Belajar Kerjasama Luar Negeri ke Jakarta

01 Kom A DKI

BAHAS KERJASAMA. Komisi A DPRD Jateng saat berkunjung ke Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/7/2019), membahas soal kerjasama antar daerah dan luar negeri. (foto dewi sekarcantik)

JAKARTA – DKI Jakarta merupakan provinsi paling berhasil dalam kegiatan kerjasama daerah, baik kerjasama antar daerah maupun kerjasama luar negerinya. Demikian disampaikan Ketua Komisi A DPRD Jateng Masruhan, saat berkunjung ke Kantor Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/7/2019).

Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan saat belum ada perda mengenai kerjasama daerah sehingga pihaknya berkunjung untuk belajar dari Jakarta yang sudah sangat berhasil dalam melakukan kerjasama daerah. Ia juga menanyakan mengenai pencapaian kerjasama luar negeri yang telah dilakukan Jakarta dalam bidang kesehatan, pariwisata, dan tata kota.

“Dalam pencapaian melakukan kerjasama antar daerah dan luar negeri, pola apa yang selama ini digunakan di Jakarta. Kendala dan persoalan pasti juga ada. Sampai saat ini, apa saja yang yang telah dicapai Jakarta khususnya dalam kerjasama Luar Negeri,” kata Politikus PPP itu.

Senada, Anggota Komisi A DPRD Jateng Sriyanto Saputra juga mempertanyakan tentang pola evaluasi yang sangat berpengaruh jika terjadi kerjasama yang tidak sesuai dengan kesepakatan kontrak kerjasama. “Pernah ada di Jateng, kita melakukan kerjasama dengan pihak ketiga setelah kontrak, malah aset Jateng banyak yang dibawa lari. Bagaimana mengantisipasi kondisi itu,” ujar Legislator dari Fraksi Gerindra itu.

Menjawabnya, Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta Primalasari mengatakan selama ini pola yang digunakan untuk melakukan kerjasama daerah ataupun luar negeri yaitu pola Sister City atau kemiripan kondisi Kota Jakarta dengan kota lain. Karena, kerjasama luar negeri itu merupakan kewenangan absolut sehingga harus ada izin dari pemerintah pusat terlebih dahulu.

“Gubernur kami mengatakan Jakarta harus sejajar dengan kota besar yang ada di Luar Negeri. Makanya, saat ini Pak Gubernur sedang melakukan kegiatan program kerjasama dengan Singapura yaitu ‘Taman Maju Bersama’ karena kondisi resapan air tanah yang rendah mirip seperti Jakarta. Melalui kerjasama tersebut, kami belajar dengan Singapura untuk menanggulangi banjir,” kata Prima.

Dijelaskan pula, saat ini tidak ada Perda Kerjasama Daerah karena pihaknya hanya mengacu pada PP Nomor 50 Tahun 2008 dan Pergub Tahun 2013. Jakarta juga melakukan kerjasama daerah dengan kota lain seperti dengan Kabupaten Blitar Jatim dan Kabupaten Cilacap Jateng.

“Dalam bidang pangan, kami bekerjasama dengan Blitar untuk memasok kebutuhan satu juta ekor ayam per hari. Dengan Cilacap, kami dipasok gula semut dan beras. Dan kita juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi untuk mengatasi sampah 7.000 ton per hari. Dari situ, kami mengeluarkan dana mencapai Rp 344 miliar,” jelasnya.

Untuk evaluasinya, selalu ada pada akhir tahun. Pemprov Jakarta melakukan monitoring dan evaluasi dengan turun langsung ke lapangan.

“Jika tidak ada masalah di lapangan, kami evaluasi langsung ke Gubernur dan ke pusat. Kalau menyangkut kerjasama luar negeri, kami juga evaluasi langsung ke pusat,” ucapnya. (ayu/ariel)

Berita Terkait

  • DPRD Sikapi Keluhan Ormas Pemuda Pancasila

    GEDUNG BERLIAN โ€“ Ratusan orang dari ormas Pemuda Pancasila (PP) Jawa Tengah menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jumat (26/11/2021). Mereka mulai memadati jalan protokol di depan Gedung DPRD Jateng itu mulai pukul 13.00.

  • Bangun, Guna, dan Serah, Cara Sumsel Kelola Aset

    PALEMBANG – Pengelolaan aset secara terkoordinir selain dapat meningkatkan pendapatan juga dapat membantu pemerintah dalam pemanfaatannya secara maksimal. Provinsi Jawa Tengah ada beberapa titik aset yang tersebar di kabupaten/kota, beberapa di antaranya dalam kondisi tidak terawat dengan baik.

  • Fungsi Pengawasan DPRD Harus Optimal

    UNGARAN – Anggota DPRD Jawa Tengah Kartika Diah Permatasari dan Benny Karnadi sepakat fungsi pengawasan yang dimiliki DPRD harus optimal. Penegasan Diah dan Benny tersebut dilontarkan saat menjadi narasumber dalam dialog radio yang disiarkan Rasika USA FM, Selasa (16/3/2021). Tema pengawasan diambil dalam kesempatan tersebut yang bebarengan dengan masa reses DPRD Jateng.

  • Jelang PON Papua, Atlet Jateng ‘On Fire’

    GEDUNG BERLIAN โ€“ Gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua sudah di depan mata. Persiapan teknis dan nonteknis telah dilakukan , termasuk oleh kontingen Jateng. Mengingat pelaksanaan kali ini masih pandemi Covid-19 maka harapan besar adalah para atlet, ofisial, serta manajer berangkat sehat, bertanding semangat, pulang sehat.

  • Jateng Perlu Dapat Porsi dari Program Tiga Juta Rumah

    JAKARTA – Dalam rangka konsultasi terkait kebijakan fasilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan penyelenggaraan perumahan terdampak bencana di Jateng, Komisi D berkonsultasi ke kantor Ditjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko, Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman, pada Rabu (19/2/2025). Ketua Komisi D Nur Sa’adah menjelaskan tujuan kunjungan, yang juga membahas program baru dari Kementerian yaitu program Tiga Juta Rumah.