 2,4. “Target dan harapan menjadi level hijau atau aman sehingga kehidupan baik dan iklim perekonomian maju,” harapnya. (humas/ariel)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.