Komisi A Sorot Kesiapan Panwascam

MG

SOAL PANWAS. Komisi A DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kantor Bawaslu Kabupaten Sragen pada Jumat (14/10/2022) lalu membahas kesiapan panwascam. (foto dyana sulis)

SRAGEN – Dalam pantauan kegiatan pengawasan pemilu, Komisi A DPRD Provinsi Jateng mengunjungi Kantor Bawaslu Kabupaten Sragen, baru-baru ini. Saat berdiskusi, Anggota Komisi A Muhammad Yunus mengemukakan  DPRD ingin mengetahui kesiapan lembaga pengawas mewujudkan pilkada yang berkualitas dan berintegritas.

‘’Terkait dengan pemantauan pelaksanaan tes tertulis calon panwaslu Kecamatan di Kabupaten Sragen dan porsi dana anggaran yang dikeluarkan untuk pembiayaan 2024 yang direncanakan untuk kabupaten dan kota. Pembiayaan ini harus sudah disiapkan, apalagi saat ini dikhawatirkan membutuhkan pembiayaan yang lebih, seperti penyediaan perlengkapan protokol kesehatan. Jangan sampai saat pelaksanaan masih ada yang tidak tersedia dananya, perkara tidak terpakai tidak apa-apa, nanti bisa dikembalikan ke kas negara,” Imbuhnya.

Menanggapinya, Ketua Bawaslu Kabupaten Sragen Dwi Budhi Prasetyo menjelaskan selama seleksi dibutuhkan 60 orang Anggota Panwascam untuk penempatan 3 orang di tiap kecamatan. Proses pendaftarannya telah dilakukan pada 21-27 September 2022. 

‘’Sosialisasi dilakukan di seluruh medsos Bawaslu Kabupaten Sragen, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan spanduk di halaman kecamatan dan penempelan lembaran informasi tersebut juga diteruskan ke kelurahan/ desa setempat. Opsi sharing anggaran Bawaslu Sragen kebutuhan anggaran total ada Rp 18 miliar termasuk kebutuhan anggarann Non-APD, dan Non-Ad Hoc,’’ terangnya. (bebeb/ariel)

Info Lainnya

  • DPRD Jateng Dukung Collaborative Government

    SUKOHARJO – DPRD Provinsi Jateng mendukung prinsip pemerintahan kolaboratif (collaborative government) dalam pembangunan daerah. Prinsip itu disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jateng periode 2025-2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026)

  • Komisi E Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

    TEGAL — Komisi E DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Rabu (2/9/2026), untuk memperoleh data dan informasi terkait penguatan kebijakan serta komitmen pemerintah daerah guna peningkatan Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP). Berdasarkan paparan Pemerintah Kabupaten Tegal, jumlah ibu bersalin hingga Juli 2026 mencapai 9.887 orang, dengan estimasi persalinan sepanjang tahun sebanyak 19.344 orang

  • Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

    SURAKARTA – Luas lahan kritis di Provinsi Jateng selama 3 tahun terakhir berkurang sekitar 75 ribu hektare. Capaian itu menjadi modal penting pemerintah daerah untuk terus memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus mencegah munculnya kawasan kritis baru yang berpotensi memicu bencana

  • Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

    KARANGANYAR – Komisi D DPRD Provinsi Jateng menaruh perhatian serius terhadap masih terbatasnya sarana dan prasarana di Balai Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I. Sejumlah fasilitas dinilai perlu segera dibenahi dan dilengkapi agar kawasan hutan seluas 2.549 hektare itu semakin optimal menjalankan fungsi konservasi, edukasi, mitigasi bencana hingga wisata alam