Media Lokal Harus Mampu Bertransformasi

IMG 20260523 WA0137

Sarif Abdillah. (foto teguh prasetyo)

SEMARANG – Puluhan wartawan dan pegiat jurnalisme digital dari berbagai daerah di Jateng berkumpul dalam forum ‘Jateng Media Summit 2026.’ Selama dua hari, Rabu-Kamis (20-21/5/2026), di Hotel Khas, Kota Semarang, mereka berdiskusi dan merumuskan roadmap atau peta jalan media lokal di tengah derasnya arus disrupsi digital dan gempuran media sosial.

Forum itu menjadi ruang bertukar gagasan mengenai masa depan media lokal. Terutama dalam menghadapi perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini semakin bergantung pada platform digital.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sarif Abdillah mengatakan forum tersebut memiliki arti penting bagi keberlangsungan media daerah. Membacakan sambutan Ketua DPRD Provinsi Jateng, Sarif mengatakan ‘Jateng Media Summit’ bukan sekadar ajang pertemuan insan media, melainkan ruang refleksi dan kolaborasi untuk merumuskan masa depan media lokal di Jateng.

1000959372

“Kita semua memahami bahwa kondisi industri media lokal saat ini memang sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya.

Menurut dia media lokal saat ini tengah berjuang untuk bertahan hidup. Pendapatan iklan yang selama ini menjadi penopang utama industri media kini semakin tergerus oleh dominasi platform-platform digital global yang mengambil porsi besar belanja iklan nasional. Di sisi lain, media lokal tetap dituntut menjaga kualitas jurnalistik di tengah tekanan efisiensi dan keterbatasan sumber daya.

Sarif juga mengakui kebijakan efisiensi anggaran, termasuk di sektor publikasi dan komunikasi pemerintah, turut memberikan dampak signifikan terhadap keberlangsungan banyak media daerah. “Karena itu, tantangan yang dihadapi media hari ini bukan hanya soal bertahan hidup tapi juga bagaimana mampu bertransformasi dan menemukan model bisnis baru yang lebih sehat, lebih adaptif, dan lebih berkelanjutan,” katanya.

1000959371

Meski demikian, ia meyakini media lokal masih memiliki kekuatan yang tidak dimiliki platform digital lain. Yakni, kedekatan dengan masyarakat dan pemahaman terhadap kultur daerah.

“Kedekatan dengan masyarakat, pemahaman terhadap kultur lokal, dan kemampuan menghadirkan informasi yang relevan dan membumi merupakan kekuatan utama yang harus terus diperkuat,” tuturnya.

Tak hanya itu, Ia menambahkan, media lokal juga dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam membangun peluang usaha. Menurut dia media tidak lagi bisa hanya mengandalkan iklan konvensional tapi harus mulai mengembangkan ekosistem bisnis baru seperti digital content, event, community engagement, data service, creative collaboration hingga penguatan platform berbasis langganan dan membership.

1000959366

Pada kesempatan itu, ia juga menyoroti ancaman serius berupa disinformasi, hoaks, fitnah, provokasi hingga ujaran kebencian yang menyebar cepat melalui media sosial dan berbagai kanal digital lainnya. Karena itu, lanjut dia, kehadiran media yang profesional, kredibel, dan berintegritas menjadi semakin penting sebagai penjernih informasi dan penjaga ruang publik yang sehat. Ia berharap, melalui ‘Jateng Media Summit 2026,’ lahir berbagai gagasan dan kolaborasi baru yang mampu memperkuat ekosistem media lokal agar lebih tangguh menghadapi tantangan masa depan.

“Saya percaya media lokal yang kuat akan menjadi fondasi penting bagi masyarakat yang sehat, kritis, dan demokratis,” pungkasnya. (rafdan/red.)

Berita Terkait

  • KOMISI E: Dorong Tenaga Kerja Kompetitif dan Kompeten

    KOTA BATAM – Tingkat kompetensi dan keahlian khusus bagi para pekerja di perusahan-perusahan besar ternama menjadi tolak ukur perekrutan karena sesuai dengan tingkat penghasilan yang diterima. Kota Batam menjadi magnet bagi para jobseeker disebabkan upah yang cukup tinggi dan beberapa fasilitas yang disediakan mulai dari dormitory juga akses mudah bila ingin menghabiskan waktu ke negara tetangga, Singapura.

  • Digelar, Fit & Proper Test Calon KPID Jateng

    GEDUNG BERLIAN – Komisi A DPRD Provinsi Jateng menggelar uji kepatutan dan kelayakan (fit & proper test) bagi Calon Anggota KPID periode 2021-2024. Ujian itu dilaksanakan maraton selama 2 hari mulai Jumat (29/1/2021) hingga Sabtu (30/1/2021) di Ruang Banggar, Gedung Berlian, Kota Semarang.

  • PRIME TOPIC: Pembangunan Berwawasan Lingkungan

    SEMARANG – Isu lingkungan menjadi topik hangat dalam acara ‘Dialog bersama Parlemen Jateng, Prime Topic’ yang mengambil tema ‘Pembangunan Berwawasan Lingkungan’ di Hotel Gets Kota Semarang, Senin (25/11/2019). Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng selaku pembicara utama Hadi Santoso mengatakan selama ini kewenangan pemprov terhadap lingkungan masih minim.

  • Bagus, Capaian Pendapatan Kebun Benih di Boyolali

    BOYOLALI – Komisi C DPRD Provinsi Jateng melakukan monitoring kinerja pendapatan ke Kebun Benih Tanaman Pangan & Hortikultura (TPH) Banyudono Kabupaten Boyolali, Selasa (6/10/2020). Disana, rombongan dewan bersama Darpito Budi selaku Plt. Kepala Balai Benih TPH Wilayah Surakarta Distanbun Provinsi Jateng membahas mengenai pencapaian target pendapatan asli dserah (PAD) pada tahun ini.