Komisi B Ingin Objek Kemuning Sky Hills Bisa Ada di Daerah lain

WhatsApp Image 2023 10 09 at 21.34.03

KUNJUNGAN KERJA : Jajaran Komisi B saat berada di jembatan kaca objek Kemuning Sky Hills.(foto: priyanto)

KARANGANYAR – Kawasan kebun teh Kemuning di Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, menyimpan banyak destinasi wisata alam. Berada di lereng Gunung Lawu, selain kesejukan udaranya Kemuning juga menawarkan banyak tempat wisata. Salah satunya hadir pada 2023 yakni Kemuning Sky Hills.

Komisi B DPRD Jateng, pada Senin (9/10/2023), berkunjung ke tempat yang  viral di media sosial karena memiiki jembatan kaca.  Tempat wisata ini berada dalam naungan Lawu Group, pihak yang juga memiliki wisata di Tawangmangu, seperti Lawu Park, Tawangmangu Wonder Park, Sate Lawu, dan Sakura Hills.

Disebut jembatan kaca, karena bangunan itu mirip jalan penghubung dengan alasnya berupa kaca. Tentu bukan sembarang kaca yang dipasang, melainkan kaca dengan ketebalan khusus supaya aman saat dilewati. Jembatan kaca itu berada pada ketinggian sekitar 40 meter dengan panjang sekitar 120 meter .   

Ketua Komisi B Sarno mengaku terpesona dengan objek wisata jembatan kaca itu. Ia pun meminta kepada pengelola supaya promosi digencarkan. Sesuai tahapan pengembangannya, rencana panjang jembatan bakal ditambah lagi. Ia pun meminta pihak pengelola juga turut memprioritaskan keamanan dan keselamatan pengunjung saat berwisata di tempat itu.

Untuk lewat jembatan kaca diperlukan mental yang kuat. Setiap pengunjung disuguhkan dapat melihat pemandangan lereng Gunung Lawu dari ketinggian sekaligus bisa menatap langsung hamparan kebun teh di bawah jembatan melalui lapisan kaca.

Seperti yang dirasakan anggota Komisi B Sholeha Kurniawati saat meniti jembatan kaca tidak bisa sendiri. Sesekali teman-temannya sesama dewan meneriaki supaya tidak melihat bawah. “Uwis, yakin, mantep. Aja ndelok ngisor (jangan lihar bawah),” teriak Abu Hafsin.

Wakil Ketua Komisi B Sri Marnyuni lebih memilih menetap di pinggir jembatan. Untuk berjalan di atas kaca, diakuinya butuh sebuah nyali. “Saya di sini saja,” katanya singkat.

Anggota Komisi B Setyo Wibowo menyatakan, Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata Jateng juga harus bisa membuat objek-objek wisata unggulan serperti halnya di Kemuning Sky Hills. Dengan melihat konstruksi bangunannya, dibutuhkan biaya miliaran rupiah. Tentu skema pembangunannya dengan  melibatkan pihak ketiga atau konsorsium Lembaga. “Objek wisata dengan meawarkan alam inikan di Jateng sebenarnya ada. Cuma yang seperti ini butuh kongsi atau konsorsium investor. Kami mengapresiasi tempat ini,” kata dia.(priyanto/ariel)

Berita Terkait

  • PRIME TOPIC: Sambut Ramadan, Stok & Harga Sembako Perlu Dipantau

    SURAKARTA – Menjelang Ramadan, DPRD Provinsi Jateng mendorong asosiasi produksi pangan, pedagang dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga harga komoditas kebutuhan agar tidak melonjak. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Sri Marnyuni, saat menjadi pembicara utama dalam ‘Dialog bersama Parlemen-Prime Topic’ dengan tema ‘Bagaimana Ketersediaan & Keterjangkauan Harga Sembako’ di Kota Surakarta, Rabu (7/4/2021).

  • Miliki Akar Budaya Sama, Jatim Jadi Rujukan Komisi E

    BICARA BUDAYA : Ketua Komisi E Abdul Hamid berbicara masalah pemajuan budaya bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim.(foto: ervan ramayudha) SURABAYA – Komisi E DPRD Jateng berupaya menggali informasi secara komprehensif guna menguatkan Raperda Pemajuan Kebudayaan. Daerah yang memiliki akar…

  • Korpri Terus Berkomitmen Beri Pelayanan Terbaik

    SEMARANG – Upacara virtual HUT Ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (29/11/2021) berlangsung khidmat. Gubernur Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur, Taj Yasin hadir langsung bersama Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono bersama jajaran Forkompimda Jateng lainnya.

  • Komisi C Finalisasi Raperda Perubahan Bentuk Hukum Bank Jateng

    GEDUNG BERLIAN – Komisi C DPRD Jateng kembali melaksanakan rapat kerja dengan jajaran Direksi Bank Jateng guna Rancangan Perubahan Peraturan Daerah perubahan bentuk Hukum PT. Bank BPD Jateng menjadi Perseroda, Senin (15/8/2022). Dalam rapat turut dihadiri Biro Hukum dan Biro Perekonomian Setda Jateng.