KIT Batang Perkuat Perekonomian Nasional

WhatsApp Image 2021 12 11 at 10.15.50

Muhammad Saleh. (foto humas)

GEDUNG BERLIAN – Permasalahan infrastruktur kerap mengemuka dalam kegiatan serap aspirasi masyarakat yang dilakukan anggota DPRD Jateng selama reses. Masa reses merupakan waktu masing-masing anggota DPRD menerima aspirasi dari masyarakat/konstituennya di daerah pemilihannya.

Mengemuka dalam reses Muhammad Saleh, masalah infrastruktur desa kerap menjadi bahan penyampaian aspirasi di Dapil Jateng XIII (Batang, Kab. Pekalongan, Pemalang dan Kota Pekalongan). Kondisi daerah pinggiran mengingat dapil tersebut berbatasan dengan pegunungan (selatan) dan laut (utara) menjadikan pembangunan infrastruktur desa tidak secepat daerah perkotaan. Selain itu juga masalah fasilitas sosial (fasos) dan umum (fasum) perlu dibenahi. Ada pula aspirasi mengenai pelatihan peternakan, UKM, dan pertanian.

Saleh juga turut menyebutkan masalah normalisasi sejumlah saluran drainase yang sudah menyempit perlu untuk dinormalkan. Bahkan ada juga penyampaian aspirasi terkait relokasi pasar. Seperti di Kecamatan Gringsing, Batang, sejumlah masyarakat ingin pasar direlokasi ke tempat yang nyaman dan strategis dengan harapan bisa memajukan perekonomian warga.

“Ada juga yang bertanya mengenai Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. Terkait aspirasi masyarakat itu, sejumlah persoalan tetap kamia kaji satu per satu. Seperti masalah normalisasi sungai bisakah diakomodasi dalam aspirasi dewan atau tidak. Perlu kami komunikasikan dengan OPD supaya tidak sama-sama overlap dengan kegiatan kabupaten,” ucap Ketua Komisi A itu ketika dihubungi dprd.jatengprov.go.id, Sabtu (11/12/2021).

Disinggung pula terkait hibah untuk ormas, kelompok, pendidikan dan sebaginya, Saleh memberikan penjelasan, sesuai pergub yaitu wajib berbadan hukum, terdaftar di OPD yang membidangi, Harapannya semua proses berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.(soni/priyanto)

Berita Terkait

  • Peran Ulama Menghadapi Pilkada Jateng

    DEMAK – Menyikapi Pilkada yang akan dilaksanakan pada tahun ini, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Sukirman meminta masyarakat untuk mengikuti proses demokrasi sampai pada taraf penyempurnaan yakni memilih pemimpin dari program dan sikapnya untuk dijadikan pertimbangan dalam pemilu. Hal itu disampaikannya saat dialog Ruang Aspirasi bersama Ketua PP Masjid Agung Jawa Tengah Noor Achmad dengan tema ‘Peran Ulama Menghadapi Pilkada Jateng’ yang disiarkan langsung dari Studio I Stasiun TVRI Jawa Tengah di Pucang Gading Mranggen Kabupaten Demak, Jumat (7/2/2020).

  • RAPAT KERJA KOMISI B: Bahas Kegiatan Ekonomi Masyarakat

    GEDUNG BERLIAN- Dalam rapat yang digelar Komisi B DPRD Provinsi Jateng bersama beberapa mitra organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua Komisi B DPRD Sumanto meminta adanya percepatan dalam pelaksanaan kegiatan dengan membelanjakan kegiatan yang sudah direncanakan. Tujuannya, perekonomian masyarakat dapat tetap bergerak di tengah kondisi pandemi Covid-19.

  • RAPAT KERJA: Jaga Ketersediaan Stok Pangan

    SEMARANG – Komisi B DPRD Jateng melanjutkan Dialog Eksekutif – Legislatif hari kedua dengan OPD mitra kerja membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, Jumat (20/6/2025). Sebagai informasi, ada 5 OPD yang mengikuti pembahasan rapat pada hari ketiga itu. Diantaranya Dinhanpan, Dinlutkan, Biro Isda, Biro Perekonomian, dan BPKAD.

  • Percepat Realisasi Penanganan Rumah Tidak Layak Huni

    PEMALANG – Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso mendorong pemerintah provinsi terutama Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah untuk segera mempercepat realisasi perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Program tersebut sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan hunian yang layak.