SOSIALISASI NON-PERDA: Dorong Pemulihan Desa Wisata

IMG 20220719 WA0014

SOSIALISASI: Sejumlah narasumber menjadi pembicara di Balai Desa Campursari, Bulu, Temanggung.(rafdan raharjo)

TEMANGGUNG – Wakil Ketua DPRD Jateng Heri Pudyatmoko mendorong kepada semua elemen di Temanggung untuk bisa memulihkan sektor pariwisata. Terutama bagi pengelola desa wisata, upaya pemulihan menjadi penting supaya roda perekonomian masyarakat setempat bisa berputar kembali.

Ungkapan itu ditegaskannya secara virtual dalam acara “Sosialisasi Non-Perda: Desa Wisata Pasca Pandemi”, Senin (18/7/2022), di Kantor Desa Campursari, Kecamatan Bulu, Temanggung.

Heri menegaskan, pandemi Covid-19 selama dua tahun telah menyebabkan perekonomian daerah terpuruk. Karena itulah dengan telah melandainya kasus pandemi, maka masyarakat didorong untuk memanfaatkan potensi yang ada dengan lebih baik lagi.

“Kita harus bangkit setelah pandemi ini. Pandemi memang menjadi pukulan yang telak bagi kita semua di seluruh sektor. Maka dari itu kita harus mulai lagi menggerakan ekonomi di daerah sini melalui wisata. Banyak sekali wisata yang kita punya untuk menjadi potensi lagi kedepannya,” tegas legislator Gerindra.

Dalam dialog itu juga dihadiri oleh anggota DPRD Temanggung, Andoyo. Ia menegaskan bahwa sewaktu pandemi perputaran ekonomi terhambat khusunya pada sektor wisata. Andoyo juga berharap setelah pandemi selesai perputaran ekonomi kembali normal.

“Saya setuju dan sepaham dengan apa yang dikatakan Pak Heri, memang saya kira pandemi telah memutus perekonomian kita semua. Setelah pandemi ini selesai saya juga berharap warga sekitar dapat berkaktifitas normal kembali sehingga perekonimian berangsur-angsur kembali seperti sedia kala”, tegas Andoyo.

Hal tersebut juga dikatakan oleh Nur Bawono selaku tokoh masyarakat yang ada di Temanggung. Dia juga berharap bahwa perekonomian kembali normal.(rafdan/priyanto)

Info Lainnya

  • Anak Muda Perlu Ikut Berperan dalam Pembangunan Daerah

    GEDUNG BERLIAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomika & Bisnis Unnes berbondong-bondong mendatangi Gedung Berlian, Selasa (22/9/2026). Kedatangan mereka bukan untuk berunjuk rasa tapi ingin menimba ilmu mengenai lembaga legislatif

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 14 September 2026 – 20 September 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 14 September 2026 – 20 September 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Resmi Dilantik, Kaukus Perempuan Parlemen Jateng 2025–2030

    GEDUNG BERLIAN — Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Daerah Provinsi Jateng Masa Jabatan 2024–2029 resmi dilantik, Rabu (16/9/2026), bertempat di Lobby Kantor DPRD Provinsi Jateng, Jalan Pahlawan No. 7 Kota Semarang. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP RI) Badikenita BR. Sitepu yang disaksikan oleh Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 7 September 2026 – 13 September 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 7 September 2026 – 13 September 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Cakupan Media Tipe mainstream…