Stok Beras di Jateng Aman, Sejumlah Daerah Mulai Panen Raya

WhatsApp Image 2023 11 05 at 20.33.25

KUNJUNGAN DAERAH : Ketua Komisi B Sarno berbincang dengan pihak pengelola gudang terkait stok beras untuk Jateg sampai 2024.(foto: mentaripagi)

MUNGKID – Komisi B berkunjung ke gudang cadangan pangan di Desa Krincing, Kecamatan Secang,  Kabupaten Magelang, Jumat (3/11/2023). Gudang tersebut milik Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah.

Kunjungan dipimpinan ;langsung oleh Ketua Komisi B Sarno. Pada kesempatan itu, Sarno menyampaikan, kunjungan dimaksudkan  dalam mencari data dan masukan tentang kedaulatan pangan di Jawa Tengah. Kaitannya dengan Raperda yang akan disusun.

“Bagaimana kita harus memastikan ketersediaan pangan dan juga menyejahterakan para petani, Jangan sampai para petani mogok seperti yang dilakukan para buruh pabrik, jika hal itu terjadi, maka negara akan hancur” , katanya.

Harus selalu ada koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk cadangn pangan tahun depan. “Kami berharap ketersediaan pangan di Jateng ini jangan sampai kosong, dari dinas butuh anggran berapa, semua bisa dikomunikasikan,” sambungnya.

Sri Brotorini selaku Kabid Ketersedian dan Stabilisasi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, sampai saat ini ketersediaan bahan pangan masih aman. Dari 35 kabupaten/kota di Jawa tengah, ada dua kabupaten belum panen yaitu Batang dan Jepara.

Dia juga menyampaikan untuk anggran masih butuh yang lebih besar lagi untuk stok cadangan di tahun depan. “Mohon dari bapak ibu anggota Komisi B bisa mensupport lebih banyak lagi  kepada kami sehingga kami benar-benar tidak khawatir dengan stok cadangan pangan utuk masyarakat Jawa Tengah,” lanjutnya.

Secara keseluruhan pasokan pangan di Jawa Tengah dinyatakan masih aman. Stok beras di Jateng 2023 mencapai 6,37 juta ton lebih, sedangkan kebutuhannya hanya 3,96 juta ton. Dengan demikian, masih terdapat surplus 2,41 juta ton.  Mendengar hal tersebut, Sarno berjanji akan selalu mendukung kinerja Dians Ketahanan Pangan untuk kesejahteraan masyarakat. Sdelanjutnya Komisi B melihat langsung ketersedianan bahan pangan di gudang belakang.(mentari/priyanto)

Info Lainnya

  • Warga Mojogedang Antusias Hijaukan Sungai

    KARANGANYAR – Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang merasa senang adanya kegiatan penanaman di sekitar bantaran sungai. Kegiatan yang dinamakan ‘Jogo Kali Merawat Bumi’ digalakkan Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto bertujuan untuk menghijaukan area sekitar sungai supaya mengoptimalkan fungsi penyimpanan air sehingga keberadaan belik atau mata air ada lagi.

  • RAPAT PARIPURNA: Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal 

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (2/7/2026), Komisi E DPRD Provinsi Jateng memberikan penjelasan tentang Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal. Disampaikan oleh Anggota Komisi E, Jafar Shodiq, raperda itu didasarkan atas tingginya kontribusi tenaga kerja informal memberikan kontribusi besar dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran. 

  • Bahas Panti Sosial, Risiko Penularan TBC Disorot

    SURABAYA — Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak Pemerintah Provinsi segera membenahi standard operating procedure (SOP) dari pengelolaan panti rehabilitasi sosial. Pasalnya, penataan penanganan pasien dengan penyakit menular dinilai masih sangat longgar dan mengancam keselamatan penghuni panti lainnya.

  • Pengelolaan Aset Jalan Dapat Berkontribusi PAD

    YOGYAKARTA — Penyusunan Raperda tentang Standardisasi Penyelenggaraan Jalan Provinsi tidak hanya mengatur aspek teknis pembangunan dan pemeliharaan jalan tapi juga pemanfaatan aset jalan secara optimal. Komisi D DPRD Provinsi Jateng menilai pengaturan tersebut dapat menjadi instrumen baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).