FOCUS GROUP DISCUSSION : Kerja Sama Masyarakat & Kepolisian untuk Kondusivitas Lingkungan

WhatsApp Image 2022 04 24 at 13.52.25(1)

NARASUMBER : Wakil Ketua DPRD Quatly A Alkatiri menjadi narasumber dalam Focus Grup Discussion (FGD) Pimpinan DPRD Jawa Tengah: “Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Tugas Kita Bersama” di Sukoharjo, Minggu (24/4/2022).(foto: cahya depe)

SURAKARTA – Keterwujudan keamanan dan ketertiban suatu wilayah merupakan bentuk sinergi antara masyarakat dengan penegak hukum dalam hal ini kepolisian. Wakil Ketua DPRD Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri mengungkapkan, sinergi itu bisa dalam bentuk komunikasi yang harmonis antarkeduanya.  

Hal itu ditekankannya dalam Focus Grup Discussion (FGD) Pimpinan DPRD Jawa Tengah: “Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Tugas Kita Bersama” di Sukoharjo, Minggu (24/4/2022).

“Saya kira perlu ada kerja sama antara pihak kepolisian dan masyarakat, baik itu dalam komunikasi, pembinaan hukum, ataupun dalam pembentukan masyarakat sadar hukum, sehingga ada hubungan yang baik dari aparat kepolisian dengan masyarakat untuk terciptanya keamanan dan ketertiban”, kata politikus PKS tersebut.

Pembicara lain dalam acara tersebut, Kasat Binmas Polres Sukoharjo AKP Retna Wiyarti juga sependapat bahwasanya semua pihak perlu bersinergi. Kepolisian tidak mungkin mengawasi semua wilayah dalam kurun 24 jam penuh. Tentu diperlukan bantuan dari masyarakat, peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan kondusivitas keamanan lingkungan.

“Tanpa di dukung peran masyarakat, peran kami akan pincang, masyarakat harus berperan serta aktif mendukung TNI-Polri untuk menjaga lingkungan agar kondusif, senantiasa memberikan info kepada pihak aparat, jangan takut melapor karena kami dari pihak kepolisian butuh laporan tersebut. Kami akan menjalankan fungai sebagai pengemban kamtibmas, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” tegas Retna Wiyarti.

Diakhir acara diskusi AKP Retna Wiyarti juga berpesan bahwasanya saat ini dengan kemajuan teknologi digital, banyak cara cara mudah pelaporan terhadap pelanggaran- pelanggaran yang terjadi, diantara bisa lewat medsos dengan berbagai platform media, dan tentunya aduan-aduan yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.(cahya/priyanto)

Berita Terkait

  • BKK Jateng Cabang Salatiga Perlu Fokus Layanan Nasabah

    SALATIGA – Meski angka non-performing loans (NPL/ kredit macet) di Kantor Cabang Salatiga PT BKK Jateng (perseroda) masih cukup rendah, namun Dewan tetap meminta pelayanan terhadap nasabah masih perlu ditingkatkan. Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Sriyanto Saputro, saat memimpin rombongannya ke Kantor Cabang Salatiga PT BKK Jateng (perseroda), Kamis (27/5/2021).

  • Dipantau, Proyek Jembatan Nguter Lama Wonogiri

    WONOGIRI – Komisi D DPRD Provinsi Jateng meninjau proyek pembangunan Jembatan Nguter Lama yang dibangun diruas Jalan Nguter-Nambangan Desa Nambangan Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri, Rabu (2/6/2021). Dalam pantauan itu, Ketua Komisi D Alwin Basri mengatakan pihaknya sengaja datang untuk memantau langsung progres pengerjaan.

  • Perlu, Penguatan Fungsi Balai Benih

    MUNGKID – Selama ini, peran balai benih milik Pemprov Jateng belum menunjukkan perannya untuk pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan masyarakat. Melihat kondisi itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng menilai perlu adanya penguatan fungsi sehingga kinerja balai benih dapat berperan maksimal.

  • Sinergitas Pentahelix Jaga Harmonisasi di Jateng

    GUBERNURAN – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) kembali menggelar rapat bersama secara daring di Grhadika Bhakti Praja, Jalan Pahlawanan Nomor 9 Kota Semarang, Rabu (7/4/2021), membahas soal harmonisasi dan rasa aman beribadah di tengah pandemi Covid-19. Dalam rapat itu, Gubernur Ganjar Pranowo meminta semua pihak berperan menjaga keharmonisan dan kerukunan meski pandemi belum usai.