Dimonitor, Kinerja Bank Jateng Cabang Brebes

IMG 20251222 WA0010

SOAL KINERJA. Komisi C DPRD Provinsi Jateng memonitor perkembangan & pengelolaan kinerja keuangan Bank Jateng Cabang Brebes, Selasa (16/12/2025). (foto agung setiyo)

BREBES – Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan jajaran Bank Jateng Cabang Brebes, Selasa (16/12/2025). Tujuannya, memonitor kinerja keuangan bank tersebut selama 2025.

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto Bachrudin menyampaikan bahwa kinerja Bank Jateng Cabang Brebes selama 2025 masih banyak yang perlu dievaluasi. Menurut catatan, BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) dari target 49,90% terealisir mencapai 53,53%, yang artinya efisiensi belum tercapai.

“Kami menyarankan agar tidak hanya fokus pada volume bisnis tapi juga kualitas margin dan efisiensi perlu diperhatikan,” ujar Bambang.

Selain itu, Komisi C juga menyoroti laba pada 2025 yang tidak memenuhi target yaitu Rp 110,40 miliar. Namun, hanya bisa tercapai Rp 92,48 miliar atau hanya 83,77% dari rencana.

Bambang menekankan kualitas pertumbuhan lebih penting daripada kuantitas, ekspansi kredit harus sejalan dengan penguatan likuiditas, manajemen resiko wajib diperketat di tengah ekspansi, dan efisiensi biaya harus menjadi agenda utama di 2026.

“Bank Jateng Cabang Brebes memiliki kinerja yang cukup baik dari sisi kontribusi daerah dan UMKM. Namun, indikator keuangan utama menunjukkan sinyal peringatan dini sehingga perlu ditekankan bahwa ke depannya kinerja keuangan harus lebih berkualitas, efisien, dan berimbang agar tidak menimbulkan resiko berkepanjangan,” ujar Bambang.

Edwin Irwan Senoaji, Kepala Bank Jateng Cabang Brebes, menanggapi masukan tersebut dengan menyatakan bahwa Bank Jateng Cabang Brebes akan terus berbenah untuk memperbaiki kinerja. Harapannya, semua target yang telah direncanakan bisa tercapai.

“Terima kasih atas segala masukan dari Komisi C dan berharap Bank Jateng Cabang Brebes bisa terus berbenah sehingga target-target yang sudah direncanakan bisa tercapai dan menjadi lebih baik untuk ke depannya,” harap Edwin. (agung/ariel)

Info Lainnya

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 7 September 2026 – 13 September 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Cakupan Media Tipe mainstream…

  • Penting, Peningkatan Kesejahteraan & Perlindungan Pekerja

    GEDUNG BERLIAN – DPRD Provinsi Jateng tetap berkomitmen untuk membersamai aksi yang dilakukan oleh serikat buruh, sepanjang dilakukan secara konstruktif. Hal itu mengemuka usai Komisi E DPRD Provinsi Jateng menerima perwakilan dari buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Jateng, Kamis (10/9/2026)

  • Dibahas, Strategi Penguatan Pelayanan Kesehatan

    BANDUNG – Komisi E DPRD Provinsi Jateng menggali strategi penguatan pelayanan kesehatan dan pemerataan sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Provinsi Jabar sebagai bahan untuk memperkuat kebijakan kesehatan di Jawa Tengah. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Rabu (9/9/2026)

  • Penting, Optimalisasi Pengelolaan BUMD

    YOGYAKARTA – Komisi C DPRD Provinsi Jateng mendorong optimalisasi pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai salah satu upaya memperkuat pendapatan daerah di tengah tantangan fiskal dan berkurangnya transfer ke daerah. Hal itu mengemuka saat Komisi C bertandang ke DPRD Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Rabu (9/9/2026)