Ketua Komisi E Hadiri Ruangguru Summit Jawa Tengah

1714725621442

HADIR PERTEMUAN : Ketua Komisi E Abdul Hamid menghadiri Ruangguru Summit Jawa Tengah di Semarang.(foto: teguh prasetyo)

SEMARANG – Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid hadir dalam acara Ruangguru Summit Jawa Tengah, Jumat (3/5/2024). Acara yang bertajuk “Peningkatan Kualitas Lulusan SMA di Jawa Tengah menuju Perguruan Tinggi Impian” ini dihadiri oleh pejabat pemerintah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, para kepala sekolah, dan pemerhati pendidikan dari sejumlah perguruan tinggi. 

Dalam sambutannya CEO Ruangguru Aldama Belva Syah Devara menyampaikan Ruangguru Summit merupakan wadah kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang menjadi faktor kunci keberhasilan sekolah dalam mendukung siswa mencapai tujuan pendidikan yang lebih tinggi, yaitu perguruan tinggi impian. Program peningkatan kualitas pendidikan komperhensif sehingga membuka peluang lebih luas untuk meraih cita-cita siswa di dunia perguruan tinggi. 

“Dengan komitmen dan sinergi yang kuat antara Ruangguru bersama semua pihak yang hadir, kami yakin bisa menciptakan lingkungan pendidikan berkualitas untuk menghadapi masa depan siswa dengan kesiapan optimal,” ungkapnya.

Seusai acara, Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid menyampaikan, pihaknya melihat terobosan dan inovasi khususnya dalam bidang teknologi informasi pada proses pembelajaran anak-anak didik. Pemerintah provinsi lingkup kerjanya di SMA, SMK, dan SLB. Sudah ada pilot project beberapa SMA yang bekerja sama dengan Ruangguru seperti SMA 5 Kota Semarang dan SMA 3 Banyumas. Keduanya menunjukkan peningkatan penerimaan di perguruan tingginya bisa meningkat. 

“Sehingga selain bisa meningkatkan kreativitas bagi siswa itu sendiri. Dan juga potensi masuk di perguruan tinggi negeri pilihan atau perguruan tinggi impian itu bisa tercapai,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Ruangguru merupakan sebuah pengajaran berbasis online. CEO, pengurus, dan guru-gurunya didominasi oleh anak-anak muda. Diharapkan bisa berpengaruh baik terhadap Jawa Tengah. 

“Minimal di Jawa Tengah bisa meningkatkan IPM-lah. Karena selain kualitas pendidikan, minat pendidikannya itu juga harus dinaikkan,” pungkasnya.(teguh/priyanto)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).