Tangani Corona, RS Rujukan Masih Minim VTM

IMG 20200323 WA0047

BAHAS CORONA. Bambang Kribo saat membahas penanganan Covid-19 di Jateng bersama jajaran dinkes kabupaten/ kota dan direktur RS rujukan Covid-19, di RSUD Ungaran Kabupaten Semarang, Senin (22/3/2020). (foto dokumentasi humas)

UNGARAN – Di masa pandemi penyakit Virus Corona (Corona Virus Disease-2019/ Covid-19) ini, rumah sakit (RS) rujukan di Provinsi Jateng mengalami beberapa kendala dalam penanganan pasien. Di antaranya kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) berupa pakaian panjang mirip astronot atau hazmat (hazardous materials), Dokter Spesialis Paru, dan Virus Transport Media (VTM).

Sebagai informasi, VTM adalah media untuk membawa sampel swab atau hasil usapan saluran pernapasan. VTM itu berguna untuk menjaga agar spesimen dalam kondisi aman dan tidak terkontaminasi saat proses pengepakan dan pengiriman untuk selanjutnya diperiksa di laboratorium.

“Yang paling menonjol adalah sangat kurangnya VTM. Bahkan, beberapa rumah sakit seperti RSUD Blora mengaku tidak punya sama sekali,” ungkap Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto, usai mengikuti Teleconference Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dengan jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten/ kota dan direktur rumah sakit rujukan Covid-19, di RSUD Ungaran Kabupaten Semarang, Senin (22/3/2020).

Politisi yang akrab disapa Bambang Kribo meminta jajaran Dinkes dan rumah sakit untuk segera memberikan informasi kalau ada yang mengetahui contact person produsen VTM. Tidak hanya itu, guna mengantisipasi melonjaknya pasien Covid-19, ia juga minta Gubernur melakukan antisipasi dengan menyiapkan gedung-gedung kosong sebagai rumah sakit darurat Covid-19.

“Asrama haji Donohudan misalnya, bisa difungsikan sementara sebagai rumah sakit darurat Corona,” sarannya.

Pada kesempatan tersebut, ia tidak lupa menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi para dokter, perawat, bidan, dan semua praktisi kesehatan yang telah berjuang di garda terdepan melayani masyarakat melawan Corona. “Apresiasi dan penghargaan yang tinggi buat para dokter, perawat, bidan dan semua yang terlibat. Saya ikut berdoa semoga teman teman tetap sehat,” harapnya.

KEBIJAKAN ANGGARAN

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Semarang itu juga berharap jajaran DPRD kabupaten/ kota se Jateng longgar dalam kebijakan keuangan khususnya untuk penanganan dampak Corona. “Pihak pelaksana lapangan saya minta melakukan tindakan-tindakan taktis dengan anggaran yang ada, yang penting jangan dikorupsi,” tegasnya.

Penyebaran Virus Corona di Jateng saat ini terus mengalami peningkatan. Data di situs resmi pemprov corona.jatengprov.go.id menyebutkan, update terakhir pada Senin (23/3/2020) pukul 17:00 WIB ada 15 kasus positif Covid-19, 12 diantaranya masih dirawat intensif dan 3 meninggal dunia. 

Ke-12 kasus itu dirawat di RS rujukan yakni 4 kasus di RS Dr. Moewardi Solo, 4 di RS Dr. Kariadi Semarang, 1 di RS Tidar Magelang, 1 di RS Wongso Negoro Semarang, 1 di RSUD Kraton Pekalongan, dan 1 di RS Margono Purwokerto. Untuk 3 kasus meninggal, ada 2 di RS Dr. Moewardi Solo dan 1 di RS Dr. Kariadi Semarang. Disamping itu, ada 206 pasien dalam pengawasan (PDP) dan 2.644 orang dalam pantauan (ODP). (humas/ariel)

Berita Terkait

  • Ketua Komisi E Hadiri Ruangguru Summit Jawa Tengah

    SEMARANG – Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid hadir dalam acara Ruangguru Summit Jawa Tengah, Jumat (3/5/2024). Acara yang bertajuk “Peningkatan Kualitas Lulusan SMA di Jawa Tengah menuju Perguruan Tinggi Impian” ini dihadiri oleh pejabat pemerintah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, para kepala sekolah, dan pemerhati pendidikan dari sejumlah perguruan tinggi. 

  • Angka Kredit Macet BPR BKK Purwokerto & Cilacap Perlu Ditekan

    BANYUMAS – Dalam kegiatan monitoring BUMD bidang keuangan di Kabupaten Banyumas, Senin (8/5/2023), Komisi C DPRD Provinsi Jateng bertemu dengan PT. BPR BKK Purwokerto. Saat berdiskusi di ruang rapat, kinerja keuangan kedua BUMD itu menunjukkan peningkatan tapi rasio Non-Performing Loans (NPL/ kredit macet) perlu ditekan.

  • Sumanto Berharap Kajati Bawa Perbaikan Penegakan Hukum

    SEMARANG – Ketua DPRD Jateng Sumanto menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jateng di Hotel Padma, Kota Semarang, Selasa (10/6/2025). Dalam sambutannya, ia menyatakan, selama bermitra dengan Ponco Hartanto saat menjabat Kajati Jateng jalinan koordinasi antarlembaga sangat baik, khususnya dalam bantuan dan pertimbangan hukum. Kepada Hendro Dewanto, ia berharap bisa membawa penegakan hukum semakin baik.

  • Komisi D Pelajari Kebijakan Bali Terapkan Penggunaan Kendaraan Listrik

    DENPASAR – Sistem transportasi dan teknologi ramah lingkungan di Provinsi Bali menjadi perhatian khusus dari Komisi D DPRD Jawa Tengah. Sekarang ini Bali tengah menerapkan Pergub No 48/2019 tentang Penggunaan Kendaraan Listrik (EV), melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) dalam mewujudkan Nagun Sat Kerthi Loka yaitu wujud Pulau Bali yang Bersih, Asri dan Harmonis melalui program Pengembangan Energi Bersih dan Transportasi Rendah Karbon.

  • Sarif Abdillah Bangga Akan Semangat Pepabri

    HADIRI ACARA : Wakil Ketua Sementara DPRD Sarif Abdillah hadir pada puncak HUT ke 69 Pepabri di kompleks Monumen Palagan Ambarawa.(foto: setyo herlambang) AMBARAWA – Wakil Ketua Sementara DPRD Jateng Sarif Abdillah mengaku bangga dengan semangat dimiliki para purnawirawan TNI…