Kreativitas & Inovasi Guna Peningkatan PAD

WhatsApp Image 2021 03 08 at 17.56.12 (2)

BUKA ACARA : Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman membuka acara pengelolaan anggaran di Surakarta.(foto: atson hade)

SURAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama DPRD mulai melakukan sinergitas untuk membahas rencana pendapatan perubahan Tahun Anggaran 2021 dan anggaran pendapatan murni Tahun Anggaran 2022. Selama tiga hari rapat koordinasi (rakor) digelar di Surakarta mulai Senin-Rabu (8-10/3/2021).

Gubernur Ganjar Pranowo secara virtual membuka acara tersebut. Ada sejumlah penekanan dalam penyusunan anggaran. Pandemi Covid-19 masih menjadi topik kajian terutama untuk terobosan mencari sektor pendapatan. Tuntutan inovasi dan kreativitas menjadi pilihan utama.

“Pandemi Covid-19 telah mengubah pola pikir kita untuk dituntut berinovasi dan kreatif guna mencari pendapatan daerah. Identifikasi sumber-sumber pendapatan harus terpetakan supaya jelas dan cermat. Pola-pola lama harus ditinggalkan,” ucap dia.

Penekanan pada kreativitas dan inovasi juga menjadi catatan bagi DPRD dalam membahas angaran bersama eksekutif. Wakil Ketua DPRD Sukirman menyatakan, pada 2021 harus menjadi tahun perubahan dalam arti untuk membangun rasa optimisme menuju masa recovery setelah pandemi Covid-19. Terpenting lanjutnya adalah perubahan kultur (budaya) dalam penyusunan anggaran agar ada keseimbangan antara pendapatan dan belanja.

Karena itulah, lanjut Sukirman, dalam menganalisis potensi dan menentukan target pendapatan harus dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan data capaian pada 2020. Selanjutnya dalam konteks memantapkan sinergi dalam peningkatan pendapatan perlu mengedepankan tiga aspek yakni: pemetaan potensi daerah, meningkatkan kinerja dan kesehatan BUMD, serta revitalisasi dan pendayagunaan aset milik Pemprov Jateng.

“Kebutuhan anggaran untuk pembangunan Jateng menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan DPRD. Kami berharap potensi PAD perlu dikelola dengan lebih profesional dan mendorong kemandirian daerah, khususnya jenis penerimaan yang mendapat prioritas pajak daerah, retribusi dsn pengelolaan hasil kekayaan daerah,” ucapnya.

Dalam sambutannya Plt Kepala Bapenda Jateng Sri Sulistyani menyebutkan, menjadi peserta rakor yaitu masing-masing SKPD/ BUMD/ RSUD/ dan BUMN. Rakor menjadi wahana diskusi dengan salah satu topik adalah upaya pencapain target pendapatan. Dari jajaran DPRD turut hadir yaitu Ketua Bambang Kusriyanto, bersama Wakil Ketua Ferry Wawan Cahyono, dan Quatly Abdulkadir A, serta seluruh anggota Badan Anggaran. (atson/priyanto)

Berita Terkait

  • Dikonsultasikan, Raperda Garis Sempadan & Raperda Rencana Pembangunan Industri

    JAKARTA – Bapemperda DPRD Provinsi Jateng melaksanakan kegiatan konsultasi Propemperda Tahun Anggaran 2026 ke Kantor Ditjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri, Kota Jakarta Selatan, Senin (3/11/2025). Saat berdiskusi, ada 2 raperda yang dikonsultasikan yakni Raperda tentang Garis Sempadan dan Raperda tentang Perubahan atas Perda Provinsi Jawa Tengah Nomor 10 Tahun 2017 tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) Jateng.

  • Sarpras SMA/SMK di Magelang Cukup Baik

    MAGELANG – SMAN2 Kota Magelang menjadi sasaran dalam kegiatan monitoring sarana prasarana (sarpras) SMA/SMK yang dilakukan Komisi E DPRD Jateng. Saat bertemu dengan Sekretaris Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII M. Zubaidi dan Kepala SMAN 2 Kota Magelang Agung Mahmudi Ariyanto bersama jajarannya, Senin (26/8/2019), terungkap masih ada kendala dalam peningkatan sarpras.

  • Berkembang, Produk Olahan Lele di Tegalrejo Boyolali

    BOYOLALI –  Perkembangan sektor UMKM di Jateng terus berkembang, salah satunya di Desa Tegalrejo Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali, yang memiliki produk olahan dari Ikan Lele menjadi kripik dan abon. Perkembangan usaha itu menjadi daya tarik tersendiri bagi Komisi B DPRD Provinsi Jateng untuk mengunjungi tempat pengolahannya.

  • HAORNAS 2022: Meriah, Peringatan Haornas Tingkat Jateng di Solo

    SURAKARTA – Meriah, peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 tingkat provinsi. Ratusan partisipan masyarakat serta penggiat olahraga bersuka ria senam bersama dengan tema Jateng Gayeng. Berpusat di Stadion Sriwedari Surakarta, Jumat (9/9/2022). Deretan forkopimda Jateng turut meriahkan peringatan tersebut di antaranya, Gubernur Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Wakil Ketua DPRD Jateng Quatly A Alkatiri dan sejumlah pejabat di Solo raya termasuk Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.