Puluhan Mahasiswa Unnes Gelar Tur ke Gedung Berlian

IMG 20231005 WA0022

DISKUSI MAHASISWA. Setwan Provinsi Jateng menyambut dan berdiskusi Mahasiswa Unnes di Lantai 4 Ruang Banggar Gedung Berlian, Kamis (5/10/2023). (foto setyo herlambang)

GEDUNG BERLIAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (DPM KM) Universitas Negeri Semarang (Unnes) berkunjung ke Gedung Berlian, Kamis (5/10/2023). Disana, mereka berniat untuk memahami seluk beluk seputar DPRD Provinsi Jateng.

Diterima Kabag Persidangan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jateng Edy Iswanto dan Kasubbag Protokol Bagian Humas Donny A. Kurnianto di Ruang Badan Anggaran Lantai 4. Saat berdiskusi, Edy menjelaskan mengenai tupoksi DPRD dan beberapa kegiatan kedewanan.

“Kalian sebagai mahasiswa harus memahami tugas-tugas Dewan, termasuk fungsi kedewanan bagi masyarakat. Dengan begitu, kalian akan paham seperti apa itu lembaga legislatif,” katanya.

Salah satu mahasiswa, Maulana, menanyakan soal cara penyampaian aspirasi ke Anggota Dewan. “Bagaimana kita menyampaikan aspirasi, jika masyarakat membutuhkan bantuan,” tanya Maulana.

Menjawabnya, Edy mengatakan setiap Anggota Dewan berasal dari sejumlah daerah pemilihan (Dapil) yang ada di Provinsi Jateng. Dari situ, Dewan kerap terjun ke dapil untuk menampung aspirasi dari masyarakat/ konstituennya.

“Setelah sejumlah aspirasi tertampung, maka akan masuk ke setiap fraksi parpol atau komisi yang ada di DPRD dan kemudian dibahas bersama,” ucapnya.

Para mahasiswa tampak antusias dalam sesi tanya jawab mengenai kedewanan. Usai berdiskusi, mereka diajak untuk melihat secara langsung sejumlah ruangan di Gedung Berlian seperti Ruang Rapat Paripurna di Lantai 4 dan Ruang Jaringan Dokumentasi Informasi & Hukum (JDIH) di Lantai 2. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • Pesan Quatly, Generasi Milenial Harus Cermat Bersosial Media

    SURAKARTA – Meningkatnya isu suku, agama, ras, antar golongan (SARA) yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila terus bertambah dewasa ini. Banyak di antara mereka melakukannya melalui akun-akun media sosial seperti Facebook, Instagram hingga Twitter. Media digital tidak lagi menjadi ajang menanamkan karakter dan moral Pancasila, namun yang terjadi justru sebaliknya.

  • Perlunya Penguatan SMK di Jateng

    SAMARINDA – Komisi E DPRD Provinsi Jateng terus mendorong penguatan pendidikan vokasi agar lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) benar-benar siap memasuki dunia kerja. Langkah itu dilakukan menyusul tingginya angka pengangguran yang justru berasal dari lulusan sekolah kejuruan di Jateng.

  • Kompetensi Siswa Kejuruan Jadi Prioritas

    KENDAL – Kompetensi siswa kejuruan hendaknya lebih ditingkatkan. Siswa sekolah vokasi dituntut memiliki keahlian dibandingkan siswa sekolah umum. Penegasan itu disampaikan anggota Komisi E Muh Zen saat memimpin rombongan DPRD Jateng mengunjungi SMK Negeri 3 di Boja, Kendal, Selasa (23/7/2019).