• Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
    • Kewajiban Anggota
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Kelengkapan Dewan
    • Komisi A
    • Komisi B
    • Komisi C
    • Komisi D
    • Komisi E
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Badan Anggaran
  • Setwan
    • Tentang Setwan
    • Bagian Umum
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Humas
    • Jabatan Fungsional
  • SIPELAWAN
  • PPID
    • SOP Pengaduan
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA
    • Berita Pimpinan
    • Berita Komisi A
    • Berita Komisi B
    • Berita Komisi C
    • Berita Komisi D
    • Berita Komisi E
    • Berita Pansus
    • Berita Badan Anggaran
    • Berita Badan Kehormatan
    • Berita Badan Musyawarah
    • Berita Bapemperda
Selasa, 13 Januari 2026
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
DPRD JATENG
No Result
View All Result
Home BERITA

Perlu Peran Masyarakat Cegah Konflik Sosial

29/03/2021
in BERITA, PIMWAN
Perlu Peran Masyarakat Cegah Konflik Sosial

BICARA POLITIK. Bambang Kusriyanto saat memberikan paparan dalam kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat sipil dalam penyelesaian konflik sosial oleh Badan Kesbangpol Provinsi Jateng, Senin (29/3/2021), di Gedung Paud & Dikmas Jateng, Kabupaten Semarang. (foto ariel noviandri)

UNGARAN – Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto bersama Ketua Komisi D DPRD Alwin Basri, Anggota Komisi B DPRD Sholeha Kurniawati, dan Anggota Komisi A DPRD Soetjipto menghadiri dialog kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat sipil dalam penyelesaian konflik sosial. Dialog yang digelar, Senin (29/3/2021), di Gedung Paud & Dikmas Jateng di Kabupaten Semarang itu mengambil tema ‘Melalui Koordinasi & Sinergitas, Kita Tingkatkan Peran Aktif Masyarakat untuk Mencegah Konflik Sosial.’

Saat memberikan sambutan awal, Plt. Kepala Kesbangpol Kabupaten Semarang Heru Subroto mengatakan kegiatan dialog itu dilakukan untuk mendapatkan pemahaman bersama sekaligus mampu menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat. Karena, diakuinya, selama ini masih banyak terjadi konflik di masyarakat seperti konflik sosial, agama, unjuk rasa, dan aksi teror. Dampaknya, hal itu dapat mengubah perilaku sosial masyarakat yang mengarah pada kerusuhan, anarkis, dan sebagainya. 

“Untuk itulah, perlu mendapat perhatian lebih dari semua pihak agar konflik sosial bisa diredam melalui upaya kita bersama,” kata Heru, mewakil Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jateng Haerudin. 

Soetjipto sependapat dengan pernyataan tersebut. Menurut dia masyarakat perlu memahami kembali Pancasila sebagai dasar negara.

“Mari, kita kembali pahami bersama 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” tegas Soetjipto.

Pembicara selanjutnya yakni Sholeha Kurniawati, yang juga berharap kegiatan dialog ini semakin memahami wawasan kebangsaan untuk meredam konflik sosial. Ia menilai konflik dapat diredam melalui peran keluarga.

“Kami berharap semua bisa mengambil hal positif dalam kegiatan ini. Diingatkan, sangat penting juga peran di level keluarga untuk meredam konflik sosial tersebut,” harapnya. 

Bahasan mengenai kebangsaan dilanjutkan oleh Alwin Basri. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa selama ini ada beberapa kendala yang dihadapi generasi milenial yakni persoalan teknologi/ digitalisasi. 

Dari kendala itu, muncul juga tantangan dalam identitas generasi bangsa seperti banyaknya produk asing yang lebih disenangi atau suka diadaptasi. Selain itu, ancaman narkoba masih menghantui generasi muda saat ini.

“Untuk itu, perlu upaya memperkuat karakter bangsa melalui beberapa aspek diantaranya religius, integritas, dan bertanggungjawab. Hal itu juga perlu diperkuat dengan wawasan kebangsaan,” pesan Alwin.

PARTISIPASI POLITIK

Sementara, Bambang Kusriyanto mendapat ‘jatah’ dalam pembahasan partisipasi publik dalam politik. Dalam paparannya, ia mengatakan bahwa paritisipasi politik di Indonesia didasarkan atas azas demokrasi melalui proses pemilihan. 

Diakuinya, setiap zaman atau era, kondisi demokrasi di Indonesia selalu berubah. Meski begitu, kata dia, secara umum azas demokrasi yang diwujudkan dalam sistem perwakilan melalui partai politik (parpol) itu untuk tujuan utama yakni kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengakui, dalam proses pemilihan untuk memilih wakil rakyat atau kepala daerah kerap terjadi konflik. Dan, yang sering terlibat konflik adalah masyarakat di tingkat bawah, sedangkan elit parpol justru ‘tenang’. 

