Sabet Penghargaan, JDIH dipelajari Setwan Jabar

Copy of IMG

TERIMA KUNJUNGAN : Sekretariat DPRD (Setwan) Jateng menerima kunjungan dari Bagian Persidang Setwan DPRD Jabar di Ruang Rapat PImpinan, Gedung Berlian.(foto: cahyo depe)

GEDUNG BERLIAN – Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jawa Barat menyambagi Kantor Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Tengah,  Jumat (3/12/2021).  Kegiatan kunjungan dimaksud guna mempelajari fasilitasi Sekretariat DPRD dalam kebijakan anggaran Bagian Persidangan dan Perundang-undangan.

Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Rapim lt I itu, Kepala Bagian (Kabag) Persidangan Setwan Jabar, Arip Rahmad Ripai menyampaikan, kedatanganya selain silaturahmi juga berbagi informasi terkait fasilitasi tugas pokok fungsi (tupoksi) DPRD Bagian Persidangan.

“Sharing terkait fasilitasi bagian persidangan” ucapnya.

Sementara itu Kasubag Risalah dan Dokumentasi Hukum Ahmad Irfan mengutarakan, pihaknya juga ingin mendapatkan informasi mengenai tata pengelolaan jaringan dokumentasi dan informasi hukum (JDIH) di Setwan Jateng yang mendapatkan penghargaan.

“Tentu kami menyampaikan selamat atas pengelolaan JDIH Setwan Jateng, lalu bagaimana pengelolaannya sampai mendapat penghargaan dari Kemenkumhan RI,” ucapnya.

Kepala Bagian (Kabag) Persidangan Edy Iswanto dan Kasubag Protokol Bagian Humas Yohan Fitriadi saat didampingi Kasubag Perundangan Novi Herawati dan Kasubag Risalah Arizal menyampaikan, pengelolaan JDIH Setwan melalui aplikasi E Library merupakan perpustakaan digital produk hukum DPRD, yang kemudian diintegrasikan dengan JDIHN, di samping itu selaku admin rutin meng-upload produk hukum DPRD sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik.

“JDIH Setwan Jateng dengan nama E Library kuncinya terintegrasi dengan pusat, dan rutin secara berkala mengunggah (upload) produk hukum DPRD” ucapnya.

Edy Iswanto selaku Kabag Persidangan menjelaskan, sejauh ini dalam fasilitasi mengacu Tatib DPRD, sebagai acuan dalam menjalankan tugasnya. “Kami dalam fasilitasi mengacu Tatib DPRD”.(cahyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Koridor Baru Aglomerasi Trans Jateng Siap Layani Rute Gelangmanggung

    MUNGKID – Koridor baru Aglomerasi Trans Jateng untuk wilayah Gelangmanggung (Magelang–Temanggung) rencananya melayani rute Terminal Maron (Temanggung)–Terminal Tidar (Kota Magelang)–Terminal Borobudur (Kabupaten Magelang) pulang-pergi. Layanan itu dioperasikan mulai Agustus 2027 menggunakan 14 armada bus medium.

  • Tata Kelola Lahan yang Baik Dukung Sektor Pariwisataan

    PEMALANG – Guna mendapatkan data dan informasi yang lebih komprehensif, Komisi B DPRD Provinsi Jateng bertandang ke Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Pemalang dan Kantor Cabang Kehutanan Wilayah IV Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi Jateng di Kota Pekalongan, Senin (20/7/2026). Kegiatan itu dilakukan dalam rangka penyusunan Raperda tentang Tata Kelola & Rehabilitasi Lahan Kritis & Reklamasi Hutan Daerah

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.