Rusunawa, Solusi Hunian Layak di Kawasan Kumuh

WhatsApp Image 2023 04 11 at 11.39.35

BAHAS RUSUNAWA Jajaran Komisi D bersama UPT Rusunawa Sleman saat melihat langsung kondisi di lapangan. (foto: sekar dewi)

YOGYAKARTA – Pengembangan permukiman kawasan perkotaan di Jateng sudah harus mengarah pada pembangunan rumah susun. Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jateng Alwin Basri menyatakan pembangunan rumah susun menjadi salah satu solusi penataan kawasan kumuh.

“Pemprov Jateng sudah harus mengkaji pembangunan rumah susun. Seperti halnya di Yogyakarta, sekarang ini gencar dibangun rumah susun guna mengurangi kawasan kumuh. Masyarakat pun bisa mendapatkan hunian yang layak tinggal,” ucapnya, saat memimpin rombongan Komisi D meninjau Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Kabupaten Sleman Provinsi DIY, Selasa (11/4/2023).

Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso menambahkan, selain penataan kawasan kumuh, pembangunan rumah susun bisa dilakukan untuk perbaikan infrastruktur di suatu kawasan. Kota Yogyakarta dan sekitarnya banyak ditemui kawasan bantaran sungai. Dengan demikian, fokus pembangunan rumah susun menjadi pilihan tepat saat minimnya luasan lahan.  

Menanggapinya, Kepala UPT Rusunawa Sleman Suroto mengungkapkan peminat untuk tinggal di rusunawa terbilang besar. Hanya saja yang menjadi dilema saat ini adalah pembayaran sewa. Tidak dipungkiri dengan pekerjaan penyewa seperti pengamen, pemulung, buruh pabrikan, kerap kali muncul tunggakan pembahayaraan.

“Sekarang ini bagi yang menyewa rusunawa harus deposito dulu di Bank DIY selama tiga bulan. Rusunawa sangat dibutuhkan masyarakat terutama untuk ekonomi menengah ke bawah,” jelasnya. (dewi/ariel)   

Berita Terkait

  • WEDANGAN TVRI: Gaung Semarak Kemerdekaan sampai Pelosok Daerah

    DEMAK- Dialog Wedangan yang disiarkan TVRI Jateng, Selasa (20/8/2019), mengangkat topik “Semarang HUT Ke-74 Kemerdekaan RI”. Dalam acara itu menjadi narasumber Sekda Dr Sri Puryono, Ketua DPRD Dr Rukma Setyabudi, mantan wakil gubernur Heru Sudjatmoko, pengamat politik Undip Yuwanto dan sejumlah tamu lain seperti Jayanto Arus Adi dan Hardono.

  • Peran Kesbangpol Dibutuhkan dalam Penanganan Pandemi

    SALATIGA – Setelah mengalami masa pandemi Covid-19, saat ini semua masyarakat bersiap untuk memasuki era Normal Baru. Untuk itu, Komisi A DPRD Provinsi Jateng melakukan pantauan bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jateng guna mendapatkan perkembangan soal percepatan penanganan Covid-19 di masyarakat.

  • Bank Jateng Cabang Jogja Perlu Lirik Pasar Milenial

    YOGYAKARTA – Dalam pantauan ke Bank Jateng Cabang Yogyakarta, Kamis (20/5/2021), Komisi C DPRD Provinsi Jateng mengapresiasi kinerja keuangan bank plat merah tersebut. Karena, total jumlah aset keuangan yang dicapai Bank Jateng Cabang Yogyakarta hingga April 2021 sekitar Rp 490,25 miliar.