Setwan Jabar Diskusi soal Kriteria Pemberian BK Award

E46e2e37 6bb8 47ec 80a0 9c628f50993f

BK AWARD. Setwan Provinsi Jabar meminta masukan kepada Setwan Provinsi Jateng soal BK Award pada 4 Oktober lalu di Gedung Berlian. (foto ganang komika)

GEDUNG BERLIAN – Pemberian anugerah Badan Kehormatan (BK) Award DPRD Jateng menarik minat Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jabar. Pada Selasa (4/10/2022) lalu, mereka berkesempatan berdiskusi dengan Setwan Provinsi Jateng di Ruang Rapat Pimpinan, Gedung Berlian, Kota Semarang.

Rombongan diterima Kabag Persidangan Edy Siswanto dan Kabag Humas Andi Susmono. Turut mendampinginya Kasubag Protokol Rizal Anugerah.

Iis Rostiasih selaku Kabag Persidangan Setwan Provinsi Jabar mengungkapkan, pihaknya ingin pemberian anugerah bisa menjadi agenda rutin. Hanya saja di internal DPRD masih ada silang pendapat. Karena itulah dia ingin mengetahui konsep dari DPRD Award supaya bisa diterima semua pihak.

“Di DPRD Jateng sendiri bagaimana? Apakah juga ada penolakan dari pemberian anugerah itu. Apakah ada kriteria tersendiri,” ucapnya.

Menjawab pertanyaan tersebut Edi Siswanto menerangkan, Badan Kehormatan di Jateng sama dengan lainnya bekerja sesuai dengan aturan. Untuk BK Award di Jateng diselenggarakan setiap 2,5 tahun sekali atau dua kali dalam satu periode.

Mengenai permasalahan penolakan dari fraksi atau anggota, sejauh ini tidak. Bahkan, BK memilih tim juri yang diambilkan dari masing-masing fraksi. Soal penilaiannya pun dilakukan secara terbuka. (ganang/priyanto)

Berita Terkait

  • UNBK Digelar, Dewan Ingatkan Tegal Hati-hati Gunakan Android

    TEGAL – Komisi E DPRD Jateng melakukan pantauan ke sejumlah daerah yang kini sedang melaksanakan ujian nasional berbasis computer (UNBK) SMA sederajat, salah satunya ke Kota Tegal, Kamis (11/4/2019). Saat berdialog dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan XI Samsudin bersama jajarannya, Anggota Komisi E DPRD Jateng Adi Rustanto mengingatkan perlunya kehati-hatian saat melaksanakan kebijakan dan peraturan UNBK seperti penggunaan sinyal android selama ujian berlangsung.

  • DIALOG 4 PILAR: Perbankan Harus Dirasakan Masyarakat

    GEDUNG BERLIAN – Fungsi perbankan harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Demikian penegasan anggota Komisi C DPRD Jateng Agung Budi Margono saat menjadi narasumber dalam acara “Dialog 4 Pilar Kebangsaan: Perbankan untuk Keadilan Sosial bagi Seluruh Masyarakat”, Jumat (14/5/2022). Turut menjadi narasumber dari akademisi yakni Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Hadi Winoto dan Direktur Bisnis Dana Jasa dan UMKM Bank Jateng Irianto Harko Saputro.

  • Komisi E Setuju Ada Pembaruan DTKS

    YOGYAKARTA – Jajaran Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah berkunjung ke Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (24/5/2023). Kunjungan itu dilakukan guna pendalaman mengenai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Komisi E ingin mengetahui pola pemasukkan data yang dijadikan acuan dalam program penanganan fakir miskin maupun penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Yogyakarta.

  • Distribusi Vaksin ke Rembang Masih Rendah

    REMBANG – Dalam pantauan program vaksinasi di Kabupaten Rembang, baru-baru ini, Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendengar bahwa distribusi vaksin ke daerah Jateng bagian timur itu masih sangat rendah. Seperti diungkapkan Bupati Rembang Abdul Hafidz, rendahnya frekuensi distribusi tersebut membuat Rembang kesulitan dalam percepatan vaksinasi.