Kreativitas Jadi Kunci Pengembangan Wisata

IMG

BAHAS PARIWISATA : Sejumlah narasumber membahas konsep pariwisata pada masa pandemi Covid-19.(Foto: Dewi Sekarsari)

SEMARANG – Kreativitas pengelola tempat pariwisata mutlak dilakukan untuk sekarang ini supaya bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19. Namun demikian terobosan itu tidak mengurangi pengetatan pelaksanaan protokol kesehatan supaya pandemi ini tidak meluas.

Penekanan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi B DPRD Jateng Muhammad Ngainirrichaldl saat menjadi narasumber dalam acara Prime Topic mengambil tema “Mengembangkan Paradigma Pariwisata” di Red Rabbit Resto Semarang, Kamis (17/9). Turut menjadi narasumber lain adalah Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Sinoeng N Rachmadi dan Dosen FEB UKSW Salatiga, Eko Suseno.

Richadl menjelaskan, sekarang ini konsep wisata telah bergeser seiring dengan perkembangan zaman. Paradigma lama, konsep pariwisata menekankan pada konsep jumlah atau quatity tourism. Dalam arti menarik wisatawan dalam jumlah yang banyak. Selanjutnya di era 1980 an, paradigma bergeser pada wisata alternatif. Selanjutnya 30 tahun kemudian di era 2010 an konsep pariwisata berubah seiring mulai dipahaminya mengenai fungsi dan arti pariwisata baik dari sisi pelaku, objek serta keterlibatan wisatawan yakni quality tourism. Fokus pendekatannya lebih pada partisipatif ketimbang profit.

“Pada 2020 ini,muncul paradigma pariwisata baru yang lahir akibat pandemi covid-19 yakni paradigma next normal tourism, paradigma ini terdiri atas keselamatan sebagi andalan utama, kemudian surprising dalam pengembangannya dan peningkatan kesadaran diri,” ucap dia.

Dari konsep itulah harus ada terobosan baru yang mesti ditempuh guna menghidupkan kembali industri pariwisata. Untuk itu, perlu penawaran paket-paket wisata yang memungkinkan untuk dilakukan satu hari. Selain itu, alangkah bagusnya jika dikombinasikan dengan pendidikan.

“Saat ini banyak siswa yang masih belajar daring. Namun bisa saja sesekali, dibuat paket wisata edukasi. Guru dan siswa belajar di lokasi wisata. Pelajaran kan tidak harus di dalam kelas. Sehingga itu bisa jadi pengalaman baru bagi siswa, tidak membosankan dan menguntungkan dunia pariwisata,” ujar Richadl.

Menurut politikus PPP tersebut, secara teknis pariwisata dengan menggandeng pihak sekolah bisa dilakukan. Misalkan paket wisata yang ditawarkan di objek wisata yang hampir berdekatan seperti di Tawangmangu dan Telaga Sarangan. Alangkah bagusnya jika pengembangan objek wisata di wilayah perbatasan juga bekerjasama antar provinsi. Namun sekali lagi ia mengingatkan jika protokol kesehatan wajib dilakukan dengan ketat.

Selanjutnya Sinoeng N Rachmadi menjelaskan capaian industri pariwisata di masa pandemi ini terjun bebas. Di awal masa pandemi, dari 1.083 hotel ada 115 hotel yang tutup. Belum lama ini sudah buka kembali 35-45% namun ada sebagian pegawai yang dirumahkan. Menurut Sinoeng, peran masyarakat begitu penting dalam menghidupkan kembali pariwisata.

“Di satu sisi, pelaku industri pariwisata memastikan lokasi yang dikunjungi sudah disterilkan. Di lain pihak, masyarakat juga memastikan dirinya menjalankan protokol kesehatan,” kata Sinoeng.(evi/priyanto)

Berita Terkait

  • DIALOG PROAKTIF: Optimalkan Pembinaan Desa Wisata di Pati

    PATI – Desa Wisata kini mulai bergeliat setelah sebelumnya didera kondisi pandemi Covid-19. Melihat kondisi yang membaik itu, DPRD Provinsi Jateng berupaya mendorongnya agar berdampak pada perekonomian masyarakat, tak terkecuali di pedesaan dengan mengoptimalkan pembinaan kelompok Desa Wisata.

  • Komisi A Pantau Tes PPPK di UNS Solo

    SURAKARTA – Komisi A DPRD Provinsi Jateng memantau pelaksanaan tes PPPK di Ruang Sidang 4 di Gedung Prakoso Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Senin (9/12/2024). Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi A Mukafi Fadli menjelaskan maksud dari kunjungan Komisi A ke Kampus UNS hari ini.

  • RAPAT PARIPURNA: Persetujuan Rekomendasi LKPj & Raperda-raperda

    GEDUNG BERLIAN – Dalam rapat paripurna, Kamis (30/4/2026), DPRD Provinsi Jateng membahas soal LKPj Gubernur 2025, Raperda Pelayanan Publik, dan Raperda Pajak Daerah & Retribusi Daerah. Rapat itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Setya Arinugraha didampingi Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah dan Heri Pudyatmoko serta dihadiri Gubernur Ahmad Luthfi.

  • Komisi B Dukung Pengembangan Budi Daya Kelapa Genjah

    SUKOHARJO – Pada Kamis (22/12/2022), Komisi B berkesempatan mengunjungi Desa Sanggang di Kecamatan Bulu yang menjadi pusat percontohan pembudidayaan kelapa genjah. Kunjungan itu diharapkan menjadi bentuk dukungan DPRD Jateng untuk program pemerintah.

  • Saleh Lepas 12 Judoka ke PON Papua

    SEMARANG – Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (Pengprov PJSI) Jawa Tengah memberangkatkan 12 judoka untuk berlaga di PON XX Papua. Selasa (21/9/2021) dilakukan acara doa bersama dan pelepasan atlet di Semarang. Acara itu dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sinoeng Nugroho Rahmadi dan perwakilan KONI Jateng Mugiyo.