Perkuat Integrasi Data Kendaraan Bermotor Guna Hitung Potensi Pendapatan Daerah

WhatsApp Image 2022 07 29 at 13.32.40

RAPAT KERJA : Ketua Komisi C Bambang Haryanto (kanan) mengikuti rapat kerja dengan jajaran Kemendagri, PT Jasa Raharja dan Korlantas Polri di Grhadika Bakti Praja.(foto: soni dinata)

SEMARANG – Ketua Komisi C DPRD Jateng Bambang Haryanto Baharudin sangat mendukung rencana pemerintah untuk menguatkan data perihal jumlah kendaraan bermotor. Dengan memiliki data yang valid maka potensi pendapatan pun tidak perlu diragukan.

Penegasan ini disampaikannya usai mengikuti acara Silaturahmi dan Kunjungan Tim Pembina Samsat Nasional di Grhadika Bakti Praja, kompleks Kantor Gubernuran Jateng, Jumat (29/7/2022). Pada kesempatan itu Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni memberikan paparan dilajutkan dengan Kepala Korlantas Polri Brigjen Pol Firman Shantyabudi serta dari PT Jasa Rahardja.

Bambang secara panjang lebar mengemukakan, masalah jumlah kendaraan bermotor masih menjadi pekerjaan tersendiri bila dikaitkan dengan potensi pendapatan daerah. Antara data riil lapangan dengan pajak daerah kerap tidak sebanding. Karena itu konsolidasi data sangat dibutuhkan untuk bisa menggali lebih besar pendapatan daerah.

“Bagaimana nanti dengan aturan yang baru, Samsat ada konsolidasi data yang akurat mengenai jumlah kendaraan bermotor. Karena potensi PKB tergantung jumlah kendaraan motor, sementara jumlah yang riil berbeda beda,” ucapnya.

Selain itu, data yang terintegrasi sangat memudahkan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan tentang penghapusan pajak atau pemutihan. Diperlukan data kepemilikan kendaraan bermotor yang valid dengan benar-benar atas nama pemilik bukan orang lain. “Seperti saat pembahasan di Komisi C, pemprov memiliki piutang Rp 2 triliun untuk pajak kendaraan bermotor yang belum tertagih. Data piutang itu apakah benar-benar berdasarkan hitungan dari  objek pajak kendaraan atau tidak. Maka konsolidasi data sangat diperlukan,” ucapnya.(son/priyanto)

Info Lainnya

  • Disorot, Rasio NPL di BPR BKK Jateng Cabang Banjarnegara

    BANJARNEGARA – Hingga Agustus lalu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loans/NPL) di BPR BKK Jateng Cabang Banjarnegara tercatat pada angka 43,64%. Realisasi NPL itu masih berada di atas batas Rencana Bisnis Bank (RBB) Agustus 2026 sebesar 43,28% maupun target penurunan NPL pada RBB Desember 2026 sebesar 38,65%

  • Anak Muda Perlu Ikut Berperan dalam Pembangunan Daerah

    GEDUNG BERLIAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomika & Bisnis Unnes berbondong-bondong mendatangi Gedung Berlian, Selasa (22/9/2026). Kedatangan mereka bukan untuk berunjuk rasa tapi ingin menimba ilmu mengenai lembaga legislatif

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 14 September 2026 – 20 September 2026 Ruang…

  • Laporan Mingguan Media Mainstream DPRD Jawa Tengah

    Monitoring komprehensif pemberitaan dari media online dan media cetak — mencakup analisis, sentimen publik, dan perkembangan isu terkini terkait DPRD Jawa Tengah. PERIODE DATA 14 September 2026 – 20 September 2026 Ruang Lingkup dan Tujuan Pemantauan Ruang Lingkup Pemantauan Pemantauan…

  • Resmi Dilantik, Kaukus Perempuan Parlemen Jateng 2025–2030

    GEDUNG BERLIAN — Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Daerah Provinsi Jateng Masa Jabatan 2024–2029 resmi dilantik, Rabu (16/9/2026), bertempat di Lobby Kantor DPRD Provinsi Jateng, Jalan Pahlawan No. 7 Kota Semarang. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP RI) Badikenita BR. Sitepu yang disaksikan oleh Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto

  • Laporan Mingguan Media Sosial DPRD Jawa Tengah

    Laporan ini menyajikan pemantauan komprehensif terkait aktivitas, pemberitaan, dan percakapan di media sosial yang melibatkan DPRD Jawa Tengah serta lembaga legislatif dan eksekutif terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. PERIODE DATA 7 September 2026 – 13 September 2026 Ruang…