Pengembangan Spot Bendung Lepen Mrican Patut Dicontoh

1 alepen12

TABUR PAKAN. Ketua Komisi B Sumanto sedang menabur pakan ikan nila di Bendung Lepen Mrican, Kota Yogyakarta. (foto atson hargi artha dinata)

YOGYAKARTA – Komisi B DPRD Jateng dibuat terperangah dengan capaian yang dilakukan warga dukuh Mrican, Kampung Giwangan, Kemantren Umbulharjo, Kapenewon Kota Yogyakarta. warga setempat mampu menyulap saluran irigasi di pinggiran Kali Gajah Wong menjadi sebuah spot wisata menarik dinamakan Bendung Lepen Mrican.

Di tempat itu tak hanya air yang mengalir jernih, ribuan ikan nila berwarna jingga mengisi saluran tersebut. Tentu saja kawanan ikan itu mampu menyedot wisatawan untuk menikmati suasana tempat itu.

Dengan pemberdayaan masyarakat itulah menjadikan Komisi B ingin ada upaya serupa di Jateng. Pada Kamis (8/4/2021), komisi yang membidangi masalah perekonomian melakukan studi banding di tempat itu. Turut hadir dalam pertemuan itu, Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono. Rombongan diterima Mantri Pamong Praja Umbulharjo Drs Rumpis Trimintarta beserta Lurah Giwangan Anggit Safrudin.

Anggit menjelaskan, ada keinginan kuat warga ingin menyulap kawasan pinggiran Kota Jogja secara bertahap yang semula dari kampung taqwa menjadi kampung wisata.

Ketua Komisi B Sumanto menyatakan, pengembangan sungai sekarang menjadi tren. Karena itulah dia mengapresiasi masyarakat setempat yang ingin kampung tersebut menjadi salah satu destinasi wisata di Yogyakarta.

Hal serupa dilontarkan Ferry. Konsep masyarakat Giwangan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Roda perekonomian berputar. Ia pun turut memberikan apresiasi dengan langkah warga setempat.

Yanto yang didaulat menjadi Ketua Paguyuban Wisata Gajah Wong mengakui adanya campur tangan balai besar pemerintah, polri-TNI serta peran masyarakat, perguruan tinggi yakni UGM,UPN. Penggiat sungai itu mengatakan akan tetap menjalin kerja sama dengan Jawa Tengah untuk memajukan wisata kampung / desa.

Pubudi Wahyuni, akedimisi UPN menyakatan, sebagai akademisi perguruan tinggi mengakui pendampingan yang dilakukannya merupakan bentuk dari penjabaran tri darma perguruan tinggi yakni pengabdian masyarakat.

“Ketika kami dilibatkan maka kami bersama-sama, mendesain dan ikut mengusulkan ke pemerintah dengan konsep data yang riil,” ucapnya.(soni/priyanto)

Berita Terkait

  • DPRD Kota Yogya Sepakat Pilkada Butuh Dana Cadangan

    GEDUNG BERLIAN – Pengelolaan dana cadangan pilkada di Jateng menarik minat pihak Badan Anggaran DPRD Provinsi DI Yogyakarta. Selasa (12/9/2023), bertempat di Ruang Rapat Banggar Lt IV itu, pimpinan rombongan dari DPRD DIY Danang Wahyu Broto berdiskusi langsung dengan Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono. Turut serta dalam pertemuan itu dari BPKAD dan Bappenda.

  • MUNAS ADPSI 2019: Rekomendasi Disampaikan ke Presiden

    LAMPUNG – Asosiasi Dewan Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) dan Forum Komunikasi Sekretaris Dewan (Forkom Sekwan) se-Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung selama tiga hari mulai Senin (9/12/2019) sampai Rabu (12/12/2019).

  • TEMU MEDIA: Kesiapan Pilkada di Masa New Normal

    SEMARANG – Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto kembali menggelar kegiatan pertemuan dengan sejumlah awak media di Restoran Pesta Keboen, Jalan Veteran Kota Semarang, yang membahas kesiapan Pilkada Serentak 2020 di provinsi ini, Selasa (8/9/2020). Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa saat ini persiapan gelaran pilkada di masa adaptasi kebiasaan baru (New Normal) sudah sangat baik.