RAPAT PARIPURNA: Penjelasan Gubernur mengenai Raperda Pesantren

1659065576909

SOAL PESANTREN. Pimpinan DPRD Provinsi Jateng memimpin rapat paripurna, Jumat (29/7/2022), dengan agenda penjelasan gubernur soal Raperda Pesantren. (foto teguh prasetyo)

GEDUNG BERLIAN – Empat wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman, Heri Pudyatmoko, Ferry Wawan Cahyono,  dan Quatly Abdulkadir Alkatiri memimpin rapat paripurna, Jumat (29/7/2022). Rapat itu mengagendakan penjelasan gubernur soal Raperda tentang Fasilitasi & Sinergitas Penyelenggaraan Pesantren.

Sebelum rapat dimulai, Sukirman mengumumkan bahwa DPRD Provinsi Jateng telah maraih penghargaan Nirwasita Tantra dari Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan (LHK), baru-baru ini. “Ini kita raih karena DPRD selalu concern terhadap masalah lingkungan di Jateng,” katanya.

Kemudian, ia mempersilahkan Wagub Taj Yasin membacakan laporan gubernur mengenai Raperda Pesantren. Dalam laporannya, pesantren selama ini sudah berkontribusi mendidik sekaligus membangun bangsa.

Untuk menjamin eksistensi pesantren, pemprov menilai perlunya fasilitasi penyelenggaraannya. “Hal itu untuk semakin menunjang akhlak dan nilai-nilai luhur bangsa,” kata Taj Yasin.

Usai pembacaan laporan gubernur itu, akan dilanjutkan dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Pesantren dan tanggapan gubernur terhadap pemandangan umum fraksi tersebut.

“Agenda berikutnya akan dilaksanakan rapat paripurna pada Agustus mendatang,” kata Sukirman menutup rapat. (ayuutami/ariel)

Berita Terkait

  • Komisi E Ingin Ada Pembenahan Sistem PPDB

    BREBES – Sistem zonasi yang diterapkan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) perlu ada penyempurnaan. Evaluasi menjadi penting supaya siswa dalam mendapatkan sekolah tidak dirugikan, pihak sekolah pun benar-benar bisa melakukan pengajaran secara baik dan benar.

  • DPRD : Konten Siaran Muatan Lokal Harus Jadi Fokus Utama

    SLAWI – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) harus bisa menyajikan konten siaran muatan lokal karena menjadi poin utama memasarkan keunggulan potensi daerah. Dengan demikian bisa mendorong potensi daerah seperti dari UMKM, wisata, sampai penampilan kebudayaan.

  • Perlunya Penguatan SMK di Jateng

    SAMARINDA – Komisi E DPRD Provinsi Jateng terus mendorong penguatan pendidikan vokasi agar lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) benar-benar siap memasuki dunia kerja. Langkah itu dilakukan menyusul tingginya angka pengangguran yang justru berasal dari lulusan sekolah kejuruan di Jateng.

  • Pengelolaan Kualitas & Pencemaran Air Disorot

    SOAL AIR. Komisi D DPRD Provinsi Jateng berdiskusi bersama DLHK, Senin (17/1/2022), membahas pengelolaan air. (foto muhamad faiz fuadi) GEDUNG BERLIAN – Persoalan lingkungan masih menjadi sorotan Komisi D DPRD Provinsi Jateng. Seperti terlihat saat rapat bersama Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan…