RAPAT PARIPURNA : Gubernur Tekankan Optimisme Capai Pertumbuhan Ekonomi

1632712967033

PIMPIN RAPAT : Gubernur Ganjar Pranowo uluk salam dengan Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono selaku pimpinan rapat paripurna.(foto: teguh prasetyo)

GEDUNG BERLIAN – Gubernur Ganjar Pranowo menyampaikan tanggapan bersifat umum dalam Rapat Paripurna DPRD Jateng, Senin (27/9/2021). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono turut diikuti secara virtual dan dihadiri fisik oleh 60 anggota.

Gubernur memberikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

Soal pertumbuhan ekonomi yang dikemukakan Fraksi PKB, PAN, Golkar, PKS, PPP dan Gerindra, diproyeksikan bakal tumbuh seiring melandainya kasus Covid-19. Guna mencapai target pertumbuhan ekonomi antara lain meningkatkan realisasi investasi, insentif, percepatan realisasi kawasan industri, serta optimalkan kinerja komoditas unggulan seperti hasil olahan ikan, kopi, furniture.

Masalah kemiskinan danj pengangguran (Fraksi Demokrat, PKB, PAN, Golkar, PKS, PPP), ada penurunan jumlah daro 4,12 juta menjadi 4,11 juta pada September 2020. Upaya dilakukan, penyediaan bansos/jaring pengaman sosial, padat karya, pengembangan wirausaha baru (star up entrepreneur). Ada realokasi ke dalam belanja tak terduga kepada masyarakat sebanyak 172.065 penerima.

Pendapatan daerah (Demokrat, PKB, PAN, PDI Perjuangan, Golkar, PKS, PPP, Gerindra) pada perubahan APBD 2021 sebesar Rp 26,798 triliun atau turun Rp 42,5 miliar. Ada sejumlah alasan yakni berkurangnya dana transfer pemerintah pusat dan belum optimalnya retribusi daerah akibat pandemi.

Gubernur juga menjawab soal urusan wajib berkaitan pelayanan dasar pendidikan (Demokrat, PKB, Golkar, PPP). Pemerataan akses layanan dan mutu pendidikan melalui beasiswa siswa miskin, BOS daerah bagi sekolah umum/swasta, sekolah keagaam, biaya operasional pendidikan. Serta dilakukan penyediaan jaringan internet, pemberian pulsa data. Pemprov memberikan kesempatan pemanfaatan BOS daerah SMA/SMK/SLB bagi 1.905 sekolah swasta.

Urusan kesehatan, ada pembayaran insentif tenaga kesehatan Rp 59,51 miliar sampai September 2021 untuk 12.320 tenaga medis dan nonmedis pada RSUD/RSJD/RSDC.

Urusan pekerjaan umum, Gubernur berkomitmen tetap mempertahankan kualitas jalan dan jembatan. Upaya penguatan infrastruktur pengendalo banjir/ron, pembangunan sea wall, dan normalisasi sungai. Turut disinggung pembangunan jembatan layan Ganefo di Mranggen perkembangan sudah 26,64%.

Mengenai urusan wajib bukan pelayanan dasar tenaga kerja (PKS), mengembangkan aplikasi E-Makaryo. Peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja sebanyak 3.612 orang.

Turut disinggung pula masalah pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pangan, perhubungan. Soal koperasi, usaha kecil dan menengah dilakukan pembinaan dan pendampingan terhadap 949 unit koperasi dan 170.986 UMKM di Jateng.

Urusan pilihan sektor kelautan dan perikanan, pertanian, perindustrian dan perdagangan, pariwisata.(tyo/priyanto)

Info Lainnya

  • Koridor Baru Aglomerasi Trans Jateng Siap Layani Rute Gelangmanggung

    MUNGKID – Koridor baru Aglomerasi Trans Jateng untuk wilayah Gelangmanggung (Magelang–Temanggung) rencananya melayani rute Terminal Maron (Temanggung)–Terminal Tidar (Kota Magelang)–Terminal Borobudur (Kabupaten Magelang) pulang-pergi. Layanan itu dioperasikan mulai Agustus 2027 menggunakan 14 armada bus medium.

  • Komisi C Pantau Kinerja Bank Jateng Cabang Karanganyar & Sukoharjo

    KARANGANYAR – Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyoroti kinerja Bank Jateng di tingkat kantor cabang agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto Baharudin menegaskan, sebagai penyumbang sekitar 90% pendapatan BUMD bagi daerah, Bank Jateng harus menunjukkan kinerja yang sehat dan terus meningkat.

  • Tata Kelola Lahan yang Baik Dukung Sektor Pariwisataan

    PEMALANG – Guna mendapatkan data dan informasi yang lebih komprehensif, Komisi B DPRD Provinsi Jateng bertandang ke Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Pemalang dan Kantor Cabang Kehutanan Wilayah IV Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi Jateng di Kota Pekalongan, Senin (20/7/2026). Kegiatan itu dilakukan dalam rangka penyusunan Raperda tentang Tata Kelola & Rehabilitasi Lahan Kritis & Reklamasi Hutan Daerah

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.