Proyek Jalan Ngablak Magelang Dipantau

DSC5984

PROYEK JALAN. Komisi D DPRD Jateng saat memantau proyek perbaikan jalan di daerah Magelang-Ngablak batas Kabupaten Semarang, Senin (26/8/2019), diampingi DPU Binmar Cipka Jateng. (foto ervan ramayudha)

MUNGKID – Perbaikan jalan di daerah Magelang-Ngablak batas Kabupaten Semarang kini terus dilakukan. Saat Komisi D DPRD Jateng meninjau ke lokasi perbaikan, Senin (26/8/2019), tampak pengaspalan sedang dikerjakan dengan pelebaran jalan.

Dalam peninjauan itu, rombongan dewan dipimpin Anggota Komisi D DPRD Jateng Moch Ichwan yang didampingi Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Semarang Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU Binmar Cipka) Jateng yakni Kepala Pengelolaan Jalan Wilayah Semarang selaku Kuasa Pengguna Anggaran/ Pejabat Pembuat Komitmen Saifuddin Rozi. Saat berdialog, Moch Ichwan menilai rehabilitasi jalan yang tengah dilakukan saat ini sudah baik.

“Pihak pelaksana proyek harus dapat mengerjakannya sesuai target waktu yang telah ditentukan,” katanya.

Data teknis menyebutkan, jalan yang dikerjakan itu efektif sepanjang 5 Km dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.05 miliar. Proyek rehabilitasi jalan ruas Magelang-Ngablak (batas Kabupaten Semarang), yang dimulai pada 15 Desember 2019, ditargetkan selesai pada 13 Desember 2020 dengan waktu pemeliharaan 365 hari kalender. (ervan/ariel)

Berita Terkait

  • HPN 2021: Pers Perlu Inovatif & Kritis

    GUBERNURAN – Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono bersama Gubernur Ganjar Pranowo, Wagub Taj Yasin, Pangdam IV Mayjen Bhakti Agus Fadjari, Kapolda Irjen M Luthfi, dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Priyanto mengikuti peringatan Hari Pers Nasional (HPN) secara virtual di Grhadika Bhakti Praja, kompleks Kantor Gubernur Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Selasa (9/2/2021).

  • Hadapi New Normal, Saatnya Masyarakat Tingkatkan Literasi

    MUNGKID – Penerapan era New Normal mengubah kebiasaan dan perilaku masyarakat di seluruh aspek kehidupan. Di bidang penyiaran harus menyesuaikan dengan mengedepankan jurnalisme positif yaitu tidak hanya memberitakan fakta, namun juga mempertimbangkan dampak dari pemberitaan itu sendiri.