JADI NARASUMBER: Sekretarias Komisi B M Ngainirrichadl menjadi narasumber dalam acara Media Tradisional dengan tema “Nguri-uri Kesenian Tradisional sebagai Perekat Kebersamaan”, di Aula Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung.(foto: rafdhan raharjo)
TEMANGGUNG – Pementasan seni tari Kubro Siswo memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Desa Mergowati. Hal itu dapat dilihat dari ramainya pengunjung yang hadir dalam acara Media Tradisional dengan tema “Nguri-uri Kesenian Tradisional sebagai Perekat Kebersamaan”, di Aula Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Sabtu (11/2/2023). Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah M. Ngainirrichadl hadir sebagai salah satu narasumber.

Tarian Kubro Siswo merupakan kesenian tradisional yang menyajikan tarian dan dibarengi dengan shalawat. Terjadi akulturasi antara kesenian tradisional dengan budaya Islam. Salah satu latar belakang dari kesenian ini adalah membantu penyebaran agama Islam dan juga berperan dalam melawan penjajah.
Richad mengatakan kesenian tradisional tetap perlu dilestarikan supaya tidak tergerus perkembangan zaman. Ia juga menegaskan dengan tarian tradisional mampu menjaga kebersamaan antarsesama masyarakat.
“Saya berharap anak anak zaman sekarang lebih mengenal tarian tradisional daripada lagu lagu masa kini” terang Ricad sapaan akrabnya

Selanjutnya, Dzeaol Lami selaku narasumber mengatakan bahwa kesenian tradisional yang membawa agama Islam akan menjadi sarana dakwah yang mudah diterima oleh masyarakat.
“Kesenian Kubro Siswo merupakan salah satu contoh seni tradisional yang berbau agama Islam sehingga kesenian ini dapat digunakan untuk menyebarkan agama Islam di masyarakat sekitar dan menjadikan masyarakat untul lebih ingat kepada Tuhan” terang Lami
Diakhir dialog, Ricadl menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam melestarikan kebudayaan. Perlu adanya sosialisasi yg terus menerus kepada masyarakat agar seni tradisional dapat diterima. Ia juga berharap bahwa dengan kesenian ini terjalin kerukunan antar masyarakat.(ayu/priyanto)








