Pendirian Kantor Baru Bank Jateng Cabang Pekalongan Menunjang Kinerja & Pelayanan

20221221124633 IMG

SOAL KANTOR. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan jajaran manajemen Bank Jateng Cabang Pekalongan di belakang kantor, Rabu (21/12/2022), membahas pembangunan kantor baru. (foto ariel noviandri)

PEKALONGAN – Meski tidak mempengaruhi kinerja keuangan, namun pendirian kantor perlu dilakukan. Hal itu menjadi sorotan Komisi C DPRD Provinsi Jateng saat memantau kondisi fisik Kantor Bank Jateng Cabang Pekalongan, Rabu (21/12/2022).

Dalam pantauan itu, Komisi C melihat kondisi fisik bangunan kantor sudah tidak layak. Menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Sriyanto Saputro kantor yang sekarang ditempati di Jalan Pemuda Nomor 50 Kota Pelalongan masih berstatus sewa bangunan dengan pemprov.

Dikatakan, bangunan milik pemprov tersebut merupakan bangunan kuno yang kondisi fisiknya perlu pembenahan total. Komisi C sendiri mendorong Direksi Bank Jateng pusat untuk segera menyelesaikan pembangunan baru Kantor Bank Jateng Cabang Pekalongan, yang dekat dengan Alun-alun Kota Pekalongan.

Sebagai informasi, halaman parkir Kantor Bank Jateng Cabang Pekalongan sering tergenang banjir di saat musim penghujan. Selain itu, kondisi fisik bangunan perlu terus mendapatkan perawatan, mengingat bangunannya merupakan gedung kuno.

“Diharapkan, dengan adanya kantor baru, semakin meningkatkan kinerja dan performa Bank Jateng Cabang Pekalongan. Dari situ, karyawan juga lebih nyaman dan pelayanan nasabah juga bisa lebih baik,” katanya.

Usai memonitoring Kantor Bank Jateng Cabang Pekalongan, Komisi C membandingkan dengan Kantor Bank Jateng Cabang Pemalang, Kamis (22/12/2022). Disana, Komisi C melihat kondisi kantor lebih baik sehingga pelayanan nasabah dapat terus ditingkatkan.

“Di Pemalang lebih representatif sehingga pelayanannya juga lebih baik,” tandasnya. (ariel/priyanto)

Berita Terkait

  • PRIME TOPIC: Sambut Ramadan, Stok & Harga Sembako Perlu Dipantau

    SURAKARTA – Menjelang Ramadan, DPRD Provinsi Jateng mendorong asosiasi produksi pangan, pedagang dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga harga komoditas kebutuhan agar tidak melonjak. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sri Marnyuni, saat menjadi pembicara utama dalam ‘Dialog bersama Parlemen-Prime Topic’ dengan tema ‘Bagaimana Ketersediaan & Keterjangkauan Harga Sembako’ di Kota Surakarta, Rabu (7/4/2021).

  • Petani Klaten Terkendala Pupuk Mahal & Minim Stok

    KLATEN – Harga mahal dan ketersediaan pupuk yang terbatas menjadi persoalan yang dihadapi beberapa kelompok tani di Kecamatan Dayat Kabupaten Klaten. Demikian diungkapkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri dalam kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat, baru-baru ini.

  • Jamkrida Perlu Sasar Sektor Pangan

    JAKARTA – Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan PT Jamkrida Jakarta, Senin (12/1/2026) guna memperkuat strategi penjaminan daerah. Tujuannya, menyerap inovasi Jamkrida Jakarta untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jateng.