2018, Aset BPR BKK Kendal Tumbuh 8,7 Persen

IMG 20190617 WA0006

FOTO BERSAMA. Anggota Komisi C MH Wicaksono bersama Lailatul Arofah berfoto bersama dengan Kepala BPR BKK Kendal Akhmad Mundolin, Jumat (14/6/2019). (Foto: Sunu AP)

KENDAL – Komisi C DPRD Jateng mengapresiasi kinerja BPR BKK Kabupaten Kendal yang baik selama 2018. Tercatat secara tahunan (Year on Year) aset bertumbuh 8,7 persen, dana masyarakat 10,4 persen dan kredit 14,4 persen. Keuntungan yang digapai juga tumbuh signifikan sebesar 17,4 persen.

“Kita apresiasi kinerja yang bagus itu, apalagi karena tahun itu merupakan tahun politik, tapi BPR BKK Kendal mampu membukukan keuntungan Rp 7,56 miliar, melonjak 17,4 persen dibanding tahun sebelumnya, ” simpul anggota Komisi C MH Wicaksono saat memimpin kunjungan kerja Komisinya, Jumat (14/6/2019). 

Dengan demikian, tambah Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu, tahun itu BPR BKK yang dipimpin Akhmad Mundolin itu mampu menyisihkan laba sebagai dividen sebesar Rp 4,15 miliar. 

“Sebagai PSP (Pemegang Saham Pengendali)  Pemprov Jateng memperoleh bagian dividen Rp 2,42 miliar dan sisanya Rp 1,72 miliar untuk Pemkab Kendal, ” terangnya. 

Senada anggota Komisi C Lailatul Arofah menambahkan, pertumbuhan yang baik itu cenderung berlanjut pada tahun ini. Politikus yang juga berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa itu optimistis kinerja BPR BKK Kendal tahun 2019 ini juga bakal moncer. 

“Misal data per Maret, semua bisnisnya mengalami pertumbuhan yang melegakan, misal aset bertambah Rp 1,9 miliar, kredit juga naik Rp 9,1 miliar, ” tuturnya. (sunu/priyanto)

Info Lainnya

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.

  • Pilkades Serentak 2026, Komisi A Pantau Kesiapan Sukoharjo

    SUKOHARJO – Menghadapi Pilkades Serentak 2026, Komisi A DPRD Provinsi Jateng memonitor kesiapan beberapa kabupaten, salah satunya Sukoharjo. Saat berdiskusi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sukoharjo di Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (13/7/2026), Komisi A menyoroti aspek administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga pembiayaannya.