Komisi E Minta Balkesmas Magelang Tetap Siaga

1 abalkesmas2

BERI PAPARAN. Anggota Komisi E dokter Messy Widiastuti memberikan paparan perihal kesiapsiagaan hadapi corona.(Foto: Ayuandani)

MAGELANG – Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas) Wilayah Magelang siap melakukan penanganan pertama pasien corona. Kepala Balkesmas Wilayah Magelang Sigit Setia Budi mengatakan, meski bukan sebagai tempat rujukan penanganan Covid-19 namun secara personel dan tenaga medis pun siap.

Ketua Komisi E Abdul Hamid (kanan)

Hal itu disampaikannya kepada Komisi E yang mengunjungi tempat tersebut, Kamis (19/3/2020). Dalam kunjungan itu turut hadir pula dokter Prima Kartika MKes, Sp Pr. Semula, Komisi E ingin melihat lebih jauh pelayanan di Balkesmas. Berhubung ada instruksi melarang orang masuk ke kawasan medik, akhirnya pertemuan dengan Komisi E dilakukan di aula Balkesmas.

“Kami sudah mempersiapkan tujuh wilayah di setiap kabupaten/kota Posko untuk penangan Covid-19. Layanan posko yang kami dirikan untuk Covid-19 edukasi, deteksi dini, koordinasi dan kosultasi. Upaya yang sudah kami lakukan kepada karyawan mengenai penanganan virus corona di Kota Magelang memperbanyak edukasi, publikasi lewat radio, penambahan hand sanitizier, memberikan pengarahan agar tetap tenang dan selalu mengunakan alat pelidung diri, pengetatan disinifektan ruangan, memberi masker. Membatasi pengunjung, membuka posko Covid-19 Balkesmas Magelang 24 Jam, Serta TIM Penanggulangan No 880/463/6 tgl 10/03/2020,“ jelas dokter Prima.

Menanggapi hal itu Ketua Komisi E Abdul Hamid mengatakan, seluruh anggota DPRD Jateng untuk sementara turun ke dapil masing-masing untuk melihat dan mencari solusi terkait penanganan corona.

Ia juga berharap, Komisi E kepada masing-masing pemerintah daerah agar menutup sementara waktu seluruh tempat yang menjadi perkumpulan orang-orang seperti halnya pusat perbelanjaan, tempat hiburan , dan obyek wisata”, ungkapnya.

Dr Prima Kartika Sari menambahkan Covid-19 sebagai virus misterius yang sangat cepat menyebar. Awal mula virus ini ditemukan di Wuhan, Tiongkok.

“Penyakit Covid-19 dapat bertahan di udara selama setidaknya 30 menit jadi diharapkan kepada masyarakat jika berpergian menggunakan masker. Lama waktu virus bertahan di suatu permukaan bergantung pada faktor seperti suhu dan jenis permukaan misalnya suhu sekitar 37 derajat celcius virus dapat bertahan 4 hari hingga 5 hari pada bahan kaca,kayu, kain ,logam palstik ataua kertas di himbau kepada masyarakat selalu cuci tangan atau membawa hand sanitizer jika mau berpergian,” terangnya.(tyana/priyanto)

Berita Terkait

  • PRIME TOPIC: Pemilu 2019, Jateng Adem Tentrem

    SEMARANG – Menghadapi pemilu pada 17 April 2019, Ketua DPRD Jateng Dr Rukma Setyabudi memastikan iklim masyarakat Jateng tetap ‘adem tentrem’. Demikian disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam acara ‘Dialog bersama Parlemen’ yang disiarkan Trijaya MNC FM di Hotel Gets Kota Semarang, Selasa (2/4/2019).

  • Komisi E Fokus Urusan Wajib Pendidikan dan Sosial

    SURABAYA – Komisi E DPRD Jawa Tengah melaksanakan studi banding guna mendapatkan data dan informasi terkait urusan wajib pelayanan dasar pada Bidang Pendidikan dan Bidang Sosial ke DPRD Provinsi Jawa Timur, Rabu (7/12/2022). Dalam kesempatan itu, rombongan didampingi Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah dan diterima langsung oleh anggota Komisi E DPRD Jatim Umi Zahrok dan Hari Putri Lestari di Ruang Kerja Komisi E.

  • RAPAT PARIPURNA VIRTUAL: Jateng Raih Opini WTP dari BPK

    GEDUNG BERLIAN – Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto bersama Wakil Ketua DPRD Sukirman dan Ferry Wawan Cahyono membuka rapat paripurna yang digelar secara virtual, Jumat (28/5/2021). Ada 4 agenda dalam rapat itu diantaranya penyerahan laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Jateng 2020, pemandangan umum fraksi terhadap penjelasan gubernur atas Raperda Perlindungan Nelayan Pemberdayaan Petambak Garam & Pengolah, persetujuan penetapan Raperda Perubahan Status Hukum PT PRPP menjadi perusahaan perseroan daerah (Perseroda), dan penetapan rencana kerja DPRD Provinsi Jateng 2022.

  • RAPAT PARIPURNA: Persetujuan Rekomendasi LKPj & Raperda-raperda

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (30/4/2026), DPRD Provinsi Jateng membahas soal LKPj Gubernur 2025, Raperda Pelayanan Publik, dan Raperda Pajak Daerah & Retribusi Daerah. Rapat itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Setya Arinugraha didampingi Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah dan Heri Pudyatmoko serta dihadiri Gubernur Ahmad Luthfi.