Susun Raperda Kemiskinan, Komisi E Sambangi Desa Kepuhsari Wonogiri

094A3952

SOAL KEMISKINAN. Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi soal kemiskinan di Pendopo Desa Kepuhsari Kecamatan Manyaran Kabupaten Wonogiri, Senin (10/3/2025). (foto azamazam)

WONOGIRI – Raperda Penanggulangan Kemiskinan kini menjadi prioritas Komisi E DPRD Provinsi Jateng. Untuk itu, Komisi E melakukan pengayaan data dan informasi ke sejumlah daerah, salah satunya menyambangi Desa Kepuhsari Kecamatan Manyaran Kabupaten Wonogiri.

Saat berdiskusi di pendopo desa, Senin (10/3/2025), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Wonogiri Heru Utomo mengakui persoalan kemiskinan masih tinggi atau saat ini mencapai 10,71%. Meski begitu, pihaknya terus berupaya menekan angka kemiskinan dengan strategi perencanaan.

“Kami berharap, dengan perencanaan yang lebih baik, tingkat kemiskinan di Wonogiri bisa berkurang sekaligus ikut menurunkan kemiskinan di Jateng,” harap Heru.

Mendengarnya, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Messy Widiastuti mengatakan raperda itu disusun agar persoalan kemiskinan di Jateng segera teratasi dengan baik. Dalam penyusunan raperda, Komisi E akan mengambil sampel di 8 kabupaten dengan tingkat kemiskinan tinggi.

“Harapan kami, data dan informasi yang kami peroleh tersebut bisa dikaji untuk masuk dalam raperda sehingga nanti upaya penanggulangan dapat tepat sasaran,” harap Messy.

Sebagai informasi, dalam diskusi di pendopo desa, Komisi E melihat kondisi Desa Kepuhsari cukup baik. Hal itu mengingat ada beberapa potensi desa seperti pariwisata dan BUMDes yang sudah berjalan.

Secara data, jumlah penduduk Desa Kepuhsari sebanyak 5.390 jiwa. Dari angka itu, ada 71 unit RTLH, rumah belum punya listrik 52 unit, dan rumah tidak punya jamban ada 15 unit. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • Banmus Paparkan Program Proaktif kepada DPRD Rembang

    GEDUNG BERLIAN – Rombongan DPRD Rembang pada Selasa (19/7/2022) ke DPRD Jateng terkait peningkatan fungsi kapasitas anggota dewan.  Menerima rombongan, sejumlah anggota DPRD Jateng dari Komisi E Yudi Indras, Padmasari Mestika (Komisi C) dan Sri Marnyuni (Sekretaris Komisi B) di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Jateng, Gedung Berlian, Selasa (19/07/2022).

  • BPBD Wajib Rutin Gelar Simulasi Penanganan Kebencanaan

    UNGARAN – Memasuki musim hujan, hendaknya seluruh aparatur maupun satuan tugas penanggungalan bencana untuk siaga akan bencana alam yang dimungkinkan terjadi. Provinsi Jawa Tengah masuk daerah rawan bencana alam seperti longsor, angin kencang, banjir.

  • Waduk Cengklik Sepatutnya Diotimalkan Jadi Destinasi Unggulan

    BOYOLALI – Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah berkunjung ke Waduk Cengklik di Kabupaten Boyolali, Selasa (27/02/2024). Kunjungan dimaksudkan untuk menggali informasi terkait pengembangan waduk untuk bisa dijadikan area destinasi wisata tersebut. Kepada Komisi B DPRD Jateng, Kariyono selaku Sekretaris Disporapar Kabupaten Boyolali menjelaskan Waduk Cengklik dibangun pada masa pemerintah kolonial hindia belanda sekitar tahun 1930.

  • Pansus RTRW Kaji Berkurangnya Kawasan Hutan di Jateng

    JAKARTA – Pembahasan Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Pansus DPRD Jateng, Kamis (6/7/2023), menyambangi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta. Pada kunjungan itu, pansus diterima Direktorat Rencana Penggunaan dan Pembentukan Wilayah Pengelolaan Hutan Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan.