Disnaker Jatim Jadi Role Model Pengelolaan Tenaga Migran

20190606005851 IMG

KUNJUNGAN KERJA : Komisi E beserta jajaran Diskanertran Jatim saat kunjungan kerja.(foto: styo herlambang)

SURABAYA – Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga migran belakang mendapat perhatian kalangan dewan, terlebih lagi diantara mereka tersebut lebih banyak terjun sebagai tenaga kasar. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo saat menerima rombongan Komisi E DPRD Jawa Tengah, di Kantor Disnakertrans Jatim, Surabaya, Kamis (20/5/2021).

Dia menilai sudah saatnya tenaga migran bisa menempati posisi pekerjaan yang layak bekerja di luar negeri dengan dibekali berbagai kemampuan mumpuni dalam berbagai sektor. Acap kali tenaga dari Indonesia lebih sering dilirik selain sebagai tenaga asisten rumah tangga tetapi juga menempati pekerjaan dengan tenaga kasar atau fisik. Dengan perancangan program khusus, diharapkan bisa membantu tenaga migran bisa bersaing dengan tenaga lain di luar negeri.

“Dari tahun ke tahun, tenaga migran asal kita hanya menempati posisi yang sama yaitu tenaga kasar dan itu sangat memprihatinkan. Terlebih lagi banyak yang dipulangkan atau dideportasi karena masalah prosedural, kami bersama-sama dengan lembaga legislatif merancang berbagai program pembekalan sehingga bisa mencetak tenaga migran dengan kualitas SDM mempunyai daya saing,” terang dia.

Mengapresiasi, anggota Komisi E selaku pimpinan rombongan, Muh Zen melihat langkah-langkah yang dilakukan Disnakertrans Jatim adalah langkah tepat sebagai lembaga penguatan ketenagakerjaan. Balai Latihan Kerja (BLK) di Jatim memberikan pelatihan secara terstruktur dan adanya dorongan pendanaan lewat APBD membuat sektor tenaga kerja lewat Disnaker bisa menghasilkan tenaga dengan SDM unggulan.

“Disnakertrans mempunyai langkah-langkah sebagai pondasi penguatan ketenagakerjaan, karena ini merupakan sektor sangat penting yang kadang terlihat diabaikan. Disnakertrans Jatim melalui BLK yang tersebar di beberapa kabupaten kota memberikan pelatihan-pelatihan dengan materi ter-update,” harap politikus F PKB itu.(tyo/priyanto)

Berita Terkait

  • Bandara NYIA Dorong Pariwisata Joglosemar

    LIHAT GAMBAR : Ketua Komisi D Alwin Basri melihat gambar pengembangan Bandara NYIA di Kulonprogo, DIY.(foto: ayuandani) KULONPROGO – Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah mengunjungi Bandara Kulonprogo atau dikenal dengan New Yogyakarta International Airport (NYIA), di Kabupaten Kulonprogo, Provinsi…

  • MUSRENBANGWIL: Recovery Pendidikan di Purwomanggung & Subosukowonosraten

    MUNGKID – Pasca pandemi ini, recovery pendidikan menjadi fokus dalam acara musyawarah perencanaan & pembangunan wilayah (Musrenbangwil) Purwomanggung (Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang, & Kota Magelang) dan Subosukowonosraten (Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Klaten), Kamis (22/4/2022). Acara itu dihadiri Wakil Ketua DPRD Sukirman, Gubernur Ganjar Pranowo, bersama para kepala daerah.

  • Kinerja & Aset Panti Sosial Perlu Optimalisasi

    KENDAL – Dalam rangka menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 2024, Komisi E DPRD Provinsi Jateng menyambangi Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Cepiring Kabupaten Kendal, Rabu (29/10/2025). Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (RPSDM) di Banjarsari Kecamatan Talun Kabupaten  Pekalongan, Kamis (30/10/2025).

  • DPRD Dorong Upaya Percepatan Vaksinasi

    SEMARANG – Animo masyarakat untuk mendapatkan suntikan vaksinasi kini cukup tinggi. Untuk itu, DPRD Provinsi Jateng mendorong pemprov segera berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait kebutuhan vaksin untuk program percepatan vaksinasi.