Industri Ukir Jepara Butuh Semangat Kaum Muda

20220712104549 IMG

INDUSTRI UKIR. Komisi B DPRD Provinsi Jateng bersama Warga Kampung Sembada Ukir Petekeyan Kabupaten Jepara, Selasa (12/7/2022), membahas soal industri kayu ukir. (foto priskilla candra cahyaningtyas)

JEPARA – Industri kayu ukir di Kabupaten Jepara mengalami pasang surut. Setelah diterpa badai pandemi Covid-19, kini industri kayu ukir masih dihadapkan dengan kendala minimnya SDM dan bahan baku yang dirasa cukup sulit.

Persoalan itu menjadi pokok bahasan antara Komisi B DPRD Provinsi Jateng dengan Petinggi Desa Rohman bersama Warga Kampung Sembada Ukir Petekeyan Kabupaten Jepara, Selasa (12/7/2022). Saat berdiskusi, Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sumanto mengatakan pihaknya akan melihat permasalahan minimnya SDM yang sudah begitu mendesak, melihat perkembangan, dan kulturnya harus segera dibenahi. 

“Hal itu perlu dilakukan, kalau tidak, maka SDM akan hilang dan berubah arah. Yakni, dari perajin ukir menjadi hal lain sehingga generasi mendatang tidak dapat melihat seni ukir lagi,” jelas Sumanto.

Pada kesempatan itu, Komisi B juga turut berkunjung ke sentra kerajinan patung ornamen Desa Mulyoharjo Kabupaten Jepara. Disana, Anggota Dewan diterima Petinggi Desa Bayu Jupriyono. 

Dengan masalah yang sama, Bayu juga mengungkapkan minimnya minat kaum muda terjun dalam dunia ukir Jepara. Kondisi itu membuat para pengukir lama menjadi khawatir akan kelangsungan kerajinan ukir di Kabupaten Jepara untuk kebutuhan pasar Jateng hingga dunia. 

“Mempertahankan tradisi lokal dan menarik perhatian kaum muda untuk menggeluti bidang ukir menjadi tantangan tersendiri. Keluhan dari masyarakat terkait mebel yaitu harga bahan baku semakin meningkat. Padahal, harga jual cenderung statis atau tetap,” jelas Bayu. 

Mendengarnya, Komisi B akan menyampaikan permasalahan tersebut kepada dinas terkait agar bisa menjadi perhatian bersama. Tujuannya agar tetap memberikan kemanfaatan ukir yang sudah mendunia dan menjadi kekayaan Jateng.

“Persoalan itu menjadi tanggung jawab dan kebanggaan bersama karena ini bagian dari mitra kerja daerah Provinsi Jateng. Harapannya, ke depan penghasilan dari industri ukir menjadi bagus sehingga bisa membuat anak muda tertarik,” jelas Sumanto. (tyas/ariel)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 13 Juli 2026 – 19 Juli 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 13 Juli 2026 – 19 Juli 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Tata Kelola Lahan yang Baik Dukung Sektor Pariwisataan

    PEMALANG – Guna mendapatkan data dan informasi yang lebih komprehensif, Komisi B DPRD Provinsi Jateng bertandang ke Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Pemalang dan Kantor Cabang Kehutanan Wilayah IV Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi Jateng di Kota Pekalongan, Senin (20/7/2026). Kegiatan itu dilakukan dalam rangka penyusunan Raperda tentang Tata Kelola & Rehabilitasi Lahan Kritis & Reklamasi Hutan Daerah

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Laporan Bulanan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak, mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah, periode data 1-28 Juni 2026. Ringkasan Eksekutif – DPRD Jawa Tengah Pada periode 1–28 Juni 2026, pemberitaan mengenai DPRD…