Komisi C Akan Dorong BUMD Turut Tangani Kemiskinan di Kebumen

IMG

SINERGI : Ketua Komisi C Bambang Haryanto bersinergi dengan Pemkab Kebumen dalam penanganan kemiskinan.(foto: ganang faisol)

KEBUMEN – Kabupaten Kebumen perlu mendapatkan perhatian khusus dalam penanganan kemiskinan. Komisi C DPRD Jateng pun berupaya turut mencoba mendorong BUMD supaya memaksimalkan CSR atau dana pertanggungjawaban sosial untuk bisa membantu pemerintah daerah mengurangi angka kemiskinan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi C Bambang Haryanto Baharudin kepada Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Sebagai komisi yang membidangi masalah perekonomian, pihaknya bisa berharap kepada Bank Jateng maupun BUMD milik Pemprov Jateng lainnya turut memberikan komitmen dan tindakan nyata untuk Kebumen.

Pada pertemuan Komisi C dan Pemkab Kebumen, Senin (3/3/2025) tersebut, untuk memonitoring upaya pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan. Sekretaris Komisi C Anton Lami Suhadi turut memberikan saran untuk penanganan kemiskinan membutuhkan dukungan kuat mulai dari pusat sampai provinsi. Dukungan itu juga turut diimbangi dengan keakurasian data supaya nanti penanganannya tepat sasaran.

“Masalah pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan harus diutamakan. Salah satu contoh meningkatnya pendidikan bisa menjadi tolok ukur meningkatnya SDM dari jumlah yang ada di Kebumen melihat masih sebesar 30,72% baru tamatan SD sederajat. Tamat SLTA sedeajat baru mencapai 11.92 %. Melalui data tersebut harus didukung strategi pembiayaan yang tepat supaya Kebumen bisa turun angka kemiskinan,” ujarnya.

Anggota Komisi C Dwi Yasmanto lebih menyoroti mengenai alokasi dana desa. Melalui dana desa tersebut bisa dikelola dalam penanganan kemiskinan. Dicontohkan bagaimana dana itu bisa untuk program peningkatan protein telur ayam ras atau kampung.  

“Masyarakat yang punya ayam ras didorong dapat memberikan pakan yang bergizi, seperti tepung kulit ari biji kedelai fermentasi. Dukungan dari dana desa bisa mengoptimalkan program tersebut,” ucap Yayan-sapaan akrabnya.

Mengemuka dalam diskusi tersebut, Bambang Haryanto menegaskan kembali tentu pemerintah harus kerja ekstra keras tidak saja pada penonjolan program-program namun juga upaya mengubah pola pikir masyarakat.

“Saya sebenarnya tidak sepakat dengan labelisasi daerah miskin. Dari BPS sudah menyebutnya seperti itu. Baiknya diganti istilah daerah masih berkembang. Serta dalam data kemiskinan memang perlu segera memutakhirkan data,” ucapnya.

Tugas pemerintah, lanjut Bambang, adalah pemberian bantuan harus tepat sasaran. Evaluasi selama ini masih banyak masyarakat yang seharusnya tidak berhak namun realisasinya mendapatkan bantuan.

“BLT kemarin itu perlu dievaluasi. Secara tidak langsung membuat masyarakat mengantungkan bantuan blt tersebut. Alangkah lebih baik dana blt atau dana desa dijadikan permodalan untuk mengembalikan BUMD desa setempat,” jelasnya .

Dalam penjelasannya Bupati Lilis Nuryani mengemukakan selama 2015 – 2024 sebenarnya pertumbuhan ekonomi Kebumen cenderung fluktuatif. Berbagai strategi dan upaya pemulihan  ekonomi pasca pandemi terbukti membuahkan hasil hingga pada 2021. Saat itu perekonomian Kebumen tumbuh positif sebesar 3,71 persen, dan kembali mencatat pertumbuhan positif pada 2022 sebesar 5,79%.

Untuk tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kebumen cenderung fluktuatif. Pada periode 2015–2018, TPT Kebumen  cenderung meningkat hingga sekitar 5 persen.

“Sempat menurun pada 2019, tetapi pandemi Covid-19 yang memukul perekonomian mengakibatkan TPT  Kebumen kembali meningkat menjadi  sekitar 6 persen pada 2020,” jelas Bupati Lilis Nuryani.

Untuk menindaklanjuti kami melakukan pemutakhiran data untuk menanggulangi kemiskinan supaya tepat sasaran. Dukungan Pemerintah Kabupaten Kebumen terhadap usaha mikro melalui program subsidi bunga yang bertujuan  memfasilitasi pelaku usaha mikro guna mendapatkan akses permodalan dari lembaga keuangan/perbankan serta menjaga agar sektor usaha mikro tetap dapat bertahan dan berkembang diperlukan keberpihakan.

“Pemerintah Daerah kepada pelaku usaha mikro yang berorientasi kepada pengembangan usaha yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah,” jelas Bupati.(ganang/priyanto)

Info Lainnya

  • Anak Muda Perlu Ikut Berperan dalam Pembangunan Daerah

    GEDUNG BERLIAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomika & Bisnis Unnes berbondong-bondong mendatangi Gedung Berlian, Selasa (22/9/2026). Kedatangan mereka bukan untuk berunjuk rasa tapi ingin menimba ilmu mengenai lembaga legislatif

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 14 September 2026 – 20 September 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 14 September 2026 – 20 September 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Resmi Dilantik, Kaukus Perempuan Parlemen Jateng 2025–2030

    GEDUNG BERLIAN — Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Daerah Provinsi Jateng Masa Jabatan 2024–2029 resmi dilantik, Rabu (16/9/2026), bertempat di Lobby Kantor DPRD Provinsi Jateng, Jalan Pahlawan No. 7 Kota Semarang. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP RI) Badikenita BR. Sitepu yang disaksikan oleh Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 7 September 2026 – 13 September 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 7 September 2026 – 13 September 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Cakupan Media Tipe mainstream…