Komisi C & BPKA DIY Diskusi soal Pajak Daerah

IMG

PAJAK DAERAH. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berkunjung ke BPKA DI. Yogyakarta untuk mendiskusikan soal Pajak Daerah, Jumat (5/6/2026). (foto guruh seto gutomo)

YOGYAKARTA – Komisi C DPRD Jateng terus mengebut penyusunan Raperda Pajak Daerah & Retribusi Daerah. Setelah melakukan pengumpulan data ke beberapa kabupaten di Provinsi Jateng, Komisi C juga mengajak Setda Daerah Istimewa (DI.) Yogyakarta untuk mendiskusikan perihal tersebut.

Sekretaris Komisi C, Anton Lami Subadi, mengatakan pihaknya perlu mendapatkan masukan/ informasi untuk memperkaya materi pembahasan raperda. Terutama soal peningkatan pendapatan di sektor pajak dan retribusi.

“Jadi, kami ingin mendapatkan data dan informasi guna pembahasan Raperda tentang Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 12 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah & Retribusi Daerah Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya, Jumat (5/6/2026).

1000980693

Kepala Subbidang Pajak Daerah Bidang Anggaran Pendapatan Badan Pengelola Keuangan & Aset (BPKA) DI. Yogyakarta Yudi Kristianto mengungkapkan adanya opsen Pajak Kedaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) berdampak pada turunnya pendapatan sekitar 40%. Dikatakan, ada klausul yang tidak boleh membebankan masyarakat.

“Hampir semua pajak yang diterima provinsi sejatinya turun. Namun, program surat keterangan penduduk non-permanen dapat digunakan untuk masyarakat membeli kendaraan baru. Sehingga, pendapatannya tetap bisa bagus,” katanya.

Hal tersebut merupakan salah satu strategi di Pemerintah DI. Yogyakarta sebagai salah satu solusi alternatif untuk memaksimalkan pendapatan dari sektor pajak. “Karena kami memiliki julukan sebagai kota pelajar, jadi hampir setiap tahun ada warga baru khususnya pelajar, kemungkinan mereka membutuhkan kendaraan. Nah, itu jadi salah satu strategi kami,” tambahnya.

Selain itu, dalam bagi hasil untuk pembangunan fisik, terdapat aturan di Peraturan Gubernur DI. Yogyakarta minimal senilai 10% dan adanya kesepakatan dari pihak Kabupaten dan Kota.

“Di Pergub, kami kerjasamakan ke Kabupaten dan Kotanya, namun kami menetapkan standar minimal itu 10 persen di tambah opsen lalu kami beri insentif lagi,” imbuhnya.

Secara umum, kebijakan untuk relaksasi pada setiap daerah hampir sama. Namun terkait rujukannya, berdasarkan peraturan daerah tersebut masing-masing. (choirul/red.)

Info Lainnya

  • Anak Muda Perlu Ikut Berperan dalam Pembangunan Daerah

    GEDUNG BERLIAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomika & Bisnis Unnes berbondong-bondong mendatangi Gedung Berlian, Selasa (22/9/2026). Kedatangan mereka bukan untuk berunjuk rasa tapi ingin menimba ilmu mengenai lembaga legislatif

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 14 September 2026 – 20 September 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 14 September 2026 – 20 September 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Resmi Dilantik, Kaukus Perempuan Parlemen Jateng 2025–2030

    GEDUNG BERLIAN — Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Daerah Provinsi Jateng Masa Jabatan 2024–2029 resmi dilantik, Rabu (16/9/2026), bertempat di Lobby Kantor DPRD Provinsi Jateng, Jalan Pahlawan No. 7 Kota Semarang. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP RI) Badikenita BR. Sitepu yang disaksikan oleh Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 7 September 2026 – 13 September 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 7 September 2026 – 13 September 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Cakupan Media Tipe mainstream…