Dua RSJD Mampu Cetak Pendapatan Positif

IMG 20260525 WA0124

Dedy Endriyatno. (foto choirul amin)

SURAKARTA – Kinerja pendapatan RSJD Arif Zainudin Surakarta dan RSJD Soedjarwadi Klaten mendapat sorotan Komisi C DPRD Provinsi Jateng. Secara umum, pencapaian pendapatan kedua rumah sakit itu dinilai positif, meski masih terdapat sejumlah catatan untuk peningkatan layanan dan optimalisasi potensi pendapatan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Dedy Endriyatno, disela pembahasan dengan RSJD Arif Zainudin dan RSJD Soejarwadi di Kota Surakarta, Senin (25/5/2026). “Beberapa tadi disampaikan kinerja pelayanan rumah sakit di Jateng ada yang sudah bagus ada juga yang perlu ditingkatkan,” katanya.

Menanggapi Dewan, Direktur RSJD Arif Zainudin Surakarta Setyowati Raharjo menyampaikan pendapatan rumah sakit pada tahun berjalan mencapai Rp 11 miliar dengan target sebesar Rp 52 miliar. Artinya, baru tercapai sekitar 21%.

1000962290

“Untuk pendapatan pada 2025, pendapatan hampir mencapai target yaitu mencapai 96,65 persen. Dalam triwulan pertama pada 2026 ini telah tercapai sebesar Rp 11 miliar,” jelas Setyowati.

Sementara, Direktur RSJD Soedjarwadi Klaten Alek Jusran menjelaskan target pendapatan pada 2025 sebesar Rp 54,3 miliar dengan realisasi Rp 60 miliar, artinya telah melampaui target yaitu dengan 111,62%. Kemudian pada 2026 ini, target pendapatan RSJD Arif Zainudin ditetapkan sebesar Rp 56 miliar.

“Sumber pendapatan terbesar kami dari BLUD dan didominasi pelayanan kesehatan. Realisasi pendapatan kami tiap tahun umumnya melampaui target. Adapun pendapatan lain-lain juga naik tapi tidak terlalu signifikan,” terang Alex.

1000962294

Mendengarnya, Sekretaris Komisi C DPRD Provinsi Jateng Anton Lami Suhadi menyoroti perlunya dukungan pelaksanaan program prioritas guna meningkatkan pelayanan dan pendapatan. Ia menilai kinerja pendapatan rumah sakit secara umum sudah sangat baik. Namun demikian, perlu juga diperhitungkan layanan khusus peningkatan kinerja ke depan.

Sebagai informasi, dalam peningkatan pelayanan rumah sakit, Pemerintah Provinsi melaksanakan program prioritas daerah dengan membuka beberapa layanan prioritas. Diantaranya layanan spesialis keliling (speling), layanan fast track, layanan online psikologi gratis (logis), dan cek kesehatan gratis. (choirul/red.)

Berita Terkait