Sepi Pengunjung, Koleksi Museum Tetap Terawat Baik

Kom E SIDOARJO

DISKUSI MUSEUM. Komisi E DPRD Provinsi Jateng saat berdiskusi dengan pihak pengelolan Museum Mpu Tantular Kabupaten Sidoarjo, Jumat (6/11/2020), membahas soal perawatan koleksi museum di tengah kondisi Covid-19 yang sepi pengunjung. (foto ayuandani dwi purnama sari)

SIDOARJO – Selama kondisi pandemi Covid-19, hampir semua pelaku wisata merasakan dampak kerugian yang sangat besar. Karena, tidak sedikit objek wisata yang sepi pengunjung, seperti halnya museum.

Oleh karena itu, Komisi E DPRD Provinsi Jateng meminta masukan data dan informasi kepada pihak Museum Negeri Mpu Tantular Kabupaten Sidoarjo, Jumat (6/11/2020), mengenai penanganan dampak Covid-19 terhadap sepinya pengunjung. Selain itu, Komisi E juga menanyakan soal upaya pemeliharaan koleksi museum di tengah kondisi sepinya pengunjung tersebut.

Karena, menurut Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng Ahmad Ridwan, ramai atau tidaknya museum itu juga berpengaruh terhadap biaya pemeliharaan koleksi yang ada. Jika koleksi museum terawat dengan baik, maka dapat menarik minat pengunjung mendatangi museum.

“Dengan wisatawan yang saat ini berkurang, bagaimana pihak museum tetap bisa melakukan konservasi cagar budaya yang ada disini. Dulu, sebelum adanya pandemi ini, pengunjung paling besar jumlahnya dari mana saja,” tanya Legislator PDI Perjuangan itu.

Menanggapi hal itu, Kepala Museum Mpu Tantular Edi Iriyanto mengatakan sejak 17 Maret 2020 museum memang tutup sementara. Padahal, pengunjung paling banyak berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa, sedangkan saat ini pelajar tidak ada kegiatan belajar tatap muka. Namun, Edi mengaku kegiatan konservasi tetap harus dilakukan dengan segala keterbatasan yang ada.

“Selama ini, 75 persen pengunjung kami ya pelajar dan mahasiswa. Jadi, memang sangat terasa dampak pandemi ini. Untuk pemeliharaan, kami mendapat bantuan dari APBD. Hal itu dikarenakan sudah beberapa bulan ini pendapatan kita dari penjualan karcis masuk tidak ada lagi,” ungkapnya. (ayu/ariel)

Berita Terkait

  • MEDIA TRADISIONAL: Kuda Lumping, Kesenian Khas Temanggung

    TEMANGGUNG – Guna nguri-nguri (melestarikan) kebudayaan kuda lumping (jaran kepang-Jawa) di Temanggung, DPRD Provinsi Jawa Tengah menggelar Dialog Parlemen dan Pagelaran Media Tradisional dengan tema “Nguri-uri Kebudayaan Khas Temanggung” di Dusun Kapal, Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, Kamis (20/1/2022).

  • ORIENTASI DPRD JATENG: Pelajari Pembangunan & Keuangan Daerah

    YOGYAKARTA – Sebanyak 80 Anggota DPRD Periode 2019-2024 mengikuti orientasi di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendagri Regional Yogyakarta sejak Selasa (29/10/2019) hingga Jumat (1/11/2019). Dalam orientasi itu, Anggota Dewan mempelajari sejumlah hal, salah satunya soal pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah.

  • Raperda Penyiaran Tunggu Pengesahaan Revisi UU

    YOGYAKARTA – Komisi A DPRD Jateng terus berupaya menggali masukan dan informasi terkait pengayaan materi draf Raperda Peyelenggaraan Penyiaran. Kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Provinsi DIY, Rabu (25/1/2023). Pada kesempatan itu Kepala Diskominfo Hari Tri Edi Wahyu Nugroho hadir langsung Bersama sejumlah komisioner Komisi Penyiaran Informasi (KPI) DIY diketuai Dewi Nurhasanah.

  • Penyelenggara Pilkada di Kebumen Harus Teliti soal DPT

    KEBUMEN – Komisi A DPRD Provinsi Jateng memantau kesiapan KPU Kabupaten Kebumen saat menghadapi Pilkada Serentak 2020. Dalam pantauan itu, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jateng Muhammad Saleh meminta agar persoalan DPT (Daftar Pemilih Tetap) harus diperhatikan serius.

  • PENGUATAN DEMOKRASI DAERAH : Semangat Wawasan Kebangsaan Wajib Dimiliki Setiap Anak Bangsa

    PURBALINGGA – Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bagsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Jateng Bambang Eko Purnomo dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah di Kabupaten Purbalingga, Selasa (21/3/2023).