Untuk itu, lanjut dia, perlu dipahami bersama bahwa proses pemilihan yang didasari dengan demokrasi tersebut, tujuan utamanya adalah kesejahteraan masyarakat. Dari situ, masyarakat pun perlu berpartisipasi politik dengan cara memilih dengan benar wakilnya atau kepala daerah dan setelah itu masyarakat bisa melihat perencanaan pembangunan dengan melihat struktur APBD untuk pembangunan daerah. 

“Dalam kondisi tersebut, dibutuhkan kader yang berintegritas untuk membangun daerahnya. Oleh karena itu, dibutuhkan pula partisipasi publik dalam politik yang tujuan utamanya adalah kesejahteraan masyarakat,” tutup Ketua DPRD. (ariel/priyanto)

Previous Post

Gelar Workshop, DPRD Perkuat Fungsi Pengawasan

Next Post

DPRD Jateng Sampaikan Duka & Keprihatinan Aksi Pengeboman di Katedral Makassar

Staf Admin

Staf Admin

Related Posts

Bapemperda Matangkan Penyusunan Raperda Garis Sempadan di Surakarta
ALAT KELENGKAPAN DEWAN

Bapemperda Matangkan Penyusunan Raperda Garis Sempadan di Surakarta

08/01/2026
Pengelolaan Hutan Butuh Substansi daripada Seremoni
BERITA

Pengelolaan Hutan Butuh Substansi daripada Seremoni

07/01/2026
Disorot, Kredit Macet BPR BKK Kudus & Jepara
BERITA

Disorot, Kredit Macet BPR BKK Kudus & Jepara

07/01/2026
Komisi A Inventarisasi Masalah Perizinan
BERITA

Komisi A Inventarisasi Masalah Perizinan

07/01/2026
DPRD Jateng Tetapkan 16 Raperda dan Siapkan Kerja 2026
BERITA

DPRD Jateng Tetapkan 16 Raperda dan Siapkan Kerja 2026

30/12/2025
DPRD Jateng Ketok Palu Sahkan Postur APBD 2026 dan 5 Perda
BERITA

DPRD Jateng Ketok Palu Sahkan Postur APBD 2026 dan 5 Perda

30/12/2025
Next Post
DPRD Jateng Sampaikan Duka & Keprihatinan Aksi Pengeboman di Katedral Makassar

DPRD Jateng Sampaikan Duka & Keprihatinan Aksi Pengeboman di Katedral Makassar

Kesenjangan Ekonomi Mampu Picu Konflik Sosial

Kesenjangan Ekonomi Mampu Picu Konflik Sosial

  • Beranda
  • Profil
  • Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
  • Kelengkapan Dewan
  • Setwan
  • SIPELAWAN
  • PPID
  • JDIH
  • Survey
  • BERITA

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah

No Result
View All Result
  • # AKD (Mobile View)
  • # Fraksi (Mobile View)
  • # Kelengkapan (Mobile View)
  • # Profil (Mobile View)
  • # SIPELAWAN (Mobile View)
  • Berita Badan Anggaran
  • Berita Badan Kehormatan
  • Berita Badan Musyawarah
  • Berita Bapemperda
  • Berita Komisi A
  • Berita Komisi B
  • Berita Komisi C
  • Berita Komisi D
  • Berita Komisi E
  • Berita Pansus
  • Berita Pimpinan
  • Dapil
  • Fraksi
    • Fraksi Amanat Nasdem Solidaritas
    • Fraksi Demokrat
    • Fraksi Gerindra
    • Fraksi Golkar
    • Fraksi PDI Perjuangan
    • Fraksi PKB
    • Fraksi PKS
    • Fraksi PPP
  • Home DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Jabatan Fungsional
  • Kelengkapan Dewan
    • Badan Anggaran
    • Badan Kehormatan
    • Badan Musyawarah
    • Badan Pembentukan Peraturan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
      • Komisi D
      • Komisi E
      • Tentang Komisi
  • KOMISI A
  • Kontak Kami
  • Legislasi
  • Majalah
  • New Home 2025
  • News (Mobile View)
  • Pengaduan Masyarakat
  • Pimpinan
  • PIMWAN
  • PIMWAN
  • Profil
    • Kewajiban Anggota
    • Selayang Pandang
    • Tugas dan Wewenang
    • Visi & Misi
  • Setwan
    • Bagian Humas
    • Bagian Keuangan
    • Bagian Persidangan
    • Bagian Umum
    • Tentang Setwan
  • Simpelawan (Mobile View)
  • Visi dan Misi

© 2025 · DPRD Provinsi Jawa Tengah