Disorot, Kredit Macet BPR BKK Kudus & Jepara

IMG

KREDIT MACET. Komisi C DPRD Provinsi Jateng menyoroti persoalan Kredit Macet di BPR BKK Kudus dan Jepara, Kamis (8/1/2026). (foto azam hanif adin)

KUDUS – Dalam monitoring kinerja keuangan BUMD jasa perbankan, Komisi C DPRD Provinsi Jateng melihat angka kredit macet (Non-Performing Loans/NPL) masih tinggi. Seperti di PT. BPR BKK Kudus (Perseroda), rasio NPL pada 2025 sebesar 12,89%.

Hal itu disampaikan Dirut BPR BKK Kudus Noor Mastiko dihadapan Komisi C, Rabu (7/1/2026). Soal tingginya kredit macet, ia mengaku pihaknya belum berupaya menekan rasio NPL.

“Selama tiga tahun, kami belum melakukan penghapusan sehingga kredit macetnya jadi tinggi. Selama ini, penyaluran kredit kami juga tidak tinggi pertumbuhannya karena kami tidak menyasar kredit-kredit yang besar tapi lebih ke segmen kecil,” kata Noor, didampingi Dirum & Kepatuhan BPR BKK Kudus Kasmono.

Senada, Dirut BPR BKK Jepara Basri juga mengaku rasio NPL masih tinggi yakni 15% pada 2025. Menurut dia kondisi itu terjadi karena relaksasi kredit dari pemerintah sudah berakhir sehingga posisi debitur kembali normal.

“Sebenarnya tingginya NPL tidak hanya terjadi di BPR BKK Kudus dan Jepara. Namun, rata-rata rasio NPL di semua BPR BKK sudah dua digit,” kata Basri.

Mendengarnya, Sekretaris Komisi C DPRD Provinsi Jateng Anton Lami Suhadi mengapresiasi kinerja BPR BKK tersebut. Namun, ia tetap meminta agar BPR BKK Kudus dan Jepara mampu menekan tingginya rasio NPL.

“Kami tetap berharap kredit macet dapat segera ditangani agar tidak menumpuk dari tahun ke tahun,” saran Anton. (ariel/red.)

Berita Terkait

  • Bapemperda Berharap Raperda Pengelolaan Air Segera Disahkan

    JAKARTA – Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kunjungan kerja ke Kemendagri guna konsultasi mengenai Raperda Pengelolaan Sumber Daya Air. Kunjungan diterima oleh Dit PHD Ditjen Otda Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di ruang rapat lantai 15 Gedung Otda kompleks Kantor Kementerian Dalam Negeri, (19/02/25).

  • Ram Chek Wajib Berlaku Setiap Saat untuk Semua Armada

    SLEMAN – Pemeriksaan laik jalan (ram chek) untuk sebuah armada angkutan menjadi kewajiban pemilik maupun pemerintah dalam hal ini dinas teknis seperti Dinas Perhubungan. Dengan rutin memeriksa secara berkala armada terutama bus, setidaknya bisa mengurangi kasus kecelakaan.

  • Tingkatkan Mutu SLB di Jateng, Dewan Kunjungi SGPLB Jogja

    YOGYAKARTA – Komisi E DPRD Jateng berkunjung ke sekolah guru pendidikan luar biasa (SGPLB) di Kota Yogyakarta, Jumat (28/6/2019), dalam rangka mencari data dan informasi soal peningkatan mutu dan pendidikan SLB Negeri. Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Jateng Ahmadi pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus membutuhkan level kecerdasan dan kesabaran seingga metode pengajarannya berbeda dari sekolah biasa.

  • ‘Harmony in Diversity’ dalam BIAPF 2019

    MUNGKID – Tahun ini, Borobudur International Art and Performance Festival (BIAPF) mengambil tema Harmony in Diversity (keserasian dalam keragaman). Kegiatan budaya yang digelar di Taman Lumbini Komplek Candi Borobudur, Jumat (5/7/2019) malam, itu menampilkan kesenian dari dalam dan luar negeri sekaligus pameran produk lokal dari sejumlah daerah di Jateng.