Pentingnya Penguatan Pelaku Ekonomi Kreatif

WhatsApp Image 2020 03 17 at 08.43.50

NARASUMBER: Sejumlah narasumber memberikan paparan.(Foto: Dewi Sekar)

UNGARAN – Pemerintah sudah saatnya mendorong warga menjadi pelaku ekonomi kreatif. Selama ini ekonomi kreatif mampu berkembang menjadi sebuah industri yang punya andil dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua Komisi B Sumanto

Penguatan pelaku ekonomi kreatif menjadi topik utama seminar yang diselenggarakan DPRD Jateng, Senin (16/3/2020), di The Wujil Convention, Ungaran, Kabupaten Semarang. Ketua Komisi B Sumanto menegaskan bahan dari seminar ini akan menjadi masukan dari penyusunan Raperda Penguatan Pelaku Ekonomi Kreatif yang sedang digagas DPRD.

β€œSekarang ini ekonomi kreatif berkembang secara pesat. Perda ini nanti ditujukan untuk pelakunya. Mengatur bagaimana penguatannya, konsep. Bagaimana daerah menyikapinya. Adakah konsep dari hak atas kekayaan intelektual,’’ ucapnya saat menjadi narasumber dalam seminar tersebut.

Wakil Ketua DPRD Heri Pudyatmoko (kiri), Feri Wawan Cahyono dan anggota Komisi B

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatis di Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Trenggono menyebutkan sekarang inbi sudah ada pemetaan daerah kreatif yang melingkupi kabupaten/kota.

Tercatat ada 13 kabupaten/kota kreatif yakni Salatiga, Banjarnegara, Kota Semarang, Pemalang, Pekalongan, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Surakarta, Wonosobo, Rembang, Magelang, dan Batang.

β€˜β€™Bahkan lewat Keputusan Kepala Bekraf No 83/2019 tentang kabupaten/kota kreatif Indonesia ada tiga daerah di Jateng yakni Surakarta, Rembang, dan Semarang,’’ ucapnya.

Dijelaskan, ada 17 subsektor ekonomi kreatif yakni aplikasi, pengembangan game, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visul, desain produk, fashion, film/animasi/video, fotografi, kriya, kuliner, music, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa dan televise/radio.

Lantas bagaimana strategi pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif? Trenggono menyebutkan pertama perihal fasilitasi industry kreatif, kedua menjawab isu perkotaan menuju kota berkelanjutan sampai pada pertumbuhan dan penghela daerah sekitar.

Sementara Wandah Wibawanto, narasumber dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyebutkan kreativitas SDM dalam ekonomi kreatif biasanya tidak teridentifikasi secara menyeluruh oleh pemerintah. Identifikasi potensi SDM yang dimiliki oleh suatu kota/kabupaten melalui forum, komite ekraf atau kegiatan lain.

Dalam penyusunan perda ini, dia mengusulkan strategi yang dapat dilakukan pemerintah yakni pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif (pelatihan, standardisasi, pelatihan masyarakat sadar wisata). Pengembangan kota kreatif berupa penciptaan ekosistem pengembangan kota kreatif.

Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip Idris menyebutkan ada enam langkah mengembangkan ekonomi kreatif yakni promosikan Jawa Tengah sebagai tujuan promosi budaya, mengintegrasikan pengembangan ekonomi kreatif, memngembangkan pelatihan untuk orang kreatif, serta mengembangkan sentra ekonomi kreatif.(ayu/priyanto)

Berita Terkait

  • Komisi A Dorong Pembentukan ASN Berkualitas

    YOGYAKARTA – Komisi A DPRD Jateng melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Regional Yogyakarta Jateng, Rabu (24/5/2023). Ketua Komisi A DPRD Jateng Muhammad Sholeh menyampaikan, kunjungan dilaksanakan dalam rangka mensinergikan antara BPSDM Provinsi Jawa Tengah berkaitan dengan pengembangan kompetensi ASN.

  • Pentingnya Sinkronisasi RPJPD dengan Program Pembangunan Nasional

    JAKARTA – Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJD) adalah salah satu program pembangunan yang harus dibuat berdasarkan nilai-nilai muatan lokal. Karena itulah harus ada penyelarasan dengan RPJPN yang disusun pemerintah. Tentunya, setiap pembangunan juga melihat semua aspek-aspek yang dapat ditingkatkan baik di semua sektor, terutama daerah dengan potensi yang bisa dikembangkan.

  • Sarif Abdillah Bangga Akan Semangat Pepabri

    HADIRI ACARA : Wakil Ketua Sementara DPRD Sarif Abdillah hadir pada puncak HUT ke 69 Pepabri di kompleks Monumen Palagan Ambarawa.(foto: setyo herlambang) AMBARAWA – Wakil Ketua Sementara DPRD Jateng Sarif Abdillah mengaku bangga dengan semangat dimiliki para purnawirawan TNI…

  • Sosialisasikan New Normal secara Wajar dan Berguna

    PEKALONGAN – New normal menggema di semua lapisan masyarakat seperti memberikan gambaran bahwa kondisi yang ada saat ini sudah normal. Melihat hal itu, DPRD Provinsi Jateng mengajak seluruh media massa untuk memberikan pencerdasan mengenai makna yang terkandung dalam New Normal tersebut.