Komisi B Kagum Kampung Purbayan Masih Terjaga Keasliannya

SAVE 20240506

KAMPUNG WISATA. Komisi B DPRD Provinsi Jateng menyambangi Kampung Wisata Purbayan, Kota Gede Bantul, Senin (29/4/2024), terkait pengelolaan cagar budaya. (foto dewi kembangarum)

YOGYAKARTA – Komisi B DPRD Provinsi Jateng, Senin (29/4/2024), berkesempatan mengunjungi Kampung Wisata Purbayan di Kapanewon Kotagede, Bantul. Kampung tersebut telah ditetapkan oleh Pemprov DIY sebagai Kawasan cagar budaya.

Anggota dewan tersebut melihat klaster-klaster yang masuk cagar budaya. Seperti pada daerah dalem, alon-alon, cokroyudan, mbumen. Tempat-tempat itu dulu merupakan cikal bakal berdirinya Kerajaan Mataram.

Ketua Komisi B Sarno menyatakan, pengelolaan kampung wisata ini patut mendapatkan contoh, terutama rumah-rumah yang masih terjaga keaslian bangunannya. Kampung Wisata Purbayan begitu tersohor terutama bagi penikmat sejarah.

“Seperti apa kebijakan yang ada disini, jadi bisa kami jadikan contoh dan terapkan desa wisata di Jawa Tengah, karena di sini mendapatkan sertifikat yang sudah berkembang tentunya sudah mendapatkan bantuan terus dari pemerintah,” ucap Sarno.

Menanggapi hal itu, Ketua Pokdarwis Kelurahan Purbayan, Nurcahyo Nugroho menjelaskan luas Kampung Purbayan cuma 32 km2. Rencana, kedepannya kemungkinan ada pengaturan sendiri di kampung ini, luasnya akan berkurang karena di Purbayan ini dulunya Kerajaan Mataram Islam, dan dulu ini namanya Kampung Alun-Alun.

“Yang paling dioptimalkan adalah napak tilas dari Mataram Islam. Ini dulunya gang rukunan, sebelumnya ini bukan jalan tapi bagian dari rumah. Kampung Wisata Purbayan fokus dengan desa wisatanya, kenapa kami kampung wisata, karena purbayan itu bagaimana wisatawan kita ajak memasuki kampung-kampung untuk melihat joglo yang murni Jawa dan ada yang bangunan asing belanda dan bangunan lain yang menjadi daya tarik wisata, dan di sini rata-rata masih Sertifikat Hak Milik,” jelasnya.

Selain itu, bangunan rumah murni jawa yang ada di kampung wisata purbayan biasanya sering untuk wisatawan mengabadikan momen bersama, dan rumah disini kebanyakan rumah pribadi, ada juga beberapa dimanfaatkan sebagai cafe.

Mendengar itu, Wakil Ketua Komisi B Sri Marnyuni menyarankan agar rumah-rumah yang ada di Kampung Wisata Purbayan bisa dijadikan homestay untuk para wisatawan. (dedek/ariel)

Berita Terkait

  • DPRD & Polda Jalin Sinergi

    SEMARANG – Setelah menyambangi Kejaksaan Tinggi Jateng, Pimpinan DPRD (Pimwan) menyambangi Polda Jateng. Disana, rombongan dewan didampingi Sekretaris DPRD (Sekwan) diterima Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi.

  • Komisi A Berharap One Way Bisa Kurangi Kemacetan

    BREBES – Kabupaten Brebes merupakan palang pintu Jawa Tengah di wilayah pintura. Brebes patut menjadi perhatian mengingat untuk masuk ke Jateng terlebih dulu harus melintasi daerah tersebut. Lantas, bagaimana aparatur setempat bersiap siaga menyambut tamu tahunan ini?

  • MUSRENBANG 2026: Fokus Ekonomi Berkelanjutan & Inklusivitas

    GUBERNURAN – DPRD Provinsi Jateng memberikan 4 catatan strategis dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jateng 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027. Keempat poin meliputi akselerasi ekonomi berkelanjutan, peningkatan kualitas pelayanan dasar, penguatan partisipasi inklusif, dan efektivitas anggaran sebagai instrumen pengentasan kemiskinan.

  • Komisi C Dorong Pengembangan Inovasi serta Jaga Kredit Macet

    KARANGANYAR – Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah berkunjung ke Kantor PT BPR BKK Boyolali  dan PT BPR BKK Tasikmadu (Karanganyar) pada Jumat-Sabtu (4- 5/8/2023). Kunjungan itu merupakan bagian dari monitoring perkembangan dan pengelolaan lembaga keuangan milik Pemprov Jateng secara lebih detail. Baru-baru ini seluruh BUMD milik Pemprov Jateng melaksanakan rapat koordinasi mengenai perencanaan kinerja untuk 2024.