Pimwan: Jateng Siap Sambut Mudik Lebaran

Screenshot 20220421

SOAL MUDIK. Pimwan saat acara dialog yang digelar Diskominfo Provinsi Jateng, Rabu (20/4/2022), di Kota Semarang, membahas persiapan arus mudik lebaran tahun ini. (foto teguh prasetyo)

SEMARANG – Menyambut arus mudik dan balik lebaran pada tahun ini, Pimpinan DPRD (Pimwan) Provinsi Jateng menghimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati di jalan dan selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes). Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman, Quatly Abdulkadir Alkatiri, dan Ferry Wawan Cahyono dalam acara dialog yang digelar Diskominfo Provinsi Jateng dan disiarkan langsung oleh RRI Semarang, Rabu (20/4/2022). 

Pada kesempatan itu, Sukirman mengatakan DPRD terus mendorong dan mengawal persiapan mudik bisa berjalan dengan baik. “Upaya tersebut harus kita dorong dan kawal agar proses pelaksanaan mudik bisa berjalan sukses, mengingat Jateng menjadi sentral karena banyak yang merantau. Selain banyak pemudik asal Jateng tapi juga sebagai daerah di tengah penghubung Jabar dan Jatim,” jelas Politikus PKB itu.

Data Kementerian Perhubungan mencatat, Jateng akan dilewati lebih dari 70 juta orang, baik pemudik yang berasal dari Jateng maupun Jatim. Sementara, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 8 Mei 2022. 

“Dari hasil pantauan di lapangan, sudah mulai dipersiapkan terutama loket-loket keluar masuk kendaraan seperti di Kali Kangkung dan pintu keluar tol. Kedua, perbaikan jalan di beberapa sisi dan median jalan sudah beberapa diberi tanda rambu yang lebih jelas. Pemerintah telah melaksanakan persiapkan, baik infrastruktur maupun rekayasa lalulintas juga,” katanya.

Senada, Quatly Abdulkadir AlKatiri meminta pemerintah daerah benar-benar mempersiapkan posko terpadu khususnya di sekitar rest area guna membantu para pemudik. Mengingat, mobilitas diperkirakan akan sangat tinggi setelah 2 tahun tertahan untuk mudik. 

“Masyarakat juga harus dipahamkan syarat dan ketentuan yang berlaku ketika akan mudik seperti vaksin dan tes antigen serta memastikan kendaraan yang akan dipergunakan untuk mudik dalam konsisi baik. Intinya, kami meminta agar mempermudah masyarakat,” harap legislator dari Fraksi PKS itu.

Ferry Wawan Cahyono juga menghimbau masyarakat untuk disiplin dalam melaksanakan mudik. Karena, perjalanan mudik memerlukan waktu cukup panjang sehingga kesehatan fisik dan alat transportasi harus dijaga.

“Kuncinya disiplin dalam perjalanan karena perjalanan waktu cukup panjang sehingga kesehatan fisik harus dijaga. Pelajari jalur yang dilewati seperti alternatif jalan yang akan dilewati. Dengan begitu, kalau ada kemacetan, bisa mengatasi dan hindari peak season,” saran Politikus Golkar itu.

Dalam kesempatan sama, Kepala Diskominfo Provinsi Jateng Riena Retnaningrum menyampaikan Pemprov Jateng mengadakan program mudik gratis untuk masyarakat asli Jateng. Kepada masyarakat di Wilayah Jabodetabek yang ingin mengikuti mudik, mereka bisa menghubungi nomor 081318712523 atau datang langsung ke Kantor Badan Penghubung Provinsi Jateng di Jakarta.

“Ada dua kloter, mudik menggunakan bis start dari Taman Mini. Untuk pendaftarannya pada 13 April 2022 dan berangkat pada 28 April 2022. Kloter kedua, berangkat menggunakan kereta api dan pendaftarannya pada 20 April 2022, berangkat pada 29 April 2022,” papar Riena. (teguh/ariel)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Program ‘Revola Jateng Optimis’

    BANJARNEGARA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Setya Ari Nugroho mendukung Program Revolusi Lahan atau ‘Revola Jateng Optimis,’ yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurut dia program yang bertujuan menghidupkan sejumlah lahan tidur yang sudah bertahun-tahun menjadi kembali produktif merupakan langkah tepat guna mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat

  • Dipantau, Revitalisasi Jembatan Dengkeng Klaten

    KLATEN – Perbaikan Jembatan Dengkeng di Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten penting untuk menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di jalur Karangwuni hingga batas Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Infrastruktur yang menjadi penghubung antarwilayah tersebut kini mulai direvitalisasi dengan pembangunan jembatan baru

  • Komisi E Pantau Kualitas Belajar Mengajar di SMA 1 Kedungwuni

    KAJEN – Komisi E DPRD Provinsi Jateng menyoroti kualitas proses belajar mengajar sekaligus memastikan lingkungan sekolah tetap aman bagi peserta didik. Hal itu menjadi fokus Komisi E ke SMA Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/8/2026), untuk menggali masukan, data, dan informasi pendidikan di wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII

  • Penyelenggaraan Jalan Provinsi Jateng Perlu Regulasi Lebih Tegas

    SUKOHARJO – Tingginya mobilitas masyarakat, meningkatnya beban angkutan logistik, dan kebutuhan menjaga kualitas ribuan kilometer jalan provinsi menjadi alasan Komisi D DPRD Provinsi Jateng mendorong lahirnya regulasi baru tentang penyelenggaraan jalan. Aturan itu dinilai penting untuk memastikan pengelolaan jalan lebih terarah, berkelanjutan, sekaligus memperjelas kewenangan antarinstansi