• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Kreativitas Jadi Kunci Pengembangan Wisata

17/09/2020
in BERITA, KOMISI B
Kreativitas Jadi Kunci Pengembangan Wisata

BAHAS PARIWISATA : Sejumlah narasumber membahas konsep pariwisata pada masa pandemi Covid-19.(Foto: Dewi Sekarsari)

SEMARANG – Kreativitas pengelola tempat pariwisata mutlak dilakukan untuk sekarang ini supaya bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19. Namun demikian terobosan itu tidak mengurangi pengetatan pelaksanaan protokol kesehatan supaya pandemi ini tidak meluas.

Penekanan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi B DPRD Jateng Muhammad Ngainirrichaldl saat menjadi narasumber dalam acara Prime Topic mengambil tema “Mengembangkan Paradigma Pariwisata” di Red Rabbit Resto Semarang, Kamis (17/9). Turut menjadi narasumber lain adalah Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Sinoeng N Rachmadi dan Dosen FEB UKSW Salatiga, Eko Suseno.

Richadl menjelaskan, sekarang ini konsep wisata telah bergeser seiring dengan perkembangan zaman. Paradigma lama, konsep pariwisata menekankan pada konsep jumlah atau quatity tourism. Dalam arti menarik wisatawan dalam jumlah yang banyak. Selanjutnya di era 1980 an, paradigma bergeser pada wisata alternatif. Selanjutnya 30 tahun kemudian di era 2010 an konsep pariwisata berubah seiring mulai dipahaminya mengenai fungsi dan arti pariwisata baik dari sisi pelaku, objek serta keterlibatan wisatawan yakni quality tourism. Fokus pendekatannya lebih pada partisipatif ketimbang profit.

“Pada 2020 ini,muncul paradigma pariwisata baru yang lahir akibat pandemi covid-19 yakni paradigma next normal tourism, paradigma ini terdiri atas keselamatan sebagi andalan utama, kemudian surprising dalam pengembangannya dan peningkatan kesadaran diri,” ucap dia.

Dari konsep itulah harus ada terobosan baru yang mesti ditempuh guna menghidupkan kembali industri pariwisata. Untuk itu, perlu penawaran paket-paket wisata yang memungkinkan untuk dilakukan satu hari. Selain itu, alangkah bagusnya jika dikombinasikan dengan pendidikan.

“Saat ini banyak siswa yang masih belajar daring. Namun bisa saja sesekali, dibuat paket wisata edukasi. Guru dan siswa belajar di lokasi wisata. Pelajaran kan tidak harus di dalam kelas. Sehingga itu bisa jadi pengalaman baru bagi siswa, tidak membosankan dan menguntungkan dunia pariwisata,” ujar Richadl.

Menurut politikus PPP tersebut, secara teknis pariwisata dengan menggandeng pihak sekolah bisa dilakukan. Misalkan paket wisata yang ditawarkan di objek wisata yang hampir berdekatan seperti di Tawangmangu dan Telaga Sarangan. Alangkah bagusnya jika pengembangan objek wisata di wilayah perbatasan juga bekerjasama antar provinsi. Namun sekali lagi ia mengingatkan jika protokol kesehatan wajib dilakukan dengan ketat.

Selanjutnya Sinoeng N Rachmadi menjelaskan capaian industri pariwisata di masa pandemi ini terjun bebas. Di awal masa pandemi, dari 1.083 hotel ada 115 hotel yang tutup. Belum lama ini sudah buka kembali 35-45% namun ada sebagian pegawai yang dirumahkan. Menurut Sinoeng, peran masyarakat begitu penting dalam menghidupkan kembali pariwisata.

“Di satu sisi, pelaku industri pariwisata memastikan lokasi yang dikunjungi sudah disterilkan. Di lain pihak, masyarakat juga memastikan dirinya menjalankan protokol kesehatan,” kata Sinoeng.(evi/priyanto)

Previous Post

DPRD Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan

Next Post

Setwan Pamerkan Sipelawan ke DKI

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Inovasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik
BERITA

Inovasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik

25/02/2026
Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Pentingnya Pembaruan Aturan Sempadan Sungai

24/02/2026
Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi
BERITA

Ingin Berkebun? Agro Edukasi Alpukat Magelang Layak Dikunjungi

24/02/2026
Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah
BERITA

Perguruan Tinggi Berperan dalam Peningkatan SDM & Riset Daerah

20/02/2026
Sektor Industri & Pariwisata Mampu Jadi Kunci Ekonomi Jateng
BERITA

Sektor Industri & Pariwisata Mampu Jadi Kunci Ekonomi Jateng

20/02/2026
Komisi C & BPKA DIY Diskusikan Pengembangan BUMD
BERITA

Komisi C & BPKA DIY Diskusikan Pengembangan BUMD

07/02/2026
Next Post
Setwan Pamerkan Sipelawan ke DKI

Setwan Pamerkan Sipelawan ke DKI

WORKSHOP DPRD: Studi Analisis RAPBD 2020

WORKSHOP DPRD: Studi Analisis RAPBD 2020

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah