Desa Pamulihan Butuh MCK dan Penataan Sanitasi

WhatsApp Image 2021 10 28 at 01.06.47 (1)

RAPAT DESA : Ketuas Satgas Penanggulangan Kemiskinan Setwan DPRD Jateng Lamidin memimpin rapat di Balai Desa Pamulihan.(foto: ervan ramayudha)

BREBES – Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kemiskinan yang dibentuk Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Jawa Tengah mengikuti musyawarah sarana prasarana sanitasi dan air bersih di Balai Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Brebes, Rabu (27/10/2021). Rombongan Satgas dipimpin Kepala Bagian Umum Lamidin dan Kasubag TU dan Kepegawaian Amin Sutikno diterima Pj Kepala Desa Hasan Nurdin.

Dalam musyawarah tersebut, turut hadir pula Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Suhada, Ketua RW se-Desa Pamulihan, ketua kelompok tani ternak dan kepala dusun se – Desa Pamulihan.

Dalam kesempatan itu Kepala Bagian Umum Lamidin menyampaikan Desa Mbuaran dan Pamulihan masuk dalam zona merah garis kemiskinan. Brebes sebagaimana dalam rapat koordinator bersama Wakil Presiden pada 7 Oktober lalu di Kantor Gubernur Jateng masuk dalam lima daerah kemiskinan ekstrem, selain Banyumas, Banjarnegara, Pemalang, dan Kebumen.

Dalam paparan Pj Kepala Desa Hasan Nurdin, berharap pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat segera tangani masalah kemiskinan di Pamulihan. Secara keseluruhan kondisi masyarakat di Pamulihan belum memiliki tempat untuk mandi cuci kakus (MCK), rumah belum layak huni, sanitasi yang buruk, serta tingkat pendapatan warga yang rendah.

“Indikator garis kemiskinan ekstrem seperti tidak adanya ketersediaan air bersih, tidak adanya jamban, listrik dan juga kurangnya lapangan pekerjaan bagi warga masyarakat.  salah satu tugas dari Setwan adalah mendorong agar di Desa Pamulihan yang rumah warganya belum memiliki jamban bisa segera dibangun. Pada saat ini kami melakukan audit untuk kebutuhan jamban ada 1.101 unit sedangkan saat ini baru ada 145 unit. Ditargetkan sampai akhir 2021 ini, pendataan serta validasi warga miskin harus segera selesai,” jelasnya.

Dalam musyawarah tersebut Ketua BPD Suhada menyampaikan, dengan adanya pandemi Covid-19 seperti saat ini sangat diraskan oleh warga Brebes dan warga mengharapkan bantuan. Kondisi tersebut menjadikan warga berpangku tangan hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah. Senada Ketua RW IV Sunardi menyampaikan, mengenai usulan jamban diharapkan untuk penyalurannya dapat dibagi rata serta pengadaan saluran air bersih.(ervan/priyanto)  

Berita Terkait

  • GL Zoo Tetap Jadi Destinasi Wisata Unggulan

    YOGYAKARTA – Objek wisata Kebun Binatang Gembira Loka atau sekarang menjadi nama GL Zoo terus berbenah. Meski di saat pandemi Covid-19 sekarang ini, pengelola tetap berinovasi dan berkreasi agar bisa bertahan. Dengan penerapan protocol Kesehatan yang ketat, tetap saja menjadi salah satu destinasi wisata keluarga. Hal ini mengemuka dalam pertemuan Komisi B DPRD Jateng dengan pengelola kebun binatang legendaris di Kota Yogyakarta ini, Senin (7/2/2022).

  • Sepakat, Semua Pihak Amankan Pilkada 2024

    SEMARANG – Semua pihak berharap pelaksanaan Pilkada 2024 pada Rabu (27/11) dapat berjalan aman, lancar, dan damai. Pada rapat koordinasi Pilkada 2024 di ruang rapat lt II Kantor Gubernur yang dipimpin Pj Gubernur Nana Sudjana, masing-masing stakeholder melaporkan informasi persiapan serta kesiapan penyelenggaraan pemungutan suara serentak.

  • Komisi B Dukung Program Pertanian Berkelanjutan dan Hilirisasi Menuju Swasembada Pangan

    JAKARTA – Dalam rangka peningkatan kapasitas terkait mencari data dan informasi tentang regenerasi petani dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan serta hilirisasi pertanian menuju kedaulatan pangan di Jawa Tengah, Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah berkunjung ke Kantor Kementerian Pertanian RI Jakarta, pada Jumat (6/12/2024). Mereka diterima Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Wakil Ketua DPRD Mohammad Saleh turut serta dalam pertemuan itu.

  • Korban Bencana Banjir di Posko Tirto Pekalongan Butuh Perhatian Khusus

    PEKALONGAN – Hujan dengan intensitas tinggi sejak awal 2026 telah menyebabkan banjir di Kecamatan Tirto Pekalongan Utara, Pekalongan Timur dan Pekalongan Barat Kabupaten Pekalongan. Untuk itu, Komisi B DPRD Provinsi Jateng meninjau Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (3/2/2026).