Karyawan Banyak Positif, Komisi E Sarankan Penutupan Pabrik

01 Kom E DEMAK

Abdul Azis. (foto azam hanif adin)

DEMAK – Menyikapi munculnya klaster baru Covid-19 di sektor industri, Komisi E DPRD Provinsi Jateng mendesak adanya langkah tegas Pemerintah Provinsi dan pengelola pabrik. Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Abdul Aziz menegaskan, jika ada yang positif Covid-19, perlu dilakukan penutupan pabrik.

“Jika terjadi penambahan kasus yang signifikan dalam satu pabrik, kita dorong pemprov dan pengelola untuk tegas menutup. Jadi, harus ada tindakan yang progresif dari stakeholder terkait,” tegas Legislator PPP itu, disela-sela kunjungan Komisi E DPRD Provinsi Jateng ke PT Arisa Demak, Senin (6/7/2020).

Berkaitan dengan tindakan progresif, Aziz menjelaskan, masa New Normal ini perlu dilakukan Rapid Test maupun Swab Test. Kemudian, dilakukan tracking dan survei lebih lanjut untuk menentukan penanganan lebih lanjut.

“Itu butuh ekstra hati-hati dan ketegasan penerapan Protokol Kesehatan. Apalagi yang punya jumlah karyawan banyak seperti PT Arisa ini, ada 1.300 karyawan. Karena, jika sudah ada satu saja yang kena dan beraktifitas, penularannya cepat,” katanya.

Menanggapi hal itu, General Manager PT Arisa Burhanuddin mengaku siap untuk mengikuti arahan dari pemprov melalui stakeholder terkait. PT Arisa membentuk gugus tugas dan beberapa prosedur operasional ketat berkaitan dengan proses produksi.

“Alhamdulillah, kami terapkan protokol yang berlaku. Termasuk, karantina oleh PT jika ada indikasi fisik. Kemudian akan kita lakukan tracking yang bersangkutan,” kata Burhanudin.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari lalu terdapat klaster baru di Jateng. Ada 3 perusahaan besar di Kota Semarang yang mencatatkan hampir 200 kasus positif. (azam/ariel)

Berita Terkait

  • Gorong-gorong & Jembatan di Sragen Perlu Diperlebar

    SRAGEN โ€“ Hingga kini, masih ada sejumlah gorong-gorong dan jembatan di wilayah provinsi yang butuh perbaikan. Seperti saat Komisi D DPRD Jateng melakukan pantauan di Kabupaten Sragen, Jumat (12/4/2019), ada jembatan dan gorong-gorong yang butuh pembenahan berupa pelebaran.

  • SOSIALISASI PERDA: Sampah Jadi Permasalahan Serius Harus Ditangani

    KUDUS โ€“ Pengelolaan sampah sebenarnya sudah harus menjadi perhatian serius. Masyarakat pun sudah harus diberi edukasi mengenai pentingnya mengelola sampah. Penegasan tersebut disampaikan anggota DPRD Jateng Nurul Furqon saat kegiatan Sosialisasi Perda No 3/2014 tentang Pengelolaan Sampah di Aula SMK NU Al Hidayah, Desa Getasrabi, Gebog, Kudus, Senin (6/2/2023)

  • Akhirnya, Flyover Ganefo Mranggen Diresmikan

    DEMAK โ€“ Wakil Ketua DPRD Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri bisa menyaksikan hasil pembangunan jalan layang (flyover) Ganefo, Mranggen. Pada Selasa (13/10/2022), Gubernur Ganjar Pranowo meresmikan jalan layang yang menghubungkan Semarang-Grobogan. Turut hadir pada peresmian itu Bupati Demak Estianingsih, Dirlantas Polda Jateng Kombes Agus Suryo, dan dari pihak PT. Brantas Abipraya (Persero) dan PT KAI.

  • Pemerataan Siswa, PPDB 2022 Masih Gunakan Zonasi

    NGAWI โ€“ Persiapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) perlu dilakukan secara matang. Kekurangan sistem pada tahun ajaran kemarin perlu dievaluasi supaya tahun ini tidak ada hambatan yang menyebabkan siswa tidak bisa dapat sekolah hanya karena sebuah sistem.