Capaian Kinerja Pelayanan RSUD Dr Moewardi Positif

IMG 0265 (1)

GELAR PERTEMUAN: Jajaran Komisi E bertemu dengan manajemen RSUD Dr Moewardi Surakarta.(foto: dyana sulist)

SURAKARTA – Capaian kinerja RSUD Dr Moewardi Surakarta menjadi perhatian Komisi E DPRD Jateng. Rumah sakit pelat merah milik Pemprov Jateng itu secara kinerja terutama masalah pelayanan kesehatan telah menunjukkan sisi positif.

Ketua Komisi E Abdul Hamid mengungkapkan, Dewan ingin RSUD Dr Moewardi lebih berkembang. Karena itulah pertemuan dengan jajaran manajemen rumah sakit menjadi hal penting guna membicarakan kendala-kendala yang dihadapi selama ini.   

“Target pelayanan kesehatan akan naik, stunting harus hampir 100%, kekuatan kita di Jawa tengah ini dari fasilitas layanan itu menjadi penunjang vital, menjadi satu kerja bersama di semua daerah masing-masing. Bakti nya untuk masyarakat umum secara luas dan dibawah pimpinan gubernur untuk bisa di kerjakan secara lancer,”  jelas Hamid saat memimpin pertemuan bersama manajemen RSUD Dr Moewardi di Hotel Alana, Kamis (2/3/2023). Pada kesempatan itu Komisi E diterima Direktur dr Cahyono Hadi.

Wakil Ketua Komisi E Abdul Aziz turut menanyakan mengenai target yang dituju sampai lima tahun ke depan. Menjadi sorotan adalah ketersediaan lahan yang dimiliki supaya pelayanan kesehatan bisa ditingkatkan dengan menambah kapasitas ruangan maupun rawat inap.

“Harapan ke depan tentunya rumah sakit butuh lahan untuk pengembangan layanan. Apakah masalah ini sudah menjadi pemikiran manajemen. Dan bagaimana caranya harus lepas dari keuangan pemprov, bagusnya berdiri sendiri secara personal serta paling penting adalah melayani pasien secara cepat.

Menanggapi hal itu, Cahyono Hadi selaku mengungkapkan secara keseluruhan kepercayaan masyarakat semakin tinggi ke RS, ini dilihat dari segi pendapatannya. Sasaran yang dicapai dengan nilai indeks kepuasaan masyarakat sudah 82% dari 84% indikator SPM diukur berdasarkan jenis pelayanan dengan standar masing-masing.

Mengenai penyediaan alat kedokteran dibutuhkan dana sekitar Rp 115 triliun.  Transformasi kesehatan, penyediaan alat ada beberapa bagian penunjuk mampu melayani di sekitar Solo raya. Untuk relokasi lahan, kata dia, untuk lima tahun kedepan tidak akan cukup.

“Sebenarnya ada lahan dekat rumah sakit dan sedang di proses izin dan persetujuannya dari Gubernur,” ucapnya.(dyana/priyanto)

Berita Terkait

  • Lima ASN di Sekretariat DPRD Jateng Dilantik

    GEDUNG BERLIAN – Gubernur Ganjar Pranowo melantik dan mengambil sumpah/janji pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng, Senin (5/7/2021). Pelantikan dilakukan secara virtual dipusatkan di Grhadika Bakti Praja. Turut hadir Wagub Taj Yasin dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Prasetyo Aribowo

  • Komisi E Minta Balkesmas Magelang Tetap Siaga

    MAGELANG – Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas) Wilayah Magelang siap melakukan penanganan pertama pasien corona. Kepala Balkesmas Wilayah Magelang Sigit Setia Budi mengatakan, meski bukan sebagai tempat rujukan penanganan Covid-19 namun secara personel dan tenaga medis pun siap.

  • MEDIA TRADISIONAL: Wayang Golek Tetap Laris Diminati Masyarakat

    PEMALANG – Kesenian tradisional di Pemalang mulai bangkit dan sejumlah dalang mulai kebanjiran job tanggapan, setelah terhenti tak terdengar pementasannya dua tahun lebih akibat pandemi. Pementasan wayang golek merupakan kesenian tradisional yang masih sangat populer di Pemalang dan tergolong paling laris dan masih diminati masyarakat di daerah itu dan sekitarnya.

  • Komisi A Dorong Profesionalitas Tata Kelola BUMDes

    KUNJUNGAN KERJA : Jajaran Komisi A saat bertandang ke Balai Desa Ponggok, yang berada di Kecamatan Polanharjo, Klaten.(foto: ervan ramayudha) KLATEN – Desa Ponggok dengan Umbul Ponggok punya nilai pendapatan tinggi, tentunya menarik kalangan Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah…

  • Penyelesaian Aset Sekolah Jadi Prioritas DPRD

    ASET BERMASALAH. Komisi A DPRD Provinsi Jateng saat berkunjung ke SMA Negeri 1 Sapuran Kabupaten Wonosobo, Senin (6/7/2020), membahas aset sekolah yang bermasalah. (foto teguh prasetyo) WONOSOBO – Komisi A DPRD Provinsi Jateng kembali menyoroti persoalan aset Pemerintah Provinsi. Wakil…