Puluhan Santri Belajar di Gedung Berlian

5c6d4ab82d007298649426

​TERIMA KUNJUNGAN. Sukirman menerima kunjungan santri dari Ponpes Modern Tazakka Batang di Ruang Banggar Lantai 4 Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Rabu (20/2/2019). (foto ariel noviandri)

GEDUNG BERLIAN – Puluhan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Tazakka Kabupaten Batang berkunjung ke Gedung Berlian, Rabu (20/2/2019). Saat berada di Ruang Banggar Lantai 4, Ustadz Amin Choirul Abidin selaku pimpinan rombongan mengatakan para santri melakukan kunjungan tersebut untuk memahami seluk beluk kinerja wakil rakyat.

GEDUNG BERLIAN – Puluhan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Tazakka Kabupaten Batang berkunjung ke Gedung Berlian, Rabu (20/2/2019). Saat berada di Ruang Banggar Lantai 4, Ustadz Amin Choirul Abidin selaku pimpinan rombongan mengatakan para santri melakukan kunjungan tersebut untuk memahami seluk beluk kinerja wakil rakyat.

“Kami kesini untuk memberikan pemahaman bahwa seorang santri pun bisa duduk di kursi legislatif, seperti halnya Mantan Anggota DPRD sekaligus Wagub Jateng Taj Yasin yang juga seorang santri,” katanya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman mengaku sangat senang dengan kedatangan para santri tersebut. Ia juga mengaku saat ini santri mendapat perhatian khusus dari pemerintah karena tempat pendidikannya yakni ponpes menjadi contoh pembangunan karakter anak.

“Sudah 3 tahun ini kita memperingati Hari Santri Nasional pada 22 Oktober. Dari perkembangannya, ponpes kini semakin berkembang, baik kurikulum pendidikan maupun sarana/ prasarananya,” kata legislator PKB itu.

Terlebih, lanjut dia, sekarang sedang disusun RUU Pendidikan Keagamaan oleh DPR RI. Dengan disahkan Undang Undang itu nantinya, maka ada alokasi anggaran dari APBN/ APBD untuk ponpes seperti sekolah umum.

“Dengan adanya anggaran itu, maka ponpes-ponpes yang kurang terawat mendapat perhatian dari pemerintah sehingga ikut berkembang bersama sekolah umum lainnya,” jelasnya lagi. (ariel/priyanto)

Info Lainnya

  • Masyarakat Perlu Bangun Komunikasi Publik yang Berdampak

    SEMARANG – Arus digitalisasi yang bergerak cepat dinilai telah mengubah wajah komunikasi publik pemerintahan. Di tengah derasnya perkembangan media sosial, teknologi digital hingga kecerdasan buatan, humas pemerintah dituntut tidak lagi sekadar menyampaikan informasi formal tapi mampu membangun komunikasi yang cepat, akurat dan berdampak bagi masyarakat.

  • Agung Hariyadi Jabat Posisi Sekwan Jateng

    GUBERNURAN – Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melantik dan mengambil sumpah 27 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama serta Pejabat Fungsional Ahli Utama di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jateng. Pelantikan berlangsung di Gradhika Bakti Praja, Senin (27/4/2026).

  • Sumpah Jabatan, 14 Pejabat di Setwan Jateng

    GUBERNURAN – Sebanyak 14 nama pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng telah diambil sumpah jabatan oleh Gubernur Ahmad Luthfi, Kamis (15/1/2026). Para pejabat tersebut menjadi bagian dari 1.049 pejabat di lingkungan Pemprov Jateng di Gedung Grhadika Bhakti Praja.

  • Setwan Jateng Raih KIP Award 5 Kali Berturut-turut

    SEMARANG – Dalam perhelatan bergengsi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Award 2025, Selasa malam (16/12/2025), Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga yang transparan dan akuntabel dengan meraih predikat ‘Informatif.’ Pencapaian itu menjadi catatan sejarah istimewa karena Setwan Provinsi Jateng berhasil mempertahankan prestasi tersebut selama 5 tahun berturut-turut.

  • FGD WARTAWAN: Media di Era Disrupsi

    SEMARANG – Perubahan model bisnis kini telah mempengaruhi sejumlah aspek, tidak terkecuali bisnis media massa. Hal itu menjadi sorotan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Media di Era Disrupsi.’