Perlu, Penguatan Fungsi Balai Benih

Screenshot 20210306

Sumanto & Ferry Wawan Cahyono. (foto muhamad faiz fuadi)

MUNGKID – Selama ini, peran balai benih milik Pemprov Jateng belum menunjukkan perannya untuk pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan masyarakat. Melihat kondisi itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng menilai perlu adanya penguatan fungsi sehingga kinerja balai benih dapat berperan maksimal.

Demikian disampaikan Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sumanto bersama Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono, saat memimpin rombongan Dewan dalam pantauan ke Kebun Benih Hortikultura (KBH) Salaman, Jalan Magelang-Purworejo Km.16 Margorejo Menoreh Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang, Rabu (3/3/2021). Dikatakan Sumanto, dalam rangka memaksimalkan peran balai, baik pertanian, perkebunan, peternakan maupun perikanan, pihaknya menginisiasi Raperda tentang Penguatan Fungsi Balai. Diharapkan pula, ke depan balai-balai itu mampu mengembangkan sistem yang modern terutama bidang riset dan teknologi.

”Dengan benih yang unggul, harapannya bisa dinikmati oleh para petani di Jateng sekaligus mampu menghasilkan produksi yang terbaik di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, maupun perikanan,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sri Marnyuni mengatakan, selain proses pembenihan, juga harus dipikirkan teknologi paska panen. “Tujuannya, proses mulai dari hulu dan sampai hilir bisa dipantau perkembangannya oleh Pemerintah,” harap Sri.

Mendengar hal itu, Plt. Kepala Balai Benih Tanaman Pangan & Holtikultura Surakarta Darpito Budi mengatakan KBH Salaman mempunyai visi sebagai penyedia Benih Holtikultura bermutu varietas unggul sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengaku sangat apresiatif dengan munculnya Raperda Penguatan Fungsi Balai tersebut. 

“Raperda itu nantinya sangat membantu karena akan menampung kebutuhan balai, baik dari sisi teknologi infrastruktur maupun sumberdaya manusianya,” kata Darpito.

Sebagai informasi, saat ini KBH Salaman mem­produksi beberapa benih ta­naman hortikultura seperti pisang raja bulu kuning, jeruk keprok Grabag, klengkeng, duri­an, dan masih banyak lagi. Dari semua produk tadi, yang menjadi andalan adalah benih pisang raja bulu kuning. (faiz/ariel)

Berita Terkait

  • PODCAST: Perlunya Pengawasan Siaran Menjelang Pemilu 2024

    GEDUNG BERLIAN – Peran media massa dan parpol dalam Pemilu 2024 menjadi tema podcast yang digelar di Ruang Rapim Lantai 1 Gedung Berlian, Rabu (29/3/2023). Dalam podcast itu, hadir Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Djoni Kristijanto, Ketua Bawaslu Jateng Muhammad Amin, dan Komisioner KPID Jateng Ari Yusmindarsih.

  • Pemda Wajib Tindak Lanjuti Laporan BPK

    BATANG – Komisi E didampingi Kasubbag Evaluasi Inspektorat Provinsi Jawa Tengah Sri Rahayuningsih dan Kabid Program Disdikbud Provinsi Jawa Tengah Robberto Agung mengunjungi SMK Negeri 1 Kandeman, Batang, guna mengevaluasi tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemprov Jawa Tengah Tahun Anggaran 2021, Selasa (22/11/2021). Kunjungan tersebut disambut oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Jawa Tengah Ernest Ceti dan Kepala SMK N 1 Kandeman Suyanta.

  • Berikut Calon Komisioner Terpilih KPID Jateng 2021-2024

    GEDUNG BERLIAN – Setelah Komisi A DPRD Provinsi Jateng menggelar uji kepatutan dan kelayakan (fit & proper test) bagi 14 Calon Anggota KPID Jateng periode 2021-2024 selama 2 hari (29-30/1/2021), di ruang Banggar Gedung Berlian, Kota Semarang, akhirnya dilaksanakan pemilihan Calon Anggota KPID Jateng. Pemilihan itu dilakukan dengan pemungutan suara dari masing-masing Anggota Komisi A.