Dipantau, Proyek Jembatan Nguter Lama Wonogiri

IMG 20210603 WA0019

PROYEK JEMBATAN. Komisi D DPRD Provinsi Jateng meninjau proyek pembangunan Jembatan Nguter Lama yang dibangun diruas Jalan Nguter-Nambangan Desa Nambangan Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri, Rabu (2/6/2021). (foto ayuandani dwi purnama sari)

WONOGIRI – Komisi D DPRD Provinsi Jateng meninjau proyek pembangunan Jembatan Nguter Lama yang dibangun diruas Jalan Nguter-Nambangan Desa Nambangan Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri, Rabu (2/6/2021). Dalam pantauan itu, Ketua Komisi D Alwin Basri mengatakan pihaknya sengaja datang untuk memantau langsung progres pengerjaan.

Sebagai informasi, pembangunan Jembatan Nguter sebelumnya sempat tertunda akibat terjangan banjir pada Desember 2020 hingga Februari 2021 lalu. Untuk itu, Alwin mendorong pihak pelaksana agar pengerjaan proyek dapat berjalan dan selesai sesuai jadwal yang ditentukan.

“Secara teknis, memang tidak ada kendala. Namun, beberapa bulan lalu ada hambatan faktor alam yaitu banjir dimuka air yang melebihi elevasi conferdams karena curah hujan yang tinggi. Kami harap, karena ini sudah memasuki musim panas, pengerjaan jembatan tidak ada kendala lagi sehingga bisa rampung tepat waktu,” kata Politikus PDI Perjuangan itu.

Pengerjaan jembatan itu sendiri diproyeksikan rampung pada awal September mendatang. Sehingga, menurut Alwin, jembatan tersebut dapat mendorong percepatan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Wonogiri dan Sukoharjo.

Menanggapi hal itu, PPK Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga & Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jateng Arif Agus mengatakan saat ini progres pengerjaan sudah 49,7%. Saat ini, pihaknya sedang merampungkan pembangunan dan pembersihan pilar 1 dan pilar 2 dengan pondasi Beton Bore Pile.

“Memang, kemarin kami mencatat sedikitnya ada 9 kali kejadian banjir yang mengakibatkan 3 sampai 5 hari pelaksanaan tidak bisa dilaksanakan tapi kami yakin September nanti akan rampung sesuai kontrak,” kata Arif.

Untuk diketahui, Jembatan Nguter Lama itu dibangun sepanjang 100 meter. Tinggi dari dasar sungai yaitu 7 meter dan lebar jembatan 6 meter. (ayu/ariel)

Info Lainnya

  • Koridor Baru Aglomerasi Trans Jateng Siap Layani Rute Gelangmanggung

    MUNGKID – Koridor baru Aglomerasi Trans Jateng untuk wilayah Gelangmanggung (Magelang–Temanggung) rencananya melayani rute Terminal Maron (Temanggung)–Terminal Tidar (Kota Magelang)–Terminal Borobudur (Kabupaten Magelang) pulang-pergi. Layanan itu dioperasikan mulai Agustus 2027 menggunakan 14 armada bus medium.

  • Komisi C Pantau Kinerja Bank Jateng Cabang Karanganyar & Sukoharjo

    KARANGANYAR – Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyoroti kinerja Bank Jateng di tingkat kantor cabang agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto Baharudin menegaskan, sebagai penyumbang sekitar 90% pendapatan BUMD bagi daerah, Bank Jateng harus menunjukkan kinerja yang sehat dan terus meningkat.

  • Tata Kelola Lahan yang Baik Dukung Sektor Pariwisataan

    PEMALANG – Guna mendapatkan data dan informasi yang lebih komprehensif, Komisi B DPRD Provinsi Jateng bertandang ke Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Pemalang dan Kantor Cabang Kehutanan Wilayah IV Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi Jateng di Kota Pekalongan, Senin (20/7/2026). Kegiatan itu dilakukan dalam rangka penyusunan Raperda tentang Tata Kelola & Rehabilitasi Lahan Kritis & Reklamasi Hutan Daerah

  • Bahas Raperda Perlindungan Pekerja Informal di Grobogan

    GROBOGAN – Besarnya jumlah pekerja informal yang belum sepenuhnya tersentuh perlindungan jaminan sosial dan regulasi yang komprehensif mendorong Komisi E DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kabupaten Grobogan, baru-baru ini. Kunjungan itu sendiri dilakukan untuk menghimpun data, masukan, dan praktik baik daerah sebagai bahan penyusunan Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Informal.

  • Komisi D Dorong Perluasan PLTS untuk Ponpes

    SOAL PLTS. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal pemanfaatan PLTS di Ponpes Alqur’an Roudlotul Huffadh Almalikiyah, Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (13/7/2026). (foto dwi nugrahini) KAJEN – Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong perluasan program Pembangkit Listrik Tenaga…

  • Potensial, Industri Garam di Pati

    PATI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng memantau pengelolaan Pabrik Garam Industri milik BUMD, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), di Desa Raci Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan itu, Komisi C menyoroti capaian kinerja keuangan PT SPJT yang menunjukkan peningkatan pendapatan menjadi sekitar Rp 48,1 miliar pada 2025